
Hari ini Yasmin akan mulai terapinya ,dokter akan datang menyambangi rumah besar keluarga Sadewo itu,dan Azka tak henti hentinya berpesan pada suster yang menjaga Yasmin untuk mengabari apapun yang terjadi pada Yasmin.
"Jangan lupa kasih tau saya kalau ada apa apa..!"
"Baik tuan" suster hanya mengangguk pasrah, entah sudah berapa kali ia mengatakan itu.
"Udah deh mas, aku sampe bosen dengernya, sana berangkat ini udah siang loh"
"Sayang aku gak jadi kerja aja ya biar aku yang nemenin kamu terapi"
"Gak ada, sejak dirumah sakit kamu gak kerja masa sekarang masih gak kerja juga,nanti depecat loh"
"Mana bisa daddy pecat aku,aku ini penerusnya,lagian aku gak akan miskin meski di pecat daddy.."
"Ya ampun sombongnya" desis Yasmin.
Adam berjalan di temani Alyla yang akan mengantar Adam pergi kekantor "Perasaan dulu ada yang ngeledek daddy bucin sama mommy, sekarang baru terasa ya" cibirnya.
"Ish.." Azka memutar bola matanya malas.
"Ayo kita barengan aja berangkatnya biar kamu gak bisa kabur" Adam mengeret tangan Azka agar berangkat bekerja bersama.
__ADS_1
"Loh loh, bentar dad.."
"Udah bang kamu tenang aja biar mom yang jaga Yasmin" Alyla melambaikan tangannya.
"Dad.. aku belum cium istriku.." teriak Azka ketika mereka akan mencapai pintu,dan di dengar Yasmin yang membulatkan matanya, ya ampun dia malu apa kata mertuanya nanti.
Azka kembali berlari kedalam rumah lalu mengambil ciumannya "Aku berangkat sayang"... Cup.. Azka mengecupnya di bibir, ingat di bibir dan dilihat oleh Alyla ibu mertuanya "Jangan lupa hubungi aku.. okay.." Azka kembali berlari keluar.
Belum sempat rasa terkejut Yasmin hilang kini ia melihat Adam yang kembali lagi kedalam dan menghampiri Alyla "Aku juga lupa" katanya, lalu melu mat bibir Alyla, dan Alyla memekik "DADDYYY" Yasmin bisa melihat wajah mertuanya memerah, ah dia tau sekarang dari mana sifat mesum Azka.
Yasmin terkekeh, dengan tingkah Azka dan Adam.
"Jangan kaget ya kalo tiba tiba kamu liat yang kayak gitu" Bisik Alyla, Yasmin mengangguk sambil tersenyum "Ah.. si Abang juga kenapa bisa jadi seperti itu?" Alyla geleng geleng.
"Aku enggak.." kata Fardhan santai,tasnya sudah tersampir di bahu dengan seragam SMA nya.
"Bukan enggak tapi belum.." cibir Kanaya.
"Lagian anak kecil jangan dulu mikirin cewek lulus trus kuliah baru mikirin cewek"
"Ngapain repot repot mikirin cewek, aku berangkat mom, repot bareng kak Aya,ngomel terus" Fardhan mencium tangan Alyla dan Yasmin "Assalamualaikum"
__ADS_1
"Dasar bocah...!!!" teriak Kanaya,Kanaya pun mencium tangan Alyla dan Yasmin berpamitan "Aku berangkat mom Assalamualaikum...hei tunggu bocah!!!" Kanaya mengejar Fardhan.
" Waalaikum salam...Udah ih teriak teriak malu masa cewek hobinya teriak.." Alyla geleng geleng kepalanya,saat Kanaya dan Fardhan tak terlihat lagi. "Rame ya..?"
"Iya mom,seru.."
"Huum, untung Raja udah berangkat duluan tadi, kalo enggak liat tingkah mesum Ayahnya bisa bahaya" Yasmin mengangguk mengiyakan. "Ya udah ayo kita tunggu dokter sambil minum teh" ajak Alyla dan mendorong kursi roda Yasmin.
"Biar saya saja" katanya pada suster yang akan mengambil alih.
"Maaf ngerepotin mom.."
__________
Adem ya....!!!
Like..
komen...
vote...
__ADS_1
๐น๐น๐นโโโ