Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Pertemuan


__ADS_3

Adam dan Alyla baru pulang dari rumah Arya seperti kesepakatan dengan Karina setiap akhir pekan Adam, Alyla dan Azka harus menginap di rumah mereka,meski tak setiap akhir pekan mereka menginap kadang hanya sekedar mengunjungi di pagi hari lalu pulang di malam hari.


"Sayang jadi besok kita ke dokter?" Alyla masih terapi meski tak takut lagi dengan hubungan intim dengan Adam namun mimpinya masih selalu muncul meski tak sesering yang lalu, namun satu minggu ini mimpi itu tak lagi muncul.


"Ya mas aku harap ini yang terakhir, cape juga bolak balik buat terapi"


"Nanti aku usahain pulang dulu jam makan siang buat temenin kamu"


"Iya, makasih mas udah sabar banget temenin aku"


"Sama sama sayang" Adam mengecup dahi Alyla. Alyla mulai terbiasa dengan perlakuan Adam yang selalu tiba tiba itu, namun tetap saja pipinya terasa panas.


Adam memeluk Alyla dari belakang saat ini mereka tengah berada di balkon hal yang rutin mereka lakukan menghabiskan waktu bersama di balkon menikmati udara malam berdua, Adam mengelus perut Alyla, "Ini udah isi belum sih?" bisiknya.


"Hm??" Alyla mengeryit kan dahi.


"Kita hampir tiap malem loh usaha, kali aja calon adik Azka sudah ada"

__ADS_1


"Oh, aku gak tau mas" Alyla menyadari dirinya belum datang bulan namun tak ingin memberi harapan kosong pada Adam, apakah harus memeriksakan diri?.


"Mau gak besok sekalian periksa ke dokter kandungan " tawar Adam.


"Hm boleh, tapi kalo belum gimana?"


"Gak masalah, kita gak perlu buru buru lagian kita udah ada Azka jadi itu bukan prioritas utama" Alyla mengangguk mengiakan ucapan Adam.


"Tidur yuk mas aku ngantuk "


"Ya sudah ayo" Adam menggiring, mendekap bahu Alyla memasuki kamar lalu menutup pintu balkon serta gorden rapat.


"Baik bu"


"Azka jangan nakal sama bibi ya Mommy pergi dulu sebentar"


"Oke Mommy" Azka mengacungkan jempolnya lalu pokus kembali ke televisi yang sejak tadi menayangkan film kartun kesukaannya.

__ADS_1


Alyla sudah tiba di rumah sakit setelah meminta supir pulang karna nanti ia akan pulang bersama Adam,Alyla menunggu diruang tunggu karna Adam belum tiba.


Adam baru akan keluar dari ruang kerjanya dan berpapasan dengan Leo "Leo aku ke rumah sakit dulu ya, kalo ada apa apa kamu hubungi aku"


"Baik pak" Adam memang sudah berpesan agar jadwalnya dikosongkan dari jam makan siang karna dirinya akan menemani Alyla ke rumah sakit.


Adam memasuki mobilnya sambil melihat jam dipergelangan tangannya, "Aku terlambat pasti Alyla sudah menunggu" katanya lalu memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Ketika di tengah tengah perjalanannya, Adam hampir menabrak orang. Adam hampir tak menyadarinya orang itu menyebrang tiba tiba,beruntung Adam segera menginjak rem hingga mobil berhenti tepat didepan orang tersebut.. Ciitt ,,Brug.. terdengar bunyi benturan meski tak terlalu kuat namun orang di depannya tersungkur.


Adam bergegas keluar dari mobil untuk melihat keadaan orang tersebut, seorang wanita memegangi lututnya namun wajahnya tak terlihat karna tertutup rambutnya yang tergerai.


"Kamu baik baik saja, mari saya antar ke rumah sakit saya akan bertanggung jawab" Kata Adam sambil berjongkok, orang orang bahkan sudah berkerumun melihat kecelakaan yang terjadi.


Dan betapa terkejutnya Adam ketika melihat wajah dari perempuan tersebut,bibirnya terkatup rapat kakinya lemas dengan mata yang melotot kaget.


"Aluna"

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.


__ADS_2