Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- Pernikahan


__ADS_3

Diruang rawat Yasmin sudah ada Adam Alyla, Dina dan Jeromy juga seorang dokter yang akan di jadi kan saksi.


Pak penghulu sudah menunggu kini tinggal menunggu wali yang akan menikahkan Yasmin dan Azka,Yasmin masih belum datang.


Yasmin terlihat cantik meski hanya riasan tipis yang di poles Dina, Azka tak hentinya memandang Yasmin kagum.


Tak berselang lama pintu terbuka, menampakan Jhoni yang datang dengan istrinya"Maaf saya terlambat di jalan sedikit macet"


"Tidak masalah tuan silahkan, kita akan segera mulai prosesnya" Adam mempersilahkan Jhoni segera duduk di sisi penghulu.


Azka sudah siap dengan jas dan kemeja putih di dalamnya meski tak ada yang datang dan Yasmin tak sadar Azka ingin ini menjadi kenangan indah yang akan Azka tunjukkan ketika Yasmin bangun nanti, setelah akad terlewati dengan satu tarikan nafas Azka dengan lantang mengucap janji suci yang akan menjadikan Azka suami Yasmin, tak ada rasa ragu bahkan begitu mantap, meski sebenarnya Azka juga berdebar dalam hati namun Azka mampu menutupinya.


Azka berfoto dengan Yasmin dan Raja, begitu pun Alyla dan Dina, juga di ikuti seluruh keluarga Adam termasuk Kanaya dan Fardhan yang ikut menghadiri pernikahan, dan tentu saja Jhoni,meski Yasmin hanya terbaring namun tak menyurutkan semangat seluruh keluarga.


Arya dan Karina tak bisa hadir Kedua eyang Azka itu tengah berkeliling Eropa untuk menikmati masa tua mereka,namun Arya sudah mengirim hadiah berserta ucapan doa untuk Azka dan Yasmin.


Sedangkan Leo dan Sania sedang melakukan perjalanan bisnis keluar negeri.


Rencananya nanti jika Yasmin sadar baru akan di adakan resepsi pernikahan,Azka akan menunggu saat itu tiba dimana ia bisa hidup dengan Yasmin dan bahagia...


Namun hingga satu bulan...


Dua bulan


Lima bulan..


Yasmin tak juga sadar.

__ADS_1


.


.


.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Empat tahun kemudian..


Seorang anak berusia 6 tahun berlari kearah kamar orang tuanya,ia mengetuk pintu kamar "Ayah.. cepetan..bangun" tak berselang lama sang Ayah membuka pintu.


"Hallo jagoan, ini masih subuh, kenapa berteriak teriak" sang Ayah masih mengenakan kaos oblong juga celana training dengan rambut acak acakan.


"Cepet Ayah nanti kita telat hari ini pertama sekolah,oh iya boleh aku bicara sama Bunda,ada yang mau aku ceritain"


"No, bunda belum mandi, nanti saja..sekarang jagoan Ayah mandi trus kita sholat bareng"


.


.


.


Setelah bersiap dengan seragamnya, ia turun,dan menemukan nenek dan kakeknya sedang duduk di meja makan "Nenek,," Anak tersebut mencium pipi Alyla.


"Pagi sayang" Alyla pun mencium pipi Raja gemas.

__ADS_1


"Kakek gak dapet ciuman ini" Adam menunjuk pipinya.


"Maaf Kek lupa,," Raja pun mencium pipi Adam lalu duduk di sisi Alyla.


"Kamu pake baju sendiri" Raja mengangguk.


"Pantas sini Nenek rapihin dulu dasinya" Alyla meluruskan dasi Raja yang miring "Nah udah i..h tambah ganteng cucu nenek" Alyla mencubit pipi Raja.


"Nenek dasi kakek juga miring" Adam menyodorkan wajahnya pada Alyla.


Adam masih saja seperti ini manja.."Ya udah sini biar nenek rapihin" Alyla pun merapikan dasi Adam..


Cup...


Adam mengecup bibir Alyla, dan mendapat pelototan dari Alyla.


"Kakek kaya anak kecil aja dasi nya gak rapi.." Raja tertawa kecil.


"Itu soalnya Kakek kamu emang masih kecil.." cibiran itu keluar dari mulut Fardhan yang baru saja duduk dengan seragam SMA nya.


"Emang gitu Om?" Fardhan mengangguk, hubungan Fardhan dan Raja tak seperti dulu, mungkin karna sekarang Raja sudah tumbuh, dan tak terlalu merepotkan,namun tetap saja Fardhan tak suka anak kecil."Tapi kok udah punya cucu?" Fardhan terkikik..


"Kamu ngeledek Daddy.. hum?"


Fardhan mengedikkan bahu acuh,"Sudah sudah ayo di mulai sarapannya nanti kamu telat" sergah Alyla,pada Fardhan.


Tak lama terdengar suara sepatu beradu dengan lantai "Aduh aku telat mom,dad" Kanaya mengambil roti di atas meja lalu mengambil tangan Adam dan Alyla lalu menciumnya.

__ADS_1


"Sayang sarapan dulu yang benar!"


"Gak sempet mom, dosen hari ini galak, aku takut telat" Kanaya pun berlari setelah mengucap salam.


__ADS_2