
Seminggu berlalu Adam benar benar membawa Alyla bulan madu tentu dengan paket bulan madu yang sudah Arya siapkan dengan negara yang dipilihkan Adam sendiri, setelah menitipkan Azka di rumah Orang tuanya Arya dan Karina.
Kini Adam dan Alyla telah berada di dalam pesawat Adam masih belum memberitahu tempat tujuan mereka,Alyla duduk dengan gelisah sudah hampir 11 jam namun pesawat belum juga mendarat.
"Kemana sih mas kita udah lama banget tapi belum mendarat juga"
"Sudah kamu tidur lagi aja nanti aku bangunin kalo udah sampe." Adam meraih kepala Alyla lalu merebahkan di pundaknya.Mau tak mau Alyla menurut padahal kepala nya sudah pusing bukan main karna Jetlag.
Alyla mengerjapkan matanya namun suasana berbeda dirasakannya ini bukan lagi di pesawat tapi disebuah kamar mewah.Alyla mendudukan dirinya lalu mengedarkan pandangannya sebuah kamar yang luas dengan nuansa putih dan gold di atas ranjang terpasang kelambu putih yang sedikit berkibar tertiup angin karna jendela yang terbuka.
Alyla menurunkan kakinya dilantai lalu berjalan kearah jendela yang terbuka, udaranya sedikit terasa dingin karna embusan angin Alyla memandang takjub pemandangan di depannya sebuah danau di depannya,dengan cahaya matahari sore makin menambah indahnya suasana,
"Kamu sudah bangun" Adam baru keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk kimono menyelipkan tangannya di pinggang Alyla.
"Kok tiba tiba udah disini aku gak inget turun dari pesawat."
__ADS_1
"Aku yang gendong sampe pegel tanganku, kamu suka gak pemandangannya " Adam melihat kearah jendela.
"Suka tapi ini dimana?"
"Swiss tepatnya di Zurich"
"Beneran ke Swiss aku kira cuma bercanda kemarin"
"Kata Leo disini lagi musim dingin cocok buat bulan madu,Sudah sana mandi dulu aku minta di buatkan makan malem buat kita"
"Cari yang halal yah,"
Ya Arya bahkan menyiapkan koki terpercaya untuk makanan Adam dan Alyla agar terjamin kehalalannya.
Arya bahkan sengaja menyiapkan apartemen mewah untuk Adam dan Alyla, juga seorang Tour guide untuk memandu meski Adam tak asing dengan perjalanan keluar negeri namun tidak dengan Alyla maka dari itu Arya mempersiapkannya dengan matang.
__ADS_1
Begitu Adam turun dari pesawat langsung disambut dengan orang orang kepercayaan Arya.
Selesai makan malam Alyla merebahkan dirinya di atas kasur "Masih pusing?"
"Iya mas aku mabuk kayaknya"
Adam mendudukan dirinya di samping Alyla,lalu memijit kening Alyla "Tadinya aku mau ngajak jalan jalan malem,tapi kayaknya kamu cape banget,besok aja deh"
"Maaf mas"
"Gak apa,sekarang istirahat dulu besok kita keliling,Aku juga sedikit pegel tadi abis gendong cewe berat banget"
"Ishh aku gak nyuruh kamu gendong kenapa gak bangunin aja tadi" Alyla memberengut.
"Haha.. bercanda sayang, sudah kita tidur aja biar besok seger lagi"
__ADS_1
Adam ikut berbaring disisi Alyla lalu memeluk Alyla,Alyla benar benar berdebar panggilan Sayang yang Adam lontarkan tak cuma sekali apa itu berarti Adam sadar tengah mengucapkannya Alyla akan berusaha membuat bulan madu mereka berhasil, Dokter mengatakan memory buruk Alyla mungkin bisa terganti dengan dengan kenangan baru yang mereka ciptakan dan semoga kali ini semua berhasil .Alyla memejamkan matanya agar dirinya dapat mengarungi mimpi.
Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.