Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2-Adam dan Leo


__ADS_3

Leo menatap puas berkas di depannya, hasil penyelidikan yang Azka minta sudah ia dapat dengan lengkap,sebenarnya ia juga bisa minta bantuan Adam jelas Adam juga punya orang kepercayaan untuk situasi seperti ini, entahlah kenapa Azka mau menyembunyikannya.


Atau mungkin Azka takut orang tuanya tak setuju karna latar belakang gadis ini, Leo menggeleng setaunya Adam dan Alyla bukan orang seperti itu,apa lagi gadis bernama Yasmin ini cukup baik hanya niat baiknya yang menjadikan seorang anak menjadi anaknya menjadikan hidupnya rumit.


Terdengar suara ketukan pintu mengelihkan pandangan Leo dari berkasnya.


"Pak Leo ada Pak Adam" Asisten Leo membuka pintu langsung mempersilahkan Adam masuk.


Adam dan Leo sudah berteman sejak lama dan berlanjut hingga kini meski Leo sudah tak menjadi asisten Adam.


"Wah.. ada angin apa tuan Sadewo mengunjungiku"Leo menghampiri Adam yang sudah duduk di sofa.


"Angin ****** beliung yang akan membawamu bersamaku" kata Adam.


"Apa kabarmu?"


"Baik" jawab Leo


Adam menyimpan sebuah undangan di meja "Datanglah dengan Sania dan anakmu!"


"Oh ya aku lupa,Anniversary kan?" Adam mengangguk.Leo melihat tanggal yang tertera di undangan "Lima hari lagi"


"Ya, Alyla memintaku untuk memberikannya langsung pada mu"

__ADS_1


Adam menghela nafasnya "Ada apa? apa ada masalah?" tanya Leo.


"Bukan masalah besar" jawab Adam "Tapi cukup berat juga"


"Kenapa?"


"Alyla berencana menjodohkan Azka da Aira nanti di pesta, tapi aku dilarang memberitahu Azka, Aku sempat bertanya pada Azka, apa dia menyukai Aira,dia menjawab 'ya' tapi aku masih tak yakin dengan perasaan anak itu"


Leo mendengar pun agak bingung,"Kau yakin Azka menyukai Aira?" Adam mengangguk.


"Hanya aku tak melihat keantusiasan dan pancaran dari Azka saat aku membicarakan Aira"


"Kenapa tidak tanya saja kepada Azka langsung"


"Tapi itu akan rumit jika Azka tak mau di saat waktunya"


"Ya kau benar,tapi Alyla begitu menyukai Aira, dan Alyla yakin bahwa Azka juga akan menerima perjodohan ini"


"Itu karna anak itu tumbuh bersama Azka dulu,juga mereka sering bertemu, dengar aku hanya tak mau karna ini Azka tersinggung, mungkin Azka menyukai Aira sebagai sahabat,bahkan mungkin Azka menganggapnya saudara? ..hubungan pernikahan adalah hal yang paling penting yang akan di jalani seumur hidup jangan sampai Azka dan Aira terjebak dalam pernikahan yang tidak didasari cinta"


"Kenapa kau yakin sekali jika Azka tak mencintai Aira"


Tentu saja Leo tau,bahkan Leo tau siapa gadis yang Azka sukai "Bukankah kau sendiri tak yakin?"

__ADS_1


"Sebelum semua jadi rumit beritahu Azka dan biarkan dia memutuskannya"


Adam mengangguk "Yah kau benar, terimakasih atas saranmu, dari dulu kau memang selalu bisa di andalkan"


"Tentu saja" bangga Leo.


"Cih.. sombongnya"


"Hey kau yang bilang tadi" elak Leo.


"Baiklah terserah aku pergi dulu" Adam menepuk punggung Leo sebelum meninggalkan ruangan Leo.


"Dasar,dia yang bilang dia sendiri yang tak mau mengakui" Gerutu Leo. "Anak dan Ayah sukanya main rahasia,dan aku yang jadi tampungannya" Leo menggeleng sambil kembali ke kursinya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.


"Azka uncle sudah mendapatkannya" terdengar pekikan senang dari Azka bahkan ia mengatakan akan segera ke kantor Leo,Leo mematikan ponselnya,dan duduk di kursi kerjanya.


Terlihat jelas bukan bahwa Azka memang menyukai gadis itu,Leo mendesah semoga ini tidak akan menjadi masalah di keluarga Adam, semoga Adam secepatnya memberi tahu Azka agar Azka bisa memutuskan,dan terbuka soal gadis yang disukainya.


____________


Hayo loh apakah Adam akan memberi tahu Azka?


Atau akan tetap menjadi rahasia dan menjadi kejutan seperti awal rencana Alyla?

__ADS_1


__ADS_2