Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- Kesakitan Yasmin


__ADS_3

Azka menemui Leo dan membaca semua berkas penyelidikan kehidupan Yasmin, hatinya terenyuh ketika mandapati hidup Yasmin yang menurutnya menyedihkan.


Lega itu yang Azka rasakan saat mendapati bahwa Yasmin belum pernah menikah,namun ia harus tetap menyiapkan diri untuk menghadapi Sandi mulai sekarang,lelaki itu tak akan melepaskan Raja dengan mudah.


Masa lalu Yasmin yang penuh liku.


Ia tak tau detailnya namun gadis itu ternyata menyimpan lukanya ditinggalkan Ayahnya diusia 10 tahun, dan harus membesarkan Raja diusianya masih 17 tahun.


.


.


Yasmin sedang menidurkan Raja, menepuk pantat Raja yang mengemut susu di dalam dot.


Yasmin mengingat saat tadi siang ia bertemu Sandi, lintasan saat Sandi memilih wanita lain terlintas di benaknya, perlakuan Sandi terhadap Kakak nya menambahkan list buruk tentang lelaki yang Yasmin anggap semuanya sama.


Dahulu Ayah Yasmin menduakan Ibunya di belakang hingga akhirnya Ayah Yasmin menceraikan Ibu dan memilih meninggalkan ibu, dirinya dan Kakak perempuannya Andini, demi wanita kedua yang lebih cantik dan muda.


Yasmin sempat dibawa dan diperkenalkan pada istri muda Ayahnya, dan beberapa hari tinggal dirumah Ayahnya bersama istri mudanya, ia yang masih berusia 10 tahun masih menginginkan kasih sayang sang Ayah, hingga ia merengek pada Ibunya agar diizinkan oleh ibunya tinggal bersama Ayahnya beberapa hari,namun saat ia tinggal di rumah sang Ayah bukan kasih sayang yang didapat namun cuma siksaan dari istri muda Ayahnya.


Parahnya lagi Ayahnya sama sekali tak membelanya,namun malah mengabaikan, anak berumur sepuluh tahun itu pergi dengan kecewa, saat setiap anak perempuan menjadikan Ayahnya sebagai pahlawan namun Yasmin sudah tidak menginginkannya lagi.


Puncaknya saat Istri mudanya, kehilangan bayinya Yasmin yang disalahkan.Ayah memakinya dan mengusirnya dari rumah.


Ayahnya yang seharusnya menjadi cinta pertamanya,telah mematahkan hatinya.


Yasmin pulang kerumah Ibu dan Kakaknya, Kakaknya yang berusia 15 tahun mencebik "Sudah kakak bilang jangan mau tinggal dengan ibu tiri mereka kejam"


Yasmin mengangguk lalu memeluk ibunya, ibunya memeluk Yasmin namun Yasmin malah meringis, Ibu begitu terkejut saat melihat hampir seluruh tubuh Yasmin di penuhi luka, "Yasmin apa sakit?" tanya Ibu.


Yasmin menggeleng "Ini lebih sakit Bu" Yasmin kecil menunjuk dadanya "Mulai sekarang Yasmin gak mau lagi jauh dari ibu"


Ibu menciumi wajah Yasmin dan memeluknya, Andini yang lebih dewasa ikut menangis mereka berpelukan bersama, menumpahkan tangis kesedihan, dan mereka berjanji itu yang terakhir kalinya mereka menangis, namun nyatanya tidak ketika dewasa dunia lebih kejam lagi.


Yasmin dewasa yang juga merasakan cinta pada lawan jenisnya saat dirinya menginjakkan kaki dibangku SMA,namun ternyata ia hanya di jadikan bahan taruhan oleh teman temannya.


Yasmin tak mengindahkan itu biarlah itu menjadi pelajaran agar ia lebih hati hati lagi terhadap laki laki, diusianya yang menginjak 17 tahun ia mulai merasakan lagi benih benih cinta pada lawan jenis nya.


