
Risa berdiri di balkon rumahnya memandang jauh kedepan, disaat semua orang tertidur di jam 3 malam seperti ini,Risa akan terbangun di setiap malam.Bahkan seperti Alarm otomatis mimpi buruk itu akan membagunkannya tepat saat Risa meninggalkan pria itu di jam 3 malam 5 tahun yang lalu.
Jika sudah begitu Risa akan menangis sambil terus meminta ampun pada sang khalik di atas sajadahnya disepertiga malam,meminta ampun atas dosa yang sudah dia lakukan hingga menghasilkan Azka di dunia,meski itu terjadi karna paksaan dan karna ketidak berdayaannya Risa merasa sangat berdosa karna telah memberi celah itu sampai terjadi.Meski begitu baginya Azka adalah anugrah teridah dalam hidupnya.
Hingga satu bulan sejak terenggutnya kesucian Risa mendapati kenyataan bahwa Risa tengah mengandung,terpuruk,marah dan hancur disaat Risa akan melupakan segalanya dan mencoba hidup baru,namun kenyataan yang lainnya membuatnya semakin terpuruk.
Pernah suatu hari Risa hampir menyerah namun seseorang menyelamatkannya dan memberi kekuatan.Seorang wanita cantik nan anggun dengan balutan pakaian syar'i nya mengulurkan tangan memberi Risa kesempatan untuk belajar bersamanya menjadi lebih baik.Bersama wanita itu Risa belajar bangkit,dan mulai melanjutkan kuliahnya bahkan meski harus mendengar cemoohan dari orang lain karna hamil diluar nikah namun wanita itu terus memegang tangannya dan memberi semangat.
Tidak mudah kuliah sambil bekerja bahkan dalam kondisi hamil seperti Risa.Namun berkat kegigihannya Risa bisa berhasil.
Annisa azzahra Dari wanita itu Risa belajar menutup auratnya. wanita itu seperti malaikat bagi Risa yang terus mendorongnya dalam kebaikan.
__ADS_1
Hingga 4 tahun lalu Annisa meninggal dunia karna penyakit yang dideritanya yang di sembunyikan dari Risa,selama itu Annisa selalu bersikap ceria dihadapan Risa hingga Risa tak tahu jika Annisa menderita sakit.
Wanita itu telah mengajarkannya bahwa akan ada kemudahan dalam setiap kesulitan.
Setelah Annisa meninggal,Risa pindah kerumah yang ia tempati sekarang,bersama Azka dalam gendongannya,menyewa rumah dan mencari pekerjaan beruntung segalanya terasa mudah bagi Risa entahlah tapi Risa berpikir Allah begitu menyayanginya, meski hidup sendiri tapi tak pernah kekurangan sama sekali apalagi jika sesuatunya berhubungan dengan Azka.
Dari tempat inilah Risa memulai segalanya dengan lembaran baru,meski dengan sedikit kebohongan yang mengatakan bahwa dirinya janda.
"Mommy hari ini Akka gak ikut kesukolah ya Akka mau main dirumah tante Ane aja" Azka duduk di meja makan.
"Yakin? "Azka mengangguk.
__ADS_1
"Oke,, tapi Azka janji jangan bikin ulah,dan jangan ganggu Mang Udin,dia lagi sibuk kerja" Mang Udin Adalah pria paruhbaya penjaga vila di depan rumah mereka yang kini sedang dalam proses ranovasi.
Mereka tinggal di sekitaran perkampungan yang asri dan sejuk di Lembang sekelilingnya di penuhi tanaman teh yang indah,sehingga banyak Villa-villa yang berdiri disana,salah satunya Vila yang di jaga Mang Udin milik pengusaha kaya asal jakarta yang tepat di sebrang rumah mereka hanya terhalang jalan desa yang tidak terlalu besar.
"Oke Mom"Azka mengacungkan jempolnya.Risa mengusak rambut azka gemas,tanpa Risa sadari Azka telah merencanakan sesuatu yang akan membuatnya senang hari ini,menjahili Aira misalnya,Azka selalu membuat Aira menangis karna kejahilan yang Azka buat.
"Ya sudah mama pergi dulu sekalian mama mau kerumah tante Ane titipin kamu"Azka mengangguk.Risa mengecup dahi Azka.
"Asalamualikum..sayang"
"waalaikum salam.. Mom"
__ADS_1