Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Bertemu Aluna


__ADS_3

Sudah hampir satu minggu Adam pulang malam karna harus mempersiapkan Aluna untuk operasi,mulai dari menenangkan kekhawatiran Aluna dan menemaninya chekup, masih dengan dokter yang sama, tentu saja dengan bayaran yang tinggi dari Aluna dokter tersebut rela merekayasa kesehatan Aluna pada pihak rumahsakit sehingga tak ada yang curiga jika Aluna sedang berbohong hanya dokter dan dua perawat yang sudah tau tentang keadaan Aluna yang sesungguhnya.


"Kamu persiapkan untuk operasi lusa jaga kesehatan supaya semuanya berjalan baik"


"Terimakasih Adam sudah menemaniku"


Adam mengangguk "Aku pulang dulu besok aku tidak bisa datang karna aku ada janji dengan istri dan anakku untuk berakhir pekan" Aluna mengangguk namun tangannya di balik selimut mengepal kuat.


Alyla sudah menidurkan Azka, sudah satu minggu Adam pulang malam dan Azka sangat sedih karna kehilangan waktunya bersama sang Daddy,Alyla tak menaruh curiga karna Adam selalu memberi kabar.


waktu menunjukan pukul 11,30 malam ketika Alyla merasakan perutnya menginginkan sesuatu tak biasanya ia lapar di jam sekarang bukankah tadi sudah makan malam, Alyla juga merasa akhir akhir ini ***** makannya bertambah.


Alyla memutuskan untuk memasak sesuatu, tak mungkin membangunkan bibi yang baru saja tertidur, sepertinya pasta juga enak dan praktis untuk dibuat, setelah beberapa menit Alyla selesai dengan memasaknya ia beralih ke meja makan.

__ADS_1


Adam baru saja masuk namun mendengar sesuatu berbunyi dari arah ruang makan mengurungkan niatnya untuk menaiki tangga,Adam berbalik ke arah ruang makan dan mendapati Alyla tengah makan sesuatu, "Sayang kamu belum tidur?" Adam meraih kepala Alyla lalu mengecupnya.


"Baru tidur tapi kebangun karna lapar, mas baru pulang kok gak kedengeran masuknya" Adam mendudukan dirinya di sisi Alyla.


"Mungkin karna kamu terlalu asik makan, Kamu gak makan malam memangnya"


"Makan, gak tau juga cuma laper lagi aja" Alyla masih memakan pastanya, "Mas mau? aku buatkan ya" melihat Adam memperhatikannya membuatnya menyimpulkan bahwa Adam juga mau.


Adam mencegah Alyla yang akan beranjak dari duduknya "Gak usah mas udah kenyang liat kamu makan" Adam mengusap sisa saus yang ada di bibir Alyla dengan jari tangannya.


"Ya sudah lanjutin makannya mas mau bersih bersih dulu"


Adam benar benar sibuk hingga di hari sabtu yang biasanya ada di rumah sabtu kemarin Adam masih ke kantor, hari ini hari minggu Adam akan meluangkan waktu menemani Azka dan Alyla

__ADS_1


Azka sudah cemberut sejak pagi dia merajuk pada Adam yang tak meluangkan waktu untuknya. "Anak Daddy masih marah?" Azka mengangguk,Adam mencubit pipi Azka gemas " Baiklah maafkan daddy karna sibuk,tapi hari ini Daddy akan bermain dengan Azka sampai puas" Azka masih saja cemberut. "Oke gimana kalo kita ke mall main ke Timezone mau?"


Alyla yang melihat Adam membujuk Azka pun ikut menimpali "Wah main di Timezone bisa sambil jalan jalan terus beli eskrim juga bisa sambil beli burger sama kembang gula" dan akhirnya Azka mengangguk.


Adam mendesah lega akhirnya Azka bisa dibujuk.


Mereka pun mengahabiskan waktunya di sebuah Mall, Azka memang selalu membuat Adam kewalahan jika sudah bermain namun tidak menyurutkan semangat Adam untuk menemani Azka.


"Aku ketoilet dulu mas"


Adam hanya mengangguk sambil memperhatikan Azka dari kejauhan.


Alyla masuki toilet perempuan lalu menunaikan hajatnya,setelah selesai Alyla merapikan diri di depan cermin, betapa terkejutnya ketika melihat bayangan di cermin tersebut matanya membeliak jelas saja Alyla terkejut karna melihat sosok Aluna yang telah tiada kini berada dihadapannya.

__ADS_1


"Apa kabar adik?" melihat Alyla terkejut Aluna kembali berucap "tenang saja aku bukan hantu aku masih menginjak tanah"


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.


__ADS_2