
Alyla terbangun di pagi hari setelah bunyi alarm di hp nya,tadi malam Alyla sudah mengambil barang dari mes nya dan pindah ke apartemen kakaknya Aluna.
Pagi ini Alyla bersiap membuat sarapan untuk dirinya dan Aluna,lalu bersiap untuk bekerja.Aluna tak pernah bisa bangun pagi sejak dulu bahkan Alyla tau kebiasaan kakak kembarnya itu,bahkan Aluna akan marah jika ada orang yang memaksanya bangun,maka dari itu Alyla tak berani membangunkan Aluna,dia hanya meletakan kertas di atas meja makan berisi 'Selamat makan' untuk Aluna kemudian dia pergi bekerja.
Aluna berjalan keluar dari kamarnya sudah terlihat segar,cantik dan tentu saja sexy.
Aluna berjalan ke arah meja makan dan membaca tulisan yang di tinggalkan Alyla,lalu tersenyum miring "Dasar gadis lugu dan idiot tak pernah belajar dari masa lalu harusnya dia tau kalau aku tak mungkin berubah jadi kucing lucu dan menggemaskan sepertinya,, tapi tak apa aku jadi punya pembantu gratis setidaknya ada yang memasak"Aluna memakan sarapan yang di buatkan oleh Alyla,Dari dulu Alyla suka sekali memasak dan itu juga yang membuat Alyla lebih dekat dengan Ibu mereka karna sering menghabiskan waktu untuk memasak bersama,dan itu juga yang membuat Aluna iri dengan kedekatan antara Ibu dan adik kembarnnya.
Alyla sedang membersihkan meja yang baru saja di tinggalkan pelanggan yang sarapan di Restoran,Restoran ini berdiri di dekat gedung gedung perkantoran sehingga yang memiliki kesibukan dalam bekerja memilih sarapan di Resto tersebut,Alyla sedang memandang keluar jendela dari dalam ia bisa melihat seluruh jalanan karna Restoran tersebut di kelilingi kaca.
Pandangan nya tertuju pada seorang pemuda yang baru saja keluar dari mobil mewah namun tak sengaja langkah pemuda tersebut terhenti menabrak seorang anak kecil yang lewat,dengan penuh kasih sayang sang pemuda membantu dan membujuk anak kecil tersebut agar tak menagis,tak lama seorang wanita paruh baya menghampiri dan membungkuk lalu mengajak anak kecil tersebut dari hadapan pemuda itu.
"Tampan"Alyla bergumam,
"Iya tampan kan" entah dari mana asalnya di sebelah Alyla sudah berdiri temannya yang juga bekerja di restoran tersebut.
"Kamu bikin kaget aja" Alyla mengibaskan lap yang tadi dipegangnya untuk membersihkan meja.
"Ck tapi bener kan tampan,kaya,dan baik hati" kata gadis di sebelahnya.
"Tau darimana?"
"Aku pernah liat dia bantu nenek nenek nyebrang di lampu merah dia bahkan rela turun dari mobil mewahnya itu dan menggandeng nenek tersebut yang kesusahan buat nyebrang jalan,dan dia juga anak pemilik perusahaan yang ada di depan sana juga katanya dia pewaris yang akan meneruskan semua kekayaan Bapaknya kelak." cerocos lisa gadis yang dari tadi ikut melihat interaksi pemuda tampan tersebut.
"Tau darimana lis?" tanya Alyla lagi.
__ADS_1
"sepupu ku kerja disana taulah gosip tuh makin di gosok makin sip"
"Mhh.."Alyla hanya menanggapi dengan gumanan.
"Aku denger dia udah punya pacar,kata sepupu aku pacarnya cantik,dan sexy,beruntung ya cewek nya bisa dapetin dia udah ganteng,tajir,baik hati lagi" lisa bercerita sambil meleleh.Lisa masih terus berbicara sambil memandang keluar jendela,sedangkan pemuda tampan tersebut sudah masuk kedalam degung di sebrang sana.
"Kalau aku punya pacar kaya dia aku relain semuanya ah... andaiii, eh kalo kamu gimana La,kalau punya pacar kaya dia?" tanya lisa pada Alyla.
"Eemm aku gak mau ah berandai andai,takutnya kebanyakan berandai stres,trus gila kaya kamu kebanyakan halu" kata Alyla sambil tertawa.
"Enak aja,ngatain aku gila"Lisa memberengut.
"Hahaha becanda kali,yuk kita kerja lagi nanti dimarahi pak menejer lagi" Alyla menggeret tangan Lisa yang masih menghayal.
____________
"Loh kak mau kemana ?"Tanya Alyla yang baru masuk dan menyimpan tas selempangnya di atas meja.
"Kamu udah pulang,sini aku mau ngomong sebentar" lalu mereka duduk di kursi ruang tamu.
"Aku mau minta tolong sama kamu,eemmmh" Aluna terlihat ragu.
"Ada apa kak,aku bakal bantu sebisa aku,kakak ada masalah?" Alyla mengenggam tangan Aluna.
"Aku ada kerjaan satu minggu di singapur,eeh aku belum cerita ya aku udah kerja jadi sekertaris,dan aku ada perjalanan bisnis sama bos aku di sana selama satu minggu."
__ADS_1
"Bagus dong kakak udah kerja,kerjaan nya bagus lagi,trus masalahnya apa kak?"
"Masalahnya aku punya pacar,dan pacar aku belum tau aku kerja,dia itu posesif banget dan selalu ngelarang aku ini itu,sedangkan aku kan juga pingin mandiri setidaknya tidak bergantung padanya terus.
Selama ini aku bisa menyembunyikan pekerjaanku,tapi karna ini perjalanan nya lama jadi aku agak bingung sedangkan besok adalah ulang tahunnya.Aku mau hadir tapi aku juga gak mau di pecat gara gara aku gak ikut perjalanan bisnis ini.Gak lucu kan aku baru beberapa bulan kerja udah di pecat,kamu tau sendiri kan cari kerja tuh susah." kata Aluna panjang lebar.
"Seharusnya kakak jujur sama pacar kakak"
"Iya aku tau,tapi gak sekarang aku gak mau di nyuruh aku buat ngundurin diri dari kerjaan aku,sedangkan aku ingin menikmati pekerjaan aku" Kata Aluna menunduk sedih.
Alyla menghela nafasnya"Terus apa yang bisa aku bantu?"
"Beneran kamu mau bantu?"Tanya Aluna,dan di jawab anggukan oleh Alyla.
"Lyla besok ulang tahun pacar aku,namanya Adam.Aku gak mau dia kecewa karna aku gak datang,sedangkan aku juga ada kerjaan,kamu maukan gantikan aku."
Alyla tersentak kakaknya memintanya untuk pergi bersama pacarnya sendiri apa dia tak salah dengar."Kak aku..."Alyla ragu.
"Kamu udah janji loh bantuin aku,cuma kali ini aja habis aku pulang aku bakalan jelasin sama Adam soal kerjaanku"Aluna masih terus meyakinkan dengan raut sedih yang di tampilkan.
Alyla terenyuh melihat raut sedih yang di tampilkan Aluna,terpaksa Alyla mengangguk,dan disambut pelukan dari Aluna.
"Terimakasih kamu baik banget" kata Aluna."Nanti aku bakal jelasin lewat telpon ke kamu,apa aja yang harus kamu lakukan supaya Adam gak curiga kalo kamu bukan aku,Aku udah telat aku berangkat dulu ya"
Kemudian Aluna pergi meninggalkan Alyla yang masih terpaku apa ini keputusan yang benar menggantikan Aluna untuk bersama pacarnya.
__ADS_1
Apakah ini keputusan yang benar,namun melihat raut muka Aluna,Alyla tak tega sungguh jika Aluna seorang Aktris dia akan mendapat penghargaan atas aktingnya,yang terlihat alami.Namun itu yang tidak di ketahui oleh Alyla tentang Aluna.