
Azka memasuki gerbang rumahnya setelah penjaga membuka gerbang tinggi,Azka memasuki rumah yang sepi terus berjalan untuk menuju ruang keluarga benar sekali dijam sore seperti ini Mommy dan adik adiknya akan menghabiskan waktu di ruang keluarga, sambil bersantai dan menonton tv.
"Assalamualaikum" sapa Azka.
"Waalaikumsalam" jawab Alyla,Kanaya.
"Jawab salamnya" Azka mencubit pipi Fardhan gemas ketika melihatnya hanya diam.
"Ih.. iya Waalaikumsalam" ketusnya "Abang nih kebiasaan cubit pipi aku nanti pipiku jadi gembil gimana"
"Ya bagus dong jadi makin lucu" Azka merebahkan dirinya di pangkuan Alyla dengan menjadikan paha Alyla sebagai bantalan. "Minggir" kata Azka mendorong Kanaya yang sedang duduk di ujung sofa,tentu saja tubuhnya yang tinggi memakan seluruh sofa untuk berbaring.
"Ish..Manja banget sih bang" cibir Kanaya.
"Sirik aja" Azka memeletkan lidahnya kearah Kanaya.
"Stt,kebiasaan deh Mommy lagi nonton kok berisik sih,berantem terus"
"Mommy jangan kebanyakan nonton film gini!" kata Kanaya,sambil terus melanjutkan acara membaca Novelnya.
"Kenapa?" tanya Alyla.Kini dirinya sedang menonton acara 'Azab suami selingkuh' di tv.
"Temen aku mamanya suka nonton acara begini,malah kejadian loh papanya beneran selingkuh"
"Oh ya, masa sih?"
"Iya tanyain aja mommy tau itu temen aku yang namanya Kety"
"Itu nama orang apa kucing?" cibir Azka.
"Ishh Abang!!"
"Lagian Daddy gak akan mungkin selingkuhin Mommy,soalnya daddy udah cinta mati sama mommy,kalaupun daddy berani abang gak bakalan biarin daddy hidup tenang"
__ADS_1
"Aku ikut bang" kata Fardhan.
"Ikut kemana?" tanya Azka.
"Ikut belain mommy,bila perlu kita hajar pelakor kek gitu"
"Oke" dan mereka bertos ria.
"Bocah dari mana tau istilah pelakor?" tanya Kanaya.
"Tuh dari sinetron favorit mommy"
"Ish lain kali jangan ikut nonton" Azka menyentil kening Fardhan.
"Abang sakit"
Alyla hanya menggeleng sambil terkekeh dengan kelakuan anak anaknya. "Stt berisik ih"
"Wah seru nih lagi ngobrolin apa, minggir kamu" Adam baru saja pulang dari kantor dan masih mengenakan stelan jasnya. Adam menyingkirkan Azka dan mengganti posisinya di pangkuan sang istri,"Jangan deket deket istri kesayangan daddy" Azka hanya meringis karna bokongnya terjatuh di lantai, dan di tertawakan oleh Kanaya dan Fardhan.
Alyla menurut dan melepas jas juga dasi Adam.tak menunggu lama Azka,Kanaya, dan Fardhan beranjak dari duduknya. "Loh pada kemana?" tanya Alyla.
"Males liat daddy kalau lagi lebay,gak tau apa disini ada anak dibawah umur" Fardhan berdecak.
"Geli aku.." Kanaya bergidik.
"Dah lah mommy urusin bayi tua yang lagi kecapean" cibir Azka.
"Kamu belum ngerti karna kamu belum tau rasanya jatuh cinta dah jadi bucin baru tau" cibir Adam.
"Aku udah tau!" teriak Azka yang melanjutkan langkahnya menuju tangga.
"Eh.. kamu udah tau? inget ya jangan pacar pacaran kamu kuliah yang bener terus kerja baru mikirin pacar" Adam berteriak.
__ADS_1
"Udah ah mas berisik teriak teriak". Alyla sejak tadi menahan kesalnya acaranya menonton tv terganggu oleh anak anaknya dan sekarang suaminya.
Sedangkan Azka menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya sambil senyum senyum sendiri mengingat gadis yang baru tadi ia jumpai di kampus yang baru Azka tau kalau nama lengkapnya Yasmin Adeera.
________________
Gadis berkerudung itu mengendarai motornya memasuki rumah sederhana yang baru di belinya satu bulan lalu.
Yasmin Adeera dengan penuh tekad,dengan segenap hati setelah meyakinkan diri untuk memulai hidup baru di kota Jakarta meninggalkan masa lalu yang terasa pahit baginya.
"Assalamualaikum" sapanya.
"Waalaiumca'am.. Bundta" Bocah berusia 2 tahun itu berjalan sedikit terseok menghampiri Yasmin,hilang sudah rasa lelah yang sejak tadi terasa,ketika melihat bocah bertubuh gempal menggemaskan itu.
"Hai kesayangan bunda, mana nenek?"
"Nene.. ladi di dapul"
"Oh ya?,, Raja gak nakal kan?, gak bikin nenek capek kan?" Raja menggeleng.
"Oh kesayangan Bunda, kita samperin Nenek ke dapur yuk" Yasmin membawa Raja kedalam gendongannya,sambil menciumi pipi gembul Raja dan Raja yang tertawa geli, Yasmin berjalan kearah dapur.
"Ibu masak apa?"
"Eh... Yas.. kamu udah pulang,Ini tadi Raja mau makan Ibu lagi siapin dulu"
"Ya udah biar Yasmin aja, Ibu duduk aja sama Raja" Yasmin mendudukan Raja di kursi khusus anak dimeja makan,dan menggantikan pekerjaan Ibunya.
Satu bulan lalu ia dan Ibunya pindah dengan Raja di gendongannya. berbekal uang tabungan membeli rumah kecil dan motor meski motor bekas namun itu sangat berguna untuk kuliah nya, dan mengantar barang pesanan barang,Yasmin membuka usaha sebagai penjual pakaian online, yang dirintisnya sejak dua setengah tahun lalu, Awalnya ia mengalami penurunan penjualan ketika berpindah namun itu tak lama kini semua berjalan normal berbekal hasil dari berjualan itu Yasmin bisa melanjutkan kuliah dan kini bebannya bertambah karna ada Raja bersamanya, Yasmin selalu berusaha memenuhi kebutuhan Raja meski menjadi orang tua tunggal beruntung Ibunya di beri umur panjang dan sehat hingga ia tak sendiri dalam menjalani hidup yang terkadang memang berat.
Yasmin melihat kearah Ibu dan Raja yang sedang bercanda bersama di meja makan, usia Raja baru dua tahun itu pun baru akan genap satu minggu lagi,bocah itu tengah tertawa karna gelitikan dari neneknya.
Senyum tersungging indah di bibir Yasmin..
__ADS_1
Bunda berjanji akan selalu berusaha membahagiakan Raja,maafkan aku Ibu aku belum bisa membuatmu bangga.