
Adam baru turun dari kamarnya untuk sarapan berbeda dari biasanya yang selalu berpakaian formal,hari ini Adam mengenakan kaos oblong putih yang di balut jaket denim dan celana jeans hitam juga sepatu converse.
"Bibi bisa tolong kemaskan pakaian saya untuk satu minggu kedepan" Titahnya kepada seorang maid.
"Baik Den" Sang Maid pun bergegas menuju kamar Adam.
"Pagi Dam.. Hari ini jadikan ke Lembang"
"Pagi Mah, Iya nanti Agak siangan"
"Terimakasih loh sayang kamu udah mau Mama repotin"
"Hmm"Adam hanya bergumam,karna mulutnya sedang mengunyah sarapan paginya.
Pukul sepuluh Adam bersiap,hari ini ia tak berniat memakai supir satu minggu kedepan Adam ingin mengistirahatkan dirinya seorang diri,meliburkan dari rutinitas kerjanya yang tak pernah selesai.
Memakan waktu kurang lebih dua jam setengah perjalanan Adam begitu menikmati perjalanannya.Adam tiba di kawasan Lembang di sambut udara sejuk dan hamparan kebun teh.
__ADS_1
Ponsel Adam berdering di atas dashboard,saat Adam meraihnya mobil Adam melewati jalan yang berlubang sehingga tanpa sengaja Adam menjatuhkan ponselnya yang masih terus berdering.
"Ck.. merepotkan" Adam melepas safety beltnya untuk mengambil Ponselnya yang terjatuh "Dapat.." katanya namun ketika Adam melihat kedepan seorang Anak kecil menyebrang dengan tiba tiba,Adam membanting stirnya ke arah kiri dan.. Brak mobil Adam menghantam pohon besar.Dahi Adam mengeluarkan darah yang lumayan banyak namun masih mendengar suara Anak kecil menangis memanggil Ibunya.
_________
Risa dalam perjalanan pulang mengajar dari Sekolah dasar membutuhkan waktu 30 menit di perjalanan untuk pulang.
Tadi Ane menghubungi Risa bahwa Ane, Aira dan Azka sedang berjalan jalan di sekitaran perkebunan teh sambil menunggu Risa di jalan.
Risa melihat Azka dari kejauhan sedang bermain bersama Aira,dan Ane.Azka melihat ke arah Risa tanpa berpikir panjang Azka menyebrang untuk menghampiri Risa hanya sepersekian detik hingga Ane pun tidak menyadari Azka pergi."Azka awas.." Risa berteriak.
Brak..
Mobil tersebut menghantam pohon besar di pinggir jalan.
"Mommy.." Azka menjerit kaget.
__ADS_1
Risa menghentikan motornya,berlari dan meraih Azka dalam pelukannya.Ane bersama Aira pun menghampiri Ibu dan anak yang sedang berpelukan,beruntung Azka baik baik saja,tangisan Azka menyadarkan "Mommy mo..mobilnya"Azka menujuk mobil dengan asap mengepul di kap mobil tersebut.
"Astagfirullah,, Ane tolong jaga Azka" Risa berlari ke Arah mobil.
"Permisi...Anda baik baik saja..permisi..bisa buka pintunya" Risa menggedor pintu mobil dengan panik,berharap orang di dalam sana masih sadar dan bisa membuka pintu mobil yang terkunci.
Dengan separuh kesadarannya seseorang tersebut membuka kunci,Risa segera membuka pintu mobil ternyata seorang pria "Pak anda bisa mendengar saya,anda akan baik baik saja saya sudah menghubungi ambulan"kata
Risa belum melihat dengan jelas karna separuh wajahnya pria itu dipenuhi darah.
Pria itu mengerjapkan matanya yang menangkap seseorang sedang berbicara padanya,ternyata seorang wanita berkerudung yang terlihat sangat anggun dan cantik meski dengan pandangan yang buram pria itu masih bisa merasakan getaran dihatinya seperti yang perah ia rasakan pada seseorang dulu.
Pria itu menjulurkan tangannya mencoba menggapai wajah nan ayu tersebut "Aluna" gumamnya,namun bisa terdengar oleh Risa.
"A..Adam.."Mata Risa membulat ketika dia menyadari orang itu adalah Adam.Tubuh Risa membeku lidahnya kelu nama itu keluar begitu saja dari bibirnya setelah 5 tahun Risa kubur dalam dalam.
Tangan Adam berhenti di udara bersamaan kesadarannya yang terenggut.
__ADS_1
Warga berdatangan mencoba membantu dan mengeluarkan Adam dari mobil hingga terdengar sirine ambulan berbunyi.