Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Berhasilkah..?


__ADS_3

Alyla terbangun di jam 3 pagi,namun kali ini tak ada mimpi buruk.Alyla menggerakan pelan tangan Adam yang melingkar dipinggangnya,berharap Adam tak terbangun,namun sia sia Adam benar benar siaga begitu merasakan pergerakan Adam langsung terbangun. "Kamu mimpi?"


"Enggak aku mau sholat dulu,mas tidur lagi aja,atau mau ikut sholat"


"Beneran gak mimpi" Alyla menggeleng " Kamu gak bohong?"


"Gak mas"


"Ya udah aku tidur lagi ya masih ngantuk"


Adam memang masih belum bisa mengikuti Alyla sholat malam namun untuk yang Lima waktu Adam sudah mulai terbiasa tanpa diingatkan.Alyla tersenyum ke arah Adam,lalu pergi ke arah kamar mandi.


Pagi hari sudah menyapa hari ini mereka berencana untuk jalan jalan,Adam baru saja keluar dari kamar mandi,sedangkan Alyla tengah mengeringkan rambutnya,di depan meja rias. "Sini biar aku yang keringkan" Adam mengambil hairdryer dari tangan Alyla. "Udah,sekarang giliran aku" Adam meminta Alyla mengeringkan rambutnya dan berjongkok di depan Alyla.

__ADS_1


Alyla mengeringkan rambut Adam,alih alih duduk diam adam malah menduselkan kepalanya di dada Alyla,berniat menggoda Alyla Adam malah merasakan dua gundukan kenyal di depan wajahnya "Bisa diem gak sih mas" susah payah Alyla menahan diri agar tidak gemetar.Mendengar suara Alyla yang bergetar Adam meneguk salivanya.


"Sayang mau kita coba?"Alyla melihat kabut gairah itu lagi dimata Adam,tak ingin mengecewakan Alyla mengangguk,sebuah senyuman terbit di bibir Adam lalu Adam bangkit dan membawa Alyla ke arah tempat tidur mereka. "Aku akan pelan pelan,agar kamu tak ketakutan" Alyla menggigit bibir bawahnya gugup,namun justru itu menambah keinginan Adam untuk segera menerjang Alyla.


Adam mulai mengecup kening Alyla beralih ke hidung lalu kedua mata Alyla,dengan penuh perasaan Adam mulai memangut bibir Alyla lembut untuk menyalurkan perasaan Adam yang tak ingin melukai Alyla Adam melakukannya dengan hati hati.


Adam beralih keceruk Alyla melakukannya dengan lembut tak ada tanda merah yang di tinggalkan Adam,takut mengunggkit rasa sakit Alyla Adam benar benar melakukan hal berbeda,tidak terburu buru agar Alyla bisa menerima sentuhan yang Adam berikan.


Adam menutupi tubuh polos mereka dengan selimut,"Kamu mau kita berhenti"


"Kamu yakin?"Tanya Adam dan di jawab anggukan oleh Alyla.


Adam mulai menelusuri lagi jejak jejaknya pada Alyla,tangannya mulai meremas lembut gunungan Alyla ,mengecup dan melu**t benda kenyal tersebut.

__ADS_1


Mata Alyla terpejam hingga satu desa**n lolos dari mulutnya dan membuat Adam semakin bersemangat,Adam mengarahkan tombaknya pada Alyla terasa sempit dan sedikit sakit dirasakan Alyla hingga berapa kali hentakan Adam berhasil menembus pertahanan dan ketakutan Alyla,mata Alyla masih terpejam "Kamu berhasil sayang, buka matamu lihat aku" Kata Adam,Alyla membuka matanya melihat manik Adam,Adam tersenyum lembut lalu mengecup bibir Alyla,Adam masih membiarkan tombaknya didalam sana membiarkan Alyla merasakannya untuk terbiasa.


Adam meneguk salivanya ketika melihat mata sayu Alyla "Aku mulai ya sayang".


Adam mulai memacu secara perlahan matanya tak lepas dari Alyla mencoba merekam keindahan dibawahnya,Alyla menggigit bibir bawahnya untuk menahan desa**n yang keluar dari mulutnya,"Keluarkan sayang" kata Adam dengan nafas memburu seiring hentakan yang dirinya ciptakan.


Ah... Akhirnya desa**n itu keluar dari mulut Alyla dan membuat Adam semakin bersemangat ,Alyla memejamkan matanya karna malu "Tidak sayang jangan pejamkan matamu lihat aku ingat ini bahwa kamu mulai menikmatinya" Adam menelusupkan wajahnya di ceruk Alyla sesekali melahap gunungan Alyla.


"Lihat sayang ..oh.. " geraman Adam terdengar serak.Alyla mulai menikmati gerakan Adam hingga desa**n desa**n muncul begitu saja. Adam memacu semakin cepat seiring puncak yang akan diraihnya "Oh.. "Adam merasakan sesuatu meledak dibawah sana "I love u.. sayang" Bisik Adam. Alyla masih menormalkan detak jantungnya,hingga tak menyadari perkataan Adam.


Adam mengecup dahi Alyla lama,mencoba menyalurkan rasanya. Ya kali ini Adam menyadarinya Adam benar benar telah mencintai Alyla perempuan yang kini berada di bawahnya, istrinya.


Semoga lulus.. gubrak .. aku bikin berusaha gak hot hot amat,takut gak lulus.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.


__ADS_2