Namanya Bayu kakak kelasnya dia tampan dan manis juga terkenal sebagai siswa cerdas juga kaya. Yasmin menjalin hunbungan dengan Bayu,mereka berpacaran.


Yasmin mulai merasakan indahnya masa muda dicintai dan mencintai, namun Yasmin selalu membatasi diri ia menjaga dirinya agar dia tak kelewat batas, Bayu yang menginginkan lebih namun tak bisa mendapatkannya dari Yasmin,Yasmin yang selalu melarangnya untuk sekedar ciuman saja dan hanya boleh berpegangan tangan jika sedang bersama,Bayu mulai mencari wanita lain dan berselingkuh dengan teman kelasnya.


Yasmin mulai merasa curiga saat Bayu tak seperti biasanya Bayu lebih banyak menghindar dari Yasmin, namun juga tak memberi kejelasan pada hubungan mereka,lalu satu waktu Yasmin memergoki Bayu sedang berbuat tak senonoh di belakang sekolah, dari sana lah kepercayaannya terhadap lelaki mulai terkikis.


Yasmin pulang dengan membawa sakitnya kecewa lagi lagi dikhianati oleh laki laki, namun tiba dirumah ia malah mendapati Andini kakaknya sedang menangis dipelukan ibunya, kakak nya yang duduk di bangku kuliah tengah menyesali dirinya yang tak mampu menjaga diri saat bisikan set an menggodannya Andini mempunyai kekasih seorang anak pengusaha dikotanya, namun Andini tak bisa mempertahankan kesuciannya hingga kini ia harus menelan pahitnya, ia mengandung namun Sandi sang kekasih tak mau bertanggung jawab.

__ADS_1


Yasmin geram dan menyeret kakaknya untuk menemui Sandi, Yasmin mendesak Sandi agar bertanggung jawab Yasmin bahkan mengancam akan memberi tahu orang tua Sandi yang saat itu berada di luar negeri, mereka memang sudah saling mengenal Yasmin sering di ajak oleh Andini ke rumah keluarga Sandi orang tua Sandi baik dan hangat.


Sandi akhirnya bersedia bertanggung jawab dan menikah dengan Andini,sejak menikah Andini tinggal bersama Sandi di apartemen.


Yasmin hanya sesekali bertemu Andini ketika ibunya meminta mengantarkan makanan untuk Andini


Seiring berjalannya waktu Yasmin mulai tak peduli pada Bayu ia sudah memutuskan hubungan dengan Bayu, meski Bayu meminta kesempatan namun hati Yasmin seolah sudah tertutup.


Hari ini sepulang sekolah Ibu meminta Yasmin mengantar kue untuk Andini.


Tiba di apartemen Sandi, Yasmin mendengar teriakan Andini, 'sepertinya mereka sedang cekcok' batin Yasmin.


Sandi keluar dari apartemen dengan tampang yang marah, dan sedikit tertegun melihat Yasmin yang berada di depan pintu.


Sandi segera pergi dan mengabaikan Yasmin,Yasmin masuk dan menemui Andini "Kak?"


Andini menengok lalu tersenyum "Kamu bawa kue yang kakak minta" Yasmin mengangguk, Andini menginginkan kue buatan ibunya, maka dari itu ibu meminta Yasmin mengantarkannya.


"Kakak bertengkar sama Sandi" Yasmin tak mau memanggil Sandi kakak karna Yasmin sudah kehilangan segannya terhadap Sandi saat ia berani menodai kakaknya dan tak mau bertanggung jawab.


"Ngak papa cuma sesuatu yang pantas kakak dapatkan" Andini menghela nafasnya,ia mengelus perutnya usia kandungannya kini menginjak usia 8 bulan "Yasmin dengar, apa yang terjadi pada kakak jangan sampai terjadi sama kamu,jaga diri kamu dengan baik, jangan sampai kamu menyesal.."


"Seperti kakak.." lanjut Yasmin,Andini mengangguk.


