Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Pengertian Adam


__ADS_3

Adam pulang lebih cepat sesuai janjinya dan membawa Alyla melihat rumah yang akan ditempatinya,Adam membawa Alyla memasuki sebuah rumah mewah,"Gimana suka?"


"Apa gak terlalu mewah Mas? ini besar banget buat ditinggali bertiga"


"Ngak lah lagian ini gak lebih besar dari rumah Mama,Ayo kita lihat kamar kita" Adam menuntun Alyla ke bagian atas dilantai dua rumah tersebut lalu memasuki sebuah kamar dengan nuansa soft seolah sengaja di buat se romantis mungkin,bahkan kelopak mawar berserakan di ranjang dan lilin aroma terapi sudah dinyalakan,'Sialan Leo' batin Adam.


"Loh kok ini? kamu yang bikin ini Mas?"


"Bukan kayaknya Leo,mau ngerjain kita"


Alyla malah terkekeh melihat raut Adam yang memelas.


"Sayang.. " Alyla menahan nafasnya karna panggilan Adam, seketika saja kegugupan menyerangnya. Adam memanggilnya Sayang Menyadari raut Alyla Adam menghela nafasnya, "Ayo pergi dari sini nanti aku kelepasan" Adam menarik tangan Alyla untuk pergi namun Alyla malah bergeming.


"Mas.." Alyla menggigit bibir bawahnya.


"Aku gak bisa tahan kalau kamu mancing kaya gini" kamar yang temaram,suasana yang romantis tentu saja mendukung mereka untuk bersenda kasih, tanpa aba aba Adam meraup bibir Alyla m*****tnya,Alyla memejamkan matanya, Adam menghentikan ciumannya lalu menyatukan keningnya dengan kening Alyla,satu tangannya membuka kaitan kerudung Alyla hingga terlepas "Bilang padaku kalau kamu ingin berhenti" Adam kembali M*****t bibir Alyla satu tangannya mempererat tautan pinggangnya,sedang tangan yang satunya mulai membelai punggung Alyla. Adam sudah berpindah keceruk Alyla sesekali memberi hisapan dan menyisakan bekas merah.


Ketika tangan Adam mulai meremas bukit kembarnya Alyla mulai bergetar "Mas.."

__ADS_1


Nafas Adam memburu namun lagi lagi dia harus berhenti di tengah jalan,Adam meneguk salivanya susah payah "Maaf.. aku ketoilet sebentar" Adam mengecup kening Alyla lalu pergi kearah kamar mandi.


Alyla mendudukan dirinya di atas kasur sungguh dia sudah menahannya,bahkan tadi dia sempat terbuai oleh sapuan lembut Adam namun entah kenapa tiba tiba bayangan itu kembali muncul.


Suara pintu terbuka membuyarkan lamunan Alyla, "Mas maaf aku...sungguh sudah menahannya aku gak bermaksud.." Air matanya luluh rasa bersalah karna belum bisa memberikan dirinya kepada suaminya.


"Stt gak apa apa kita akan mulai pelan pelan,lagipula semua berawal dari kesalahanku jadi jangan salahkan dirimu sendiri.. hmm" Adam mengecup dahi Alyla "Ayo, aku sudah bikin janji sama dokter"


Selama dalam perjalanan Adam tak pernah melepas tautan tangannya,Alyla semakin merasa bersalah melihat Adam yang begitu sabar untuk menahan hasratnya.


Adam dan Alyla menemui seorang Dokter Umum,yang kemudian menyarankan menemui seorang psikolog untuk menyembuhkan trauma yang di alami Alyla,Psikolog tersebut menyarankan beberapa kali terapi yang harus di jalankan Alyla.


Selama berbicara dengan dokter Adam mendengarkan dengan baik sesekali mengusap tangan Alyla yang ada dalam genggamannya,usai konsultasi dengan psikolog Adam membawa Alyla pulang waktu sudah menunjukan pukul 8 malam.


"Oh ya Mommy juga,Azka gak nakalkan sama eyang?"


"Enggak Akka gak nakal,iya kan eyang"


"Iya dong Azka baik banget" Kata karina megusap rambut Azka.

__ADS_1


"Maaf ya mah ngerepotin"


"Gak apa sayang Mama seneng main sama Azka."


"Sudah sini Azka sama Daddy,Mom berat nanti" Azka mengangguk lalu berpindah ke pangkuan Adam.


"Gimana rumah barunya suka?"tanya Karina.


"Suka Mah,cuma kayaknya kegedean buat bertiga"


"Nantikan gak bertiga kalian kan bisa nambah anak lagi" Alyla menunduk entah kapan sekarang saja dirinya belum bisa menyerahkan dirinya pada Adam.


Melihat Alyla yang murung pun Adam menjawab Karina " Gak sekarang mah,Azka masih butuh kasih sayang kami tanpa terbagi,Azka sayang ngantuk belum kita tidur yuk?" Azka hanya mengangguk.


"Mom,Ayo keatas tidurin Azka" itu Adam yang bicara mereka sepakat panggilan Mommy da Daddy di depan Azka.


"Iya,..Mah kami keatas dulu" pamit Alyla.


"Iya sayang"

__ADS_1


Karina tersenyum melihat ke arah Adam dan Alyla, 'Semoga secepatnya kalian akan saling mencintai'


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca


__ADS_2