
Adam turun setelah membangunkan Azka dan mengajaknya sarapan di meja makan sudah ada Arya dan Karina sedang Alyla masih menyiapkan sarapan mereka dan membawanya dari dapur ke meja makan.
"Jadi kalian pindahan besok?" tanya Arya.
"Iya" Adam mendudukan Azka di kursi makan.
"Lalu kapan rencana bulan madu kalian?" tangan Alyla yang sedang meletakan piring di depan Adam terhenti. "Jangan bilang kalian gak ada rencana bulan madu"
Adam melihat ke arah Alyla yang terlihat kurang nyaman "Nanti pah,kita mau cari yang enak buat Azka juga"
"Kenapa harus ajak Azka ada kami yang jaga Azka,mama seneng kok jagain Azka" Karina ikut dalam obrolan Adam dan Arya sedangkan Alyla hanya diam. "Azka mau dede bayi gak?"
"Mau eyang,nanti Azka bisa ajak main kan?" Azka berkata antusias.
"Iya dong,nanti bisa ajak main dan belajar bareng"
"Tuh denger Azka aja gak keberatan,bila perlu papa cariin destinasi yang bagus buat bulan madu kalian,gak ada bantahan"
"Ya udah,tapi tempatnya biar Adam yang cari"
"Oke kamu cari tempatnya nanti papa yang atur"
Akhirnya suasana hening karna mereka mulai sarapan Azka juga sudah mulai dibiasakan tidak bicara sambil makan.
"Nanti minta bibi kemas pakaian buat pindahan kita,ingat jangan sendirian" Alyla sedang mengantar Adam menuju mobilnya untuk berangkat bekerja.
"Iya"
__ADS_1
"Jangan dipikirin kata Papa,kita juga masih ada terapi sama dokter jadi sebelum bulan madu kamu sudah sembuh," Alyla mengangguk. "Iya dong masa bulan madu kita gak *** ***"
"Apaan *** ***?"
Adam menggaruk tengkuknya yang tak gatal "Itu kata Leo bahasa lain dari.." selanjutnya Adam membisikan kata ditelinga Alyla agar tak terdengar oleh Azka yang berada di pangkuan Adam.
Bisikan Adam membuat Alyla langsung memerah.
"Mesum.." Alyla lalu mencubit perut Adam.namun Adam malah tertawa.
"Dad apaan itu *** ***?" pertanyaan Azka membuat Alyla melotot kearah Adam.
"Udah ah sana kamu berangkat"
Adam pun melepaskan Azka dari pangkuannya,Lalu mengecup dahi Alyla "Aku berangkat " Lalu Adam masuk kedalam mobilnya.
"Ena itu enak jadi tadi Daddy ngomongin makanan enak" Karna Alyla juga bingung harus jawab apa.Awas kalo sekali lagi Adam bicara yang tidak tidak di depan Azka.
Rutinitas setiap pagi yang selalu dilakukan Alyla yang tak luput dari perhatian Arya dan Karian. "Mama lega mereka sama sama mau membuka hati"
"Mama jangan khawatir rencana bulan madu dari papa nanti bikin mereka makin rapet, kaya kita" Arya lalu mengecup pipi Karina lalu berjalan ke arah mobilnya untuk bekerja,diusia Arya yang sudah lebih dari setengah Abad Arya masih aktip di salah satu perusahaan nya dan masih di temani Ali,meski tak sesibuk dulu tapi Azka masih punya kuasa yang tinggi di Sadewo Grop.
"Hati hati pah"
"Iya sayang"
Adam barusaja tiba di kantornya sudah di sambut Leo dengan wajah muramnya,melihat Leo yang tak seperti biasanya Adam menjadi penasaran "Pagi pagi udah ditekuk aja tuh muka,kenpa?"
__ADS_1
"Aku disuruh cari pacar sama Ayah"Leo mengacak rambutnya.
"Ya cari aja apa susahnya sih,lagian dari dulu kamu nempel terus sama aku" Adam mendudukan dirinya di kursi kebesarannya.
"Memang siapa yang menyuruhku selalu mengikutimu,untuk menjagamu dari para cewe genit,sampai aku mual dengan yang namanya perempuan"
Pernyataan Leo membuatnya terusik "Leo apa kau masih normal? kau tidak suka padaku kan?"
"Sialan kau aku masih normal tapi aku cuma tidak suka pada perempuan yang sukanya kecentilan suka merayu, ya tipe tipeku yang seperti Alyla yang kalem dan solehah"
Adam mendelik menatap tajam kearah Leo "Jangan macam macam kau"
"Haha.. sepertinya ada yang takut ditikung,tenang bos aku bukan pebinor"
"Kudengar dari Ayah pak Arya merencanakan bulan madu untukmu?"
"Ya, tapi aku hanya takut Alyla melakukannya dengan terpaksa karna merasa tak enak dengan papa,juga aku khawatir tentang trauma Alyla,apalagi Papa nyuruh pulang bawa kabar baik,apalagi kalo bukan anak"
"Ya mungkin kalau menciptakan situasi dan nuansa yang berbeda Alyla bisa lupa dengan traumanya cari yang lagi musim dingin supaya enak buat pelukan terus *** ***" Leo menaik turunkan alisnya.
"Aku heran kamu jomblo tapi kemesuman kamu lebih dari orang yang sudah menikah,baiklah aku akan coba,dan sebaiknya cepat kamu cari pacar lebih bagus cari istri sebelum kamu jadi bujang tua."Adam terbahak sedangkan Leo kembali memberengut.
"Biarin daripada yang udah nikah tapi masih belum *** ***.. hahaha" namun Adam tak marah dengan ledekan Leo malah ikut tertawa.
Akhir akhir ini Adam lebih sering tertawa tepatnya setelah Adam menikah,hidupnya jadi lebih berwarna dengan hadirnya Azka dan Alyla,mengingat Alyla Adam menyukai kala dirinya menggoda Alyla dan membuat Alyla tersipu dengan pipi memerah.
Adam tersenyum lalu meraih ponsel untuk mengetikan sesuatu.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca