Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Mungkinkah..?


__ADS_3

Ketika tiba dirumah Adam, mereka disambut oleh Alyla.


Ketika mendengar deru mobil Alyla berlari dari kamar dan segera ke lantai satu, mendengar ucapan bibi yang mengatakan bahwa Adam dan Arya menemukan lokasi Karina, memberinya secercah harapan bahwa mereka juga akan menemukan Azka.


Alyla tersenyum semangat kearah Karina dan berlari memeluk mertuanya "Mama baik baik saja?" Karina terenyuh melihat penampilan menantunya wajah yang sudah pucat mata yang bengkak menandakan Alyla tak berhenti menangis.


Karina tak bisa berkata kata hanya mengangguk, entah apa yang akan terjadi jika Alyla tau bahwa mereka tak menemukan Azka, Adam menunduk semakin dalam tak mampu melihat raut kecewa istrinya. "Loh Azka mana?" Alyla beralih ke arah Adam yang berdiri di sisi Karina "Mas..?" melihat Adam yang tertunduk seakan menyiratkan penyesalan yang mendalam "Apa yang terjadi..?" Air matanya mengalir lagi tak mampu untuk mendengar berita buruk lagi.


Adam mendekat dan merengkuh istrinya "Maafkan mas sayang kita belum menemukan Azka, disana hanya ada Mama" Kata Adam lirih.


Alyla mendorong dada Adam yang sedang memeluknya mengeleng kuat lalu meraih kerah kemeja Adam sambil mengguncangnya "Mas..hiks.. tolong aku.. aku..mohon temukan Azka"


Adam memeluk Alyla erat "Ya sayang mas janji kita akan menemukan Azka"

__ADS_1


"Berjanjilah mas anakku akan baik baik saja" Alyla terus menangis bahkan nyaris kehabisan suaranya "Barjanjilah mas" tangannya masih mencengkram kerah Adam.


"Ya sayang mas janji" Adam mengepalkan tangannya,air matanya ikut berderai, rahangnya gemelutuk entah siapa yang melakukan ini Adam benar benar tidak akan membiarkannya hidup.


"Mas... kembalikan Azka.. kembalikan anakku.."


Karina menangis dipelukan Arya, sedang Leo hanya bisa menunduk, tak ada yang terenyuh mendengar tangisan Alyla yang kian lama kian memelan seiring kesadarannya yang terenggut lagi, Alyla pingsan lagi.


Alyla terbangun dan mendapati selang infus ditangannya tubuhnya begitu lemas serasa tak bertenaga "Sayang kamu sudah bangun" Adam membantu Alyla hingga bersandar di sandaran ranjang menumpu bantal agar terasa nyaman. "Kamu harus makan dulu" Alyla menggeleng menandakan dirinya yang tak bersemangat separuh nyawanya hilang dan belum ditemukan. "Dari tadi siang kamu belum makan" Adam terus membujuk dan ini sudah malam Alyla belum mengisi perutnya meski dengan air minum.


Alyla masih diam "Sayang jika tidak untuk kamu makanlah untuk anak kita jangan lupa ada bayi di perutmu, jangan sampai kita kehilangannya" Adam terus membujuk "Makanlah sayang mas berjanji akan menemukan Azka secepatnya asalkan kamu bisa menjaga dirimu dan bayi kita, kamu harus tetap kuat sayang" Adam menghapus airmata yang terus mengalir dimata Alyla.


Sungguh Adam ingin menangis hatinya sakit melihat Alyla seperti ini, namun dirinya harus tetap kuat karna hanya dirinya harapan Alyla saat ini.

__ADS_1


Akhirnya Alyla membuka mulutnya dan memakan beberapa suap dari tangan Adam, Adam memberi vitamin yang diberikan dokter memastikan Alyla meminumnya "Istirahatlah mas akan berusaha menemukan anak kita" Adam membaringkan Alyla kembali dan menaikan selimut, lalu keluar dari kamar setelah sebelumnya mengecup dahi Alyla.


Adam menuju kelantai bawah dimana Arya dan Leo sudah menunggu mereka akan menyisir kembali tempat tempat yang mungkin bisa menemukan Azka, entah kemana yang pasti mereka akan terus berusaha, berharap menemukan titik terang.


"Bibi tolong jaga mama dan Alyla" bibi mengangguk dan mengantar Adam dan Arya keluar rumah, rumah sudah dijaga ketat oleh bodyguard yang sengaja dikerahkan untuk menjaga Alyla dan karina.


Arya telah memasuki mobilnya beserta Ali sedang Adam bersama Leo, namun sebelum Leo memasuki mobilnya ponselnya berdering "Hallo" Leo membelalakan matanya mendengar seseorang bicara di sebrang sana.


Leo mematikan telponnya dan berbicara pada Adam "Pak.. Aluna lari dari rumah sakit" Adam menoleh kearah Leo.


"Leo mungkinkah kalau.."


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.

__ADS_1


__ADS_2