Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- Debaran


__ADS_3

Azka mengantar Yasmin pulang sepanjang jalan mereka hanya diam, saat melewati toko mainan Yasmin teringat besok adalah ulang tahun Raja ke dua tahun "Bisa berhenti disini.."


"Kenapa..?" tanya Azka.


"Gak papa, makasih mas bisa pulang, sekali lagi makasih" Yasmin mangangguk lalu keluar dari mobil Azka.


Azka masih memperhatikan Yasmin yang masuk ketoko mainan, mungkin membeli untuk Raja pikirnya, Azka turun dan ikut masuk ke toko yang dimasuki Yasmin.


"Buat Raja ya..?" Azka berkata tepat dibelakang Yasmin.


Yasmin terjengit kaget "Ngagetin aja sih.. bukannya pulang"


"Kenapa sih kamu menghindar terus dari aku?" tanya Azka.


"Ngehindar gimana,bukannya barusan kita bersama ya"


Azka mengedikkan bahu "Cuma ngerasa aja setiap aku bicara soal..."

__ADS_1


"Mas.."


"Tuh kan mengalihkan lagi..ehmm tapi aku suka kamu panggil Mas berasa romantis kamu tau mommy ku panggil Daddy juga 'Mas' "


Ya ampun padahal Yasmin panggil Azka 'Mas' hanya karna menghormati aja "Maaf kalo gitu mulai sekarang gak lagi" Yasmin kembali berjalan melihat apa yang akan ia berikan pada Raja sebagai hadiah.


"Lah kenapa, aku suka kamu panggil 'Mas'" Azka masih mengikuti langkah Yasmin "Ini bagus Raja suka robot kan"


Yasmin mengacuhkan dan masih mencari "Atau ini.." Azka menunjuk sebuah mobil mobilan "Aduh.." Azka tersandung karna matanya hanya melihat Yasmin hampir saja menyentuh lantai beruntung Azka berpegangan pada ibu ibu bertubuh besar "Eh... maaf Bu" sambil terjengit melepaskan pegangannya


"Gak apa apa ganteng" sang ibu mencolek dagu Azka "Ibu gak keberatan mau pegang lagi.. sini" Azka mencoba melepas tangannya namun di tahan "Eh kenapa..? ibu gak keberatan kok ayo mau pegang lagi... hey ganteng!!!"


Yasmin ingin tertawa melihat Azka yang pasti malu dan... geli melihat ibu ibu berbadan besar juga dandanan yang nyentrik itu "Jangan ketawa!" seru Azka.


Namun Yasmin semakin ingin tertawa melihat wajah pias Azka " Aku bilang jangan ketawa..!"


Dan pecahlah sudah tawa Yasmin sampai sampai ia memegang perutnya, Azka tertegun melihat tawa Yasmin jika hal seperti itu bisa membuat Yasmin tertawa Azka rela melakukan itu lagi.

__ADS_1


Melihat Azka yang menatapnya intens Yasmin langsung terdiam "Kok berhenti.. lanjutin aja sok.. ayo ketawa lagi" Azka pura pura merajuk bibirnya mencebik.


Yasmin melipat bibirnya "Maaf.." lalu Yasmin melanjutkan kembali langkahnya menyusuri rak rak mainan meski fokusnya kini sudah terbagi entah mengapa tiba tiba ia merasa Azka sangat manis saat merajuk tingkahnya seperti...Raja.


Yasmin tersenyum saat mengingat Raja, tapi kenapa harus di bandingkan dengan Azka.


Azka masih mengekor Yasmin meski kini tak banyak bicara,Yasmin meraba dadanya kenapa ia merasa debarannya tak normal, Yasmin menghentikan langkahnya "Kenapa?" tanya Azka ia sedikit menunduk heran melihat Yasmin hanya diam melamun.


Yasmin melihat kearah Azka dan entah sejak kapan Azka bisa berada dekat dengannya bahkan wajahnya hanya berjarak beberapa senti saja,Azka mengeryit saat melihat Yasmin tak berkedip menatapnya,tiba tiba seringaian muncul di bibir Azka "Terpesona hum..?"


Yasmin tersadar lalu menjauhkan dirinya, apa itu tadi kenapa ia bisa terpaku seperti itu, Yasmin mengerjap beberapa kali ya ampun kenapa pipinya terasa panas.


Azka terkekeh melihat Yasmin salah tingkah dan mengambil beberapa mainan "Kamu mau kasih itu ke Raja..?" Azka menunjuk boneka berwana pink yang di pegang Yasmin.


Yasmin terbengong lalu buru buru ia menaruh kembali boneka tersebut ke rak,masa Raja di beri boneka berwarna pink.


Azka mengulum senyumnya saat Yasmin berjalan terburu buru kearah kasir untuk membayar.

__ADS_1


______________


Jangan lupa like,komen,dan vote, hadiah juga boleh😘


__ADS_2