Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Pernikahan


__ADS_3

Rencana pernikahan sudah di tetapkan gaun, gedung dan undangan sudah disebar karna waktu yang mepet jadilah semua dilakukan secepat mungkin,Pernikahan dilaksanakan di sebuah hotel mewah di kawasan lembang.


Keinginan Alyla yang menyelenggarakan dengan sederhana sungguh sia sia karna Karina yang turun tangan tentu saja semua harus sempurna apalagi Adam anak satu satunya,dan akhirnya Sania benar benar sibuk melayani keinginan ibu Adam tersebut.


Besok adalah hari H dan Alyla beserta Azka sudah berada di hotel,ditemani Ane dan juga Aira ikut menginap dikamar yang sama untuk menemani Alyla.


"Udah malem tidur sana nanti biar besok fress pas lagi Akad"


"Iya aku ngantuk banget" Alyla sudah menguap.


"Ya udah sana!"


"Trus kamu?"


"Aku bentaran film nya lagi seru"


Alyla pun sudah tertidur,hingga seperti biasa di jam 3 malam Alyla akan bangun lalu melaksanakan sholat malam.


Alyla membuka pintu ke arah balkon hotel,Angin malam yang berhembus terasa menusuk kulit Alyla,meski memakai pakaian tertutup juga kerudung.


Alyla menutup wajahnya dengan kedua tangannya sambil duduk di bangku santai,air matanya tiba tiba menetes.


Matahari sudah terbit MUA yang disewa sudah siap untuk merias pengantin,Azka sudah di ambil alih oleh Karina untuk dipersiapkan.

__ADS_1


Suasana Hotel yang disewa sudah sibuk dengan berbagai macam persiapan,di dalam kamar Adam sedang bersiap ditemani Leo sambil bergumam menghapal kata kata yang tentu akan di ucapkan saat ijab kobul nanti.


pukul 9 tepat Adam sudah siap didepan penghulu dan wali hakim untuk menikahkan mereka karna Alyla memang tak punya kerabat lain,prosesi ijab kobul hanya di hadiri kerabat dan keluarga Adam,sedangkan resepsinya akan di adakan dimalam hari dengan 1500 undangan yang kata Karina itu termasuk sedikit.


Alyla berjalan dengan di apit Karina dan Ane,Alyla tampak anggun dengan kebaya putih dengan kerudung dan mahkota dibagian kepala.


Adam tak berkedip bahkan menelan salivanya sungguh Alyla terlihat sangat cantik,Adam kembali menunduk saat merasakan tepukan dari Arya yang duduk disebelahnya "Sabar Dam sebentar lagi" katanya.


Azka duduk dipangkuan Arya pun ikut terpana melihat sang Mommy begitu cantik "Wuahhh Mommy cantik banget Dad" Azka sampai bertepuk tangan karna gembira


Semua proses berjalan lancar bahkan Adam mengucap kalimat sakral tersebut dengan satu tarikan nafas,Alyla sampai menitikan air matanya saat kata 'SAH' terucap dari para saksi.


Adam mencium kening Alyla lembut,Alyla pun memejam merasai ketulusan Adam.


Sania duduk di kursi bersisian dengan Leo pun ikut menangis haru "Sudah sekarang jangan ngejar Adam lagi dia sudah resmi jadi suami orang" ucap Leo datar.


"Siapa yang gak peka?"


"Itu Asisten gak ada ahlak gak ngerti kode kodean" Sania sudah beranjak dari duduknya karna semua orang pun sudah membubarkan diri masing masing,ada yang menikmati jamuan ada pula yang berniat beristirahat sebelum acara resepsi nanti malam,namun Leo masih saja datar dan memang tak mengerti kode kodean yang di berikan Sania.


"Kamu dulu atau aku dulu yang mandi duluan" Tanya Adam mereka sudah ada dikamar hotel untuk istirahat sebelum mempersiapkan diri lagi untuk menyambut para tamu nanti malam.


"Mas saja dulu saya bersihin dulu makeup" Lalu Adam pun beranjak ke kamar mandi.Alyla masih meredam detak jantungnya yang berdebar sejak tadi,namun Alyla berusaha senormal mungkin karna Adam suaminya sekarang,dan itu artinya Alyla harus siap kapan saja ketika Adam meminta haknya.

__ADS_1


Alyla mendesah 'semoga nanti bisa berjalan sebaik mungkin' batinnya berdoa.


Dalam kamar mandi Adam mengusap wajahnya dadanya bergemuruh,Alyla istrinya sekarang dia bebas melakukan apapun pada istrinya,namun Adam ingin mereka melakukannya karna kesedian mereka bersama,sedangkan yang Adam tau Alyla belum mempunyai perasaan padanya. bayangan ketika malam Adam merenggut kesucian Alyla pun terlintas di benak Adam menumbuhkan rasa bersalah pada dirinya. Maka dari itu Adam akan melakukannya ketika Alyla sudah bersedia.


Adam sudah keluar dari kamar mandi kini giliran Alyla yang membersihkan diri ketika Alyla selesai Adam sudah terbaring di kasur dan terlelap tidur,dengan canggung Alyla pun merebahkan dirinya di samping Adam,dan mulai terlelap.


Alyla terbangun ketika mendengar Alarm yang sengaja di seting setiap waktu sholat tiba, pergerakannya terhenti ketika merasakan sebuah tangan melingkar di pinggangnya perlahan dilepaskannya tangan Adam agar tak mengusik tidur Adam namun sia sia Adam pun mulai mengerjapkan matanya, "Mau kemana?" suara Adam terdengar serak nan berat.


"Aku mau sholat Ashar dulu mas" kata Alyla gugup.


"Oh ya sudah" Adam pun kembali memejam.


"Mau sholat bareng gak mas?"


Adam pun kembali mengerjapkan matanya "Aku masih inget gak ya bacaannya kayaknya udah lama gak sholat"


"Ya sudah kita belajar lagi" Adam pun mengangguk,Alyla tersenyum bahagia melihat Adam yang tidak menolak ajakannya.


"Cantik banget sih senyumnya" Adam sendiri tak sadar ketika kata itu meluncur begitu saja dari mulutnya.


"Udah ah mas nanti keburu abis waktu sholatnya" Alyla pun berlari ke arah kamar mandi dengan wajah yang memerah,sedangkan Adam malah terkekeh merasa lucu dengan tingkahnya sendiri.


___________

__ADS_1


Siap untuk malam pengantin???


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca


__ADS_2