
Sudah dua hari Adam berada di vila,selama dua hari tersebut Adam selalu memperhatikan rumah di depan vilanya. Adam selalu memperhatikan wanita bernama Clarissa tersebut,kesehariannya dan gerak geriknya.Adam masih mengira ini karna sebuah obsesi karna wajahnya yang mirip Aluna,namun yang pasti jantungnya akan berdetak lebih cepat ketika melihat wanita itu.
Adam juga kerap bermain bersama Azka,Azka yang datang selagi Mommynya pergi mengajar.Namun hari ini Adam tak bisa menemani Azka bermain tadi malam Arya menelpon meminta Adam untuk menghadiri rapat di sebuah yayasan sekolah,karna sang Papa selaku pemilik yayasan tersebut tak bisa hadir.
Adam mengumpat dalam hati,karna harus di repotkan untuk urusan seperti ini, waktunya untuk bermain dengan Azka jadi tersita.lagipula sejak kapan Papanya itu memiliki yayasan sekolah, setahu Adam Arya tak pernah cerita bahwa dia memiliki sebuah yayasan di Lembang.
Hari ini Azka ikut ke sekolah karna Ane sedang mengunjungi mertuanya yang sedang sakit di kampung sebelah,jadi Azka tak ada yang menjaga,Azka hanya memberengut rencananya Azka mau ke Vila diam diam untuk bermain bersama Om Adam,setelah dua hari mereka bermain bersama Azka sudah menetapkan Adam sebagai Om favoritnya,bahkan Azka terus membujuk supaya Adam mau jadi Daddynya.
"Sayang Mama mau ikut rapat dulu ya kamu tunggu di ruang guru,atau main di luar." Mendadak hari ini di adakan rapat mengenai pembaruan bangunan sekolah oleh pemilik yayasan. sebenarnya tidak ada yang tau siapa pemilik yayasan,kecuali kepala sekolah,namun semua guru di wajibkan hadir hari ini.
" Akka mau main di sini aja Mommy bareng kakak kakak itu"Azka menujuk ke sekumpulan Anak yang sedang bermain bola.
__ADS_1
"Ya sudah tunggu di sana ya! ingat jangan nakal,oke!!"
"Oke.."
Semua guru sudah berada di ruang tersebut kini mereka tinggal menunggu pemilik yayasan untuk hadir.
Tiba tiba suasana menjadi hening mereka menoleh ke arah pintu,Sosok gagah nan tampan,dada bidang yang di balut jas berwarna navi dengan kemeja putih di dalamnya,rahang yang tegas juga sedikit ditumbuhi bulu tipis tak lupa kaca mata hitan yang bertengger cantik di hidung mancungnya.
Deg.. 'Adam.. mungkin hanya kebetulan,nama Adam tak hanya satu'Alyla memejam.Alyla yang sejak tadi hanya menunduk mendongakan kepalanya sosok itu sosok yang Alyla hindari berada di hadapannya,wajah Alyla berubah tegang,keringat dingin membasahi dahinya.
Adam pun sama terkejutnya tak menyangka bahwa mereka akan bertemu dalam situasi seperti ini sekuat tenaga Adam menyembunyikan kegugupannya,beruntung kacamata hitamnya menyembunyiakan matanya yang menyiratkan kerinduan mendalam.
__ADS_1
Tatapan Adam sendu di balik kacamata hitamnya Adam tak mengalihkan pandangannya dari Alyla yang terlihat gugup.Adam yakin perempuan di depannya ini menyembunyikan sesuatu.
"Silahkan Pak Adam kita bisa mulai rapatnya",Kepala sekolah mempersilahkan Adam duduk
Adam menarik nafas panjang sepelan mungkin "Terimakasih sudah menyempatkan hadir di rapat ini,saya mewakili Papa saya Arya sadewo, selaku pemilik yayasan yang menaungi sekolah ini untuk mendengar apa saja yang akan menjadi pertimbangan kami untuk pembaruan pembangunan sekolah ini,silahkan dimulai"
Alyla memandang kagum pada sosok di depannya.Adam terlihat begitu mempesona,terdengar bisikan bisikan dari sesama guru yang mengagumi ketampanan Adam,Alyla menunduk apa yang dia harapkan ketika Allah menghendakinya untuk bertemu, sekuat hati dirinya menghindar tetap saja dibertemukan,sekuat apapun dirinya mengubur perasaannya tetap saja pertemuannya kembali dirinya tetap terpesona pada sosok itu.
Rahang Adam mengeras tatapan di balik kacamata hitamnya memandang tajam ke arah di depannya perempuan yang sejak tadi diperhatikannya tengah berbisik pada rekan di sebelahnya yang sialnya seorang laki laki,entah apa yang mereka bicarakan namun sesekali perempuan tersebut tersenyum sambil mengangguk.
Rapat berjalan lancar, juga berlanjut dengan perkenalan semua Guru kepada Adam."Yang ini Bu Risa wali kelas tiga juga guru Bahasa Indonesia" Alyla mengangguk sebagai salam perkenalan.Lalu berlanjut kesemua Guru yang hadir.
__ADS_1
Alyla duduk dengan gelisah Alyla tau Adam sedang memperhatikannya sejak tadi,dan itu membuatnya salah tingkah.