"Janji sama kakak, kamu harus bisa membanggakan ibu, cukup kakak yang buat ibu kecewa"


Sudah satu bulan Sejak saat itu Yasmin tak lagi bertemu dengan Andini hingga disuatu malam seseorang mengetuk pintu rumah, ibu membukanya dan betapa terkejutnya ibu melihat Andini berdiri bergetar dengan basah kuyup diluar memang sedang turun hujan.


"Yasmin.." teriak ibu, Yasmin ikut memekik melihat Ibu menopang Andini yang sudah pingsan.


Yasmin dan ibu membawa Andini kerumah sakit,saat Andini tersadar Yasmin dan ibu berada disisinya.


Andini menangis tergugu lalu menceritakan kisah sedihnya, selama menikah dengan Sandi ia tak pernah dianggap dan di abaikan.


Sandi bahkan sudah satu bulan tak pulang,sejak pertengkaran nya waktu itu yang diketahui Yasmin.


Lalu semalam Sandi pulang dan mengatakan bahwa ia akan menceraikan Andini saat ia sudah melahirkan karna Sandi sudah menikah lagi dengan wanita lain.


Andini hancur,dan memilih pergi dari apartemen Sandi malam itu juga dan pergi kerumah ibu.


.


.


.

__ADS_1


Yasmin kehilangan kata kata saat melihat Sandi sedang berjalan dengan perempuan yang amat se xy disisinya, saat istri nya terbaring dirumah sakit Sandi malah menikmati kehidupannya dengan wanita lain.


"Jadi ini wanita pilihan kamu" kata Yasmin.


Sandi hanya diam "Dan kamu" Yasmin menunjuk wanita berpenampilan se xy yang berada dipelukan Sandi "Kamu tau Sandi sudah punya istri"


Wanita itu hanya tersenyum sinis "Tau, tapi Sandi lebih mencintaiku"


Yasmin mencibir "Jadi ini tipe wanitamu wanita murahan yang meski tau pria ini sudah beristri tapi dia tetap mendekatimu"


"Jaga bicaramu" desis Sandi.


Yasmin terkekeh "Kalian memang serasi, yang satu wanita murahan dan yang satu lagi pria hidung belang yang bahkan tak mau mengakui anaknya"


Sebuah tamparan mendarat mulus di pipi Yasmin dari Sandi.


Yasmin mendesis lalu berucap "Kamu akan menyesal, kalian berdua akan menyesal"


"Apa yang bisa kamu lakukan, kamu dan kakakmu sama saja Be-na-lu" Sandi berucap sambil menunjuk wajah Yasmin "Aku bahkan tak yakin anak itu anak ku atau bukan"


"Sudah sayang ayo kita pergi biarkan dia" mereka pergi meninggalkan Yasmin juga kerumunan orang yang menyaksikan keributan itu.


.


.


Yasmin berlari dilorong koridor rumah sakit saat ibu mengabari bahwa Andini akan melahirkan,dan keadaanya tak baik baik saja


"Apa ada yang bernama Yasmin?" tanya dokter.


"Saya" Yasmin menerobos masuk dan melihat Andini yang baru saja melahirkan anak laki laki yang terlihat tampan.


Andini tersenyum lemah "Kakak minta maaf.." Andini berkata lirih, Yasmin menggeleng. "Setelah... ini mungkin kakak akan... semakin merepotkan kamu" Suara Andini semakin melemah.


Andini menggengam tangan Yasmin "Tolong jaga anak kakak Yas.." Yasmin terisak, ia terus menggeleng namun tak bisa berucap.


Tiiiiiiiit..


Bibirnya kelu saat terdengar bunyi yang tak mampu membuat kakaknya bangun lagi,keadaan Andini memang sangat buruk sejak kemarin, dokter bahkan menyarankan opersi untuk segera melahirkan bayinya namun Andini bersikeras ingin melahirkan secara normal.


__________


1360 kata..


maaf kalo banyak typo

__ADS_1


jangan lupa like, komen, dan vote, hadiah juga boleh 🙏


__ADS_2