Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Perasaan Alyla


__ADS_3

Hari ini sudah 5 hari Adam di Jakarta namun hampir setiap hari Adam menelpon Alyla untuk menanyakan kabarnya,tepatnya kabar Azka,dan seperti yang diperintahkan Adam sejak Adam pergi ke Jakarta Alyla dan Azka tinggal di vila.


"Mom,,Daddy sudah nelpon belum?" biasanya Adam akan menghubungi Alyla di jam makan siang seperti ini namu hari ini sudah jam 3 sore Adam belum menelpon juga.


"Belum sayang,mungkin Daddy sedang sibuk,nanti kalau Daddy lagi gak sibuk pasti nelpon Azka" Bujuk Alyla,sejak tadi Azka uring uringan karna menunggu Adam menghubungi. "Azkanya mamam dulu yuk,nanti kalau telat makannya Azka sakit,kalau sakit nanti Daddy marah." Azka menggeleng rautnya masih cemberut dan sedih.


"Daddy gak sayang lagi sama Akka" Azka ngambek dan berlari ke arah kamarnya.


Bi Lastri yang sedari tadi memperhatikan pun angkat bicara " Kenapa gak di telpon aja Bu. Den Adam nya?"


"Saya takut ganggu Bi,mungkin Pak Adam lagi sibuk makanya gak bisa nelpon kesini" Bi Lastri pun mengangguk.


Sudah jam 5 sore tapi Azka belum juga menyerah masih mengurung diri di kamarnya.


Alyla akhirnya akan menurunkan gengsinya demi Azka, sebenarnya sedari tadi Alyla hanya tak ingin membuat kesalah pahaman jika Alyla menelpon Adam lebih dulu nanti di sangka dia yang kangen lagi,meski sebenarnya Alyla juga merindukan Adam,Alyla menggeleng tidak dia tak boleh memiliki perasaan lebih,semua yang Adam lakukan hanya demi Azka dan dirinya pun akan melakukan hal yang sama,dan mengubur perasaannya dalam dalam yang memang ada sejak dulu.

__ADS_1


"Hallo?" Terdengar jawaban dari sebrang sana.Alyla mengerut dahi ini bukan suara Adam lebih tepatnya itu suara perempuan,juga bukan suara Karina Mama Adam.


Dengan dada yang berdebar Alyla menjawab "Hallo,,bisa bicara dengan Pak Adam"


"Oh Adam sedang mandi,ada pesan biar nanti ku sampaikan" kata perempuan itu.


"Baiklah tolong untuk menghubungi nomor ini lagi"


"Baiklah akan ku sampaikan"


Alyla menghirup nafas panjang lalu membuangnya tidak ada gunanya memikirkan itu lagi pula itu bukan urusannya,sekarang yang lebih penting dirinya harus membujuk Azka untuk keluar kamar dan makan.


Alyla melangkah menuju kamar Azka dan mulai mengetuk"Azka sayang makan dulu yuk!" tak ada sahutan dari Azka,Apa Azka sampai se sedih itu hanya karna Adam tak menghubunginnya.Alyla menyandarkan punggungnya di tembok dekat pintu "Azka sayang kamu bikin Mommy sedih" Alyla sudah berkaca kaca,secepat itu Azka menyayangi Adam yang hanya baru dijumpainya beberapa hari.Alyla takut posisinya akan tergantikan oleh Adam lalu Azka akan menuruti Adam termasuk mempunyai keluarga baru,hati Alyla berdenyut membayangkan itu. Mungkin dirinya terlalu berprasangka buruk,namun ketakutan itu selalu menderanya,Alyla tak ingin kehilangan Azka,hanya Azka satu satunya yang dia miliki,dan kini Azka begitu menyayangi Adam hingga tak menghiraukannya.


Ceklek.. pintu terbuka menampilkan Azka menunduk "Maaf Mommy Akka buat Mommy sedih.."

__ADS_1


Alyla mendesah lega lalu memeluk Azka dan menciuminya, "Azka tau Mommy sayang sama Azka kalo Azka sakit nanti Mommy sedih,semarah apapun Azka sama Mommy Azka jangan sampai sakit karna gak mau makan"


"Akka gak marah sama Mommy Akka cuma kangen Daddy"


"Tadi Mommy sudah telpon Daddy katanya Daddy lagi sibuk,tapi kata Daddy nanti pulang kerja Daddy nelpon Azka" Alyla terpaksa berbohong demi melihat wajah bahagia Azka,namun tak sepenuhnya bohong karna tadi dia sudah meminta pada perempuan itu agar Adam segera menghubunginya,dan benar saja setelah Alyla berkata seperti itu Azka langsung berbinar bahagia.


"Beneran Mom" Alyla mengangguk "Yeeeeyy.. Ayo Mom kita makan." Azka menarik Alyla ke meja makan.


Alyla mendesah lega akhirnya Azka makan dengan lahap dan ceria. Alyla menggeleng membayangkan bagaimana kalau nanti Adam tak menghubunginya.Sudahlah yang penting Azka makan dulu.


Perasaan saya


Terimakasih sudah membaca,awalnya aku bikin ini cuma iseng aku juga gak promo sana sini bahkan dikomenan orang lain,aku juga udah niat hiatus karna emang gak percaya diri.baru setelah aku mengumpulkan kepercayaan diri aku berani itu pun aku cuma 2x atau 3x post di fb NT,juga gak berharap banyak karna aku emang amatir.pertama ada yang baca ada yang komen seneng banget rasanya,meski karya ini jauh dari receh Mungkin masuknya abal abal.,eh begitu dapet komen yang (.... ) langsung down lagi. jadi buat para pembaca tolong jangan jatuhkan mood para penulis apalagi yang masih baru kaya saya (meskipun emang aku bukan penulis😁)meskipun itu bukan saya di lapak manapun di akun siapapun,jika tidak suka cukup tinggalkan dan cari yang menurut kalian bagus,gak semua yang nulis di NT itu dapat uang,ada juga yang hanya melakukannya karna hobi.jadi tolong dihargai ya. terimakasih🙏


I Love u all😘

__ADS_1


__ADS_2