Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2-Mengungkap (2)


__ADS_3

Sudah dua hari Azka dirumah sakit.


Azka menatap sayu wanita yang dicintainya terbaring lemah,Azka menggenggam tangan Yasmin,lalu menelungkupkan wajahnya di sisi pembaringan Yasmin.


Hari itu Azka berhasil mengeluarkan Yasmin sebelum mobil meledak.


"Tuan.. ayo pergi,tuan tidak ada waktu lagi" Jeromy mengeret Azka.


"Gak.. Yasmiiin.."


"Pergi..Ka.."katanya tanpa suara, Yasmin memejamkan matanya


"YASMIN...!!!" teriak Azka, Yasmin sudah tak sadarkan diri "Jero cepat bantu aku.!" Azka dan Jeromy menarik Yasmin keluar dari mobil, dengan sekuat tenaga Azka berlari menjauh, setelah menjauh beberapa meter mobil pun meledak..


DUAR..


Azka manarik nafas lega saat melihat Yasmin berada dalam gendongannya "Bertahan Yas.. kamu akan baik baik saja".


Rumah sakit..


Begitu tiba para dokter langsung menangani Yasmin, pak supir juga Raja, dari ketiganya Yasmin yang mengalami cedera paling parah.


Kakinya patah karna terjepit badan mobil, beberapa tulang rusuknya retak akibat benturan , juga kehilangan banyak darah.


Dan setelah beberapa jam menjalani operasi Yasmin dinyatakan koma.


Adam merencanakan memindahkan Yasmin ke Jakarta setelah kondisinya stabil tak mungkin mereka terus berada di Jogja,terlebih Azka juga harus kuliah.


..


.

__ADS_1


.


Jeromy mengetuk pintu "Tuan, Tuan Anggoro, dan Tuan Sandi ingin menjenguk nona Yasmin"


Azka tau siapa itu karna sedari kemarin Jeromy sudah menyelidiki semua keluarga Sandi termasuk Sofia, Jeromy bahkan mengutus orang untuk mengawasi gerak gerik Sofia,Supir Sandi mengatakan bahwa beberapa jam sebelum ia mengantar Yasmin menggunakan mobil itu ia melihat Sofia berdiri di samping mobil tersebut,juga melihat pria yang ia tau sebagai selingkuhan nyonya nya lari keluar gerbang.


Supir tersebut juga mengatakan pada Azka bahwa dia pernah memergoki nyonya nya bersama selingkuhannya lalu nyonyanya mengancam jika dia berani membocorkan rahasianya maka supir itu akan kehilangan nyawanya juga tak segan menghabisi nyawa keluarganya,supir Sandi mengira bahwa mungkin saja nyonya nya berencana melenyapkannya agar tak bisa buka mulut lagi.


"Tuan.." Jeromy menyadarkan Azka dari lamunannya.


"Biarkan dia masuk, tapi tidak dengan Sandi" Jeromy mengangguk


Tak lama Jeromy mendorong kursi roda yang membawa tuan Anggoro "Bagaimana keadaannya?"


"Seperti yang anda lihat" jawab Azka.


"Gadis yang malang.." Anggoro mengusap tangannya sendiri yang sudah keriput,sambil melihat kearah Yasmin yang menggunakan berbagai alat ditubuhnya


"Panggil saya Azka tuan,nama saya Azka"


"Ah ya.. Azka, ku dengar kau kekasih Yasmin?"


"Lebih tepatnya calon suami,kami berencana menikah dalam waktu dekat andai kejadian ini tak terjadi"


"Ya aku ikut menyesal, andai dia tak kemari untuk memperingatkanku mungkin dia tak akan celaka"


Azka mengeryit "Maksud anda..?"


Anggoro menghela nafasnya dan menceritakan tujuan Yasmin yang mengatakan bahwa ia harus berhati hati terhadap menantunya yang dengan sengaja meracuninya, juga memberitahu bahwa Sofia hanya memanfaatkan Raja agar mendapatkan harta warisannya.


Anggoro lalu menyerahkan vidio percakapan Sofia dengan kekasihnya pada Azka yang ia minta dari Yasmin.

__ADS_1


"Aku juga mengira kematian Ibunya ada kaitannya dengan ini,dilihat dari vidio yang sudah ibu Yasmin rekam, mungkin Sofia takut rahasianya terbongkar maka dia membunuh Ibu Yasmin" kata Anggoro "Aku ingin menyelidikinya aku sudah meminta asistenku kembali bekerja,namun ruang gerakku juga terbatas" karna Sofia selalu berada di dekatnya.


"Aku belum bisa memberitahu Sandi tentang ini,aku hanya takut anak bodoh itu juga terlibat, aku ingin bukti lebih kuat dan menjebloskannya dalam penjara, bisakah kamu menyelidiki tentang kematian ibu Yasmin,ku dengar kamu bukan orang biasa apalagi melihat bodyguard yang menjaga di sekitar sini"


"Aku hanya tidak mau lengah"


Anggoro mengangguk.


"Itu bagus, jika perkiraan supir kami benar berarti nyawanya dan Yasmin dalam bahaya"


"Tidak akan ku biarkan dia menyentuh Yasmin.. lagi" Azka mengepalkan tanganya "Aku akan mendapatkan buktinya dan memastikan dia membayar semuanya"


"Dan satu lagi" Anggoro memberikan flasdisk "Ini rekaman cctv dirumahku,tolong bantu aku sementara aku akan mengalihkan perhatian nya agar lengah"


Mulai dari sana Azka bekerjasama dengan tuan Anggoro untuk mengungkap semua kejahatan Sofia.


"Bolehkah aku melihat cucuku" Azka mengangguk,lalu meminta Jeromy untuk mengantar Tuan Anggoro keruangan Raja, kali ini Azka mengizinkan Sandi ikut melihat Raja.


Setelah tuan Anggoro keluar dari ruangan Yasmin, Azka kembali duduk di sisi Yasmin lalu menggenggam tangan Yasmin kembali "Kenapa gak bilang sama aku Yas,kenapa melakukan ini sendiri" Azka ingin marah pada Yasmin kenapa tidak bisa percaya pada Azka dan biar Azka yang melakukan semuanya untuk Yasmin, mungkin kejadian ini tidak terjadi Yasmin sudah membahayakan dirinya sendiri.


Tidak tau kah Yasmin bahwa hati Azka sakit melihat Yasmin terluka "Bangun lah, mulai sekarang aku yang akan melanjutkan ini"


_________


Nah siapa yang dari kemaren nanyain Yasmin,tenang Yasmin masih ada..🤭🤭


Like


coment


Vote

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹


__ADS_2