Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Extra part- ngidam pertama


__ADS_3

Hari ini Alyla meminta Adam untuk mengantarnya mengunjungi Aluna


"Sayang kamu yakin kita harus kesana" Adam sungguh tak mengerti bagaimana Alyla masih mau mengunjungi Aluna yang jelas jelas sudah banyak menyakitinya, bahkan belakangan terungkap bahwa Aluna lah yang membunuh Roy dan membuat kasus kejahatannya bertambah.


"Ya mas, aku mau lihat kondisi kak Luna" kabar terakhir yang mereka dengar bahwa Aluna sering histeris,tertawa dan menangis bersamaan. hingga Aluna harus di periksa kejiwaannya dan di pindahkan ke RSJ bahkan Aluna sempat membuat rekan sesama penghuni selnya kritis karna perbuatannya.


"Baiklah kalau itu kemauan kamu"


Adam dan Alyla memasuki ruangan yang hanya dihuni satu orang saja seorang perempuan dengan tangan dan kaki terikat Aluna sedang tertawa terbahak bahak "Bodoh... kalian semua bodoh.. dasar tidak berguna..."


Lalu tiba tiba menangis " Hiks hiks.. aku akan menang aku akan bahagiaaaa... uangku banyak"


"Kemari akan kubunuh kalian semua"


Alyla menutup mulutnya melihat kondisi Aluna yang begitu menyedihkan.


"Kami terpaksa mengikatnya karna dia terus mencoba menyakiti orang orang disekitarnya" mereka di temani seorang dokter untuk melihat kondisi Aluna.


"Baiklah dokter kami permisi dulu" kata Adam lalu membawa Alyla pergi dari sana "Sudahlah sayang jangan dipikirkan jika tau kamu akan menangis aku tak akan mau mengantarmu kesini"


"Maaf mas aku cuma sedih melihat kondisi Kak Luna kenapa semua jadi seperti ini."

__ADS_1


"Semuanya sudah selesai tak ada yang perlu disalahkan dan itu semua terjadi karna keserakahannya sendiri, jadi jangan bicarakan itu lagi oke, kita hanya perlu fokus pada kehidupan kita mengerti!"


Alyla mengangguk.


Adam membuka pintu untuk Alyla setelah memastikan Alyla aman Adam masuk ke kursi kemudi "Sekarang mau kemana,mas anterin mumpung mas lagi cuti dan Azka masih di rumah mama kita bisa habiskan waktu berdua" Adam mencoba mengalihkan agar Alyla tak lagi memikirkan Aluna.


"Itu.. aku mau rujak mas kita beli ya!"


"Rujak..? jangan bilang kalau kamu lagi ngidam rujak"


"Gak tau tiba tiba pengen rujak, yang banyak mangga mudanya"


Adam dan Alyla turun di depan tukang Rujak dipinggir jalan,Adam memesan dua rujak, tak berselang lama Rujak pesanan mereka terhidang "Bang bisa tambah sambelnya lagi gak?"


"Oh boleh neng, silahkan"


Alyla beranjak dari duduknya dan mendekati gerobak rujak dan memasukan beberapa sendok sambal, Adam memperhatikan berapa banyak Sambal yang Alyla masukan pun ikut menghampiri "Sayang stop jangan terlalu pedas kamu bisa sakit perut"


"Satu sendok lagi mas"


"Gak, gak ada ini sudah terlalu banyak ayo duduk dan makan Rujak aku yang ini jangan dimakan apaan ini sambelnya banyak banget"

__ADS_1


Alyla menatap tajam Adam dan cemberut, lalu mengehentakan kakinya dan duduk di bangku yang tadi mereka duduki,Adam mengerjapkan matanya ada apa dengan Alyla "Sayang kamu marah?" ini pertama kalinya Alyla bertingkah seperti ini.


Alyla memalingkan wajahnya dari Adam, sungguh Adam merasa gemas melihat Alyla yang tengah merajuk kenapa mirip sekali dengan Azka. "Baiklah apa yang harus mas lakukan agar kamu memaafkan mas"


"Tapi janji harus nurut"


"Ya mas nurut"


Alyla mengambil rujak yang tadi di siram sambal lima sendok makan "Mas makan ini, Aku makan punya mas"


Adam melotot tak percaya melihatnya saja gigi Adam sudah ngilu apa lagi harus memakannya. "Sayang, itu pasti pedas sekali"


"Tidak mau? ya sudah aku aja yang makan, lagi pula ini juga maunya baby kok" Alyla hendak menyuapkan rujak tersebut.


"NO..!! berhenti baiklah mas yang makan itu, kamu makan yang punya mas" Adam menukar piring mereka, bagaimana bisa dia membiarkan Alyla memakan rujak yang begitu pedas, itu tidak mungkin.Lagi pula ini ngidam pertama Alyla dan menjadi yang pertama bagi Adam untuk mewujudkannya.


"Baiklah aku makan ya mas mas juga, Ayo makan mas!!" Alyla mendorong piring rujak kearah Adam.


Adam menyuapkan rujak itu sambil meringis bahkan baru satu suap saja adam sudah menghabiskan sebotol air mineral saking pedasnya.


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.

__ADS_1


__ADS_2