
Alyla melangkah terburu buru memasuki rumahnya salah itu rumah Adam..batin Alyla. Alyla memasuki kamar bergegas memasukan barang barang miliknya,beralih ke kamar Azka dan memasukan pakaian Azka.
Alyla duduk di tepi ranjang dengan segenap kekuatannya Alyla melepas cincin pernikahannya diatas secarik kertas cukup lama Alyla berdiam bahkan Adam sama sekali tak berniat mengejarnya.
Alyla menghela nafasnya untuk apa Adam mengejarnya mungkin mereka kini sedang.. Alyla menggeleng mengenyahkan pikiran buruknya tak ingin semakin larut dalam rasa sakitnya Alyla menarik koper tersebut.
Di ujung tangga bibi sedang menunggu tuan rumahnya membawa koper dari lantai atas Alyla hanya menyunggingkan senyumnya. "Bibi saya dan Azka akan menginap dirumah mama,beberapa hari"
Alyla menarik nafasnya yang terasa sesak. "Nanti saya akan hubungi mas Adam lewat telpon" sebelum bibi bertanya Alyla sudah menjelaskan terlebih dulu.
"Baik bu" jawab bibi sopan
Alyla merangkul bibi kedalam pelukannya "Tolong selama saya gak ada jaga mas Adam ya" Meski bibi terlihat bingung namun tak urung juga bibi mengangguk. "Saya pergi dulu, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" bibi sedikit heran dengan perkataan nyonyanya dia hanya menginap di rumah nyonya Karina yang tak jauh dari sana untuk apa berpesan seolah ingin pergi jauh.
Alyla memasuki taksi yang sejak tadi dipesannya "Maaf merepotkan pak, saya akan bayar sesuai argo"
"Iya neng" supir taksi itu menatap prihatin pada penumpangnya hari ini. "Jadi kita kemana sekarang neng?"
__ADS_1
"Tolong ke alamat yang tadi ya pak" Alyla akan menjemput Azka terlebih dahulu.
"Tolong tunggu sebentar ya pak" supir taksi itu pun hanya mengangguk.
Alyla membawa Azka yang hampir tertidur karna hari sudah mulai malam, Arya dan Karina bahkan terus membujuk agar mereka menginap,namun Alyla beralasan bahwa Adam tak mengijinkan mereka menginap,cukup sulit meyakinkan Arya namun tak urung juga mereka mengijinkan Alyla dan Azka pergi. Alyla bahkan sempat memeluk karina,yang membuat Karina sedikit bingung "Makasih ya mah sudah jagain Azka"
"Kamu kenapa sih ngomong gitu,lagian Azka tuh cucu mama,malahan mama seneng bila perlu tiap hari Azka disini"
.
.
"Saya juga bingung pak" kata Alyla lirih "Saya gak punya siapa siapa?" supir taksi hanya menanggapi dengan diam entah apapun yang menimpa penumpangnya namun hatinya ikut sedih.
"Gimana kalo neng ikut bapak,di dekat rumah bapak ada kontrakan yang sedang kosong" Alyla terlihat berpikir sebentar lalu mengangguk.
Adam meremas rambutnya frustasi saat Adam ingin mengejar Alyla tiba tiba Aluna menjerit sakit dan jatuh pingsan,mau tak mau Adam harus membawa Aluna terlebih dahulu ke rumah sakit.
Bukannya pergi Adam malah terjebak karna Aluna yang kritis, harusnya bukan seperti ini kenapa Alyla bisa tau saat semua hampir selesai niat Adam adalah setelah Aluna di operasi baru dirinya akan menjelaskan pada Alyla yang terjadi pada Aluna namun di saat operasi Akan dijalankan Aluna malah membatalkannya dan pergi begitu saja dari rumah sakit.
__ADS_1
Flashback
"Pak Adam nona Aluna membatalkan operasinya dan pergi dari rumah sakit tanpa sepengetahuan saya" kata dokter Rido yang tengah menghubungi Adam.
Adam bergegas untuk menemui Aluna dirumahnya setelah memberi pesan terlebih dulu pada Alyla. begitu Aluna membuka pintu Adam mengeryit melihat penampilan Aluna yang hanya memakai baju tidur tipis.
Tak ingin berpikiran buruk Adam segera berbicara pada Aluna "Kenapa kamu pergi dari rumah sakit?"
Bukannya menjawab Aluna malah masuk kedalam rumah begitu saja, mau tak mau Adam pun ikut masuk kedalam rumah. "Mau kopi?" Aluna mengacungkan gelas kopi yang di pegangnya kearah Adam.
"Ini bukan saatnya minum kopi Aluna" Adam menepis cangkir kopi yang disodorkan Aluna,namun entah mengapa kopi yang masih mengepul tersebut malah tumpah dibaju Adam sontak saja Adam mengibas dadanya yang terasa panas.
"Maaf Aku gak sengaja" kata Aluna. terburu buru Aluna membuka kancing kemejanya. "Maaf.. kamu bisa bersihin dulu badan kamu di kamar mandi" Tanpa kata Adam menuju kamar mandi dengan raut kesal Adam membersihkan dadanya yang tersiram air kopi panas.
Adam keluar dari kamar mandi setelah selesai namun pandangannya terpaku pada Alyla yang berdiri di depan pintu, Adam kalang kabut mengejar Alyla berharap Alyla tak salah paham "Sayang jangan salah faham aku bisa jelaskan" kata Adam namun saat Adam akan mengejar keluar rumah Aluna berteriak sambil memegang kepalanya "Adam sakit" lalu Aluna jatuh pingsan.
Dan disinilah dia terjebak dengan keadaan Aluna yang masih berada di IGD.
Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.
__ADS_1