Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- End


__ADS_3

"Kenapa Ay?" Yasmin sekali lagi bertanya berharap Kanaya mau membuka hatinya dan berbicara.


Kanaya menggeleng "Aku gak pa-pa Kak, cuma lagi dilema aja, aku mau kuliah keluar negeri tapi di sisi lain aku juga gak mau ninggalin mommy" bohongnya.


Yasmin mengeryit "Oh gitu ya,kalau itu emang mau kamu berangkat aja Ay, soal mommy jangan khawatir, kakak bakalan sering kesini jenguk mom"


Kanaya mengangguk "Makasih ya kak, aku percaya sama kakak" Kanaya memeluk Yasmin "Ya udah deh kak aku ke kamar dulu ya, udah ngantuk"Kanaya meninggalkan Yasmin yang masih duduk sendiri di bangku taman.


Yasmin belum beranjak ia masih menikmati udara malam yang sejuk di tambah langit yang cerah,membuatnya enggan untuk masuk kedalam rumah, hingga beberapa saat ia terduduk dan merasakan seseorang memeluk dan menyampirkan selimut dibahunya "Kenapa belum masuk, disini dingin Yang" Azka mengeratkan pelukannya.


"Disini sejuk mas, enak banget"


"Iya tapi angin malam gak bagus buat kamu" Azka berjalan memutar dan mendudukan dirinya di sisi Yasmin sambil merapatkan tubuh Yasmin memeluknya.


"Kenapa sih, malah ngelamun?"


"Aku kefikiran Aya, mas. dia kaya lagi banyak fikiran, aku udah tanya tapi dia cuma bilang lagi dilema antara pergi kuliah atau enggak, aku ngerasa alesannya bukan itu deh Mas, dia nyembunyiin masalahnya"


"Kamu jangan terlalu banyak berfikir, Aya sudah besar dia tau mana yang baik dan buruk,dan itu bukan sesuatu yang besar buktinya daddy masih diam.."


"Jadi daddy tau..?"


"Daddy tuh selalu tau apapun yang terjadi pada anaknya, meskipun kita menyembunyikannya"


"Jadi Aya punya bodyguard gitu..?"


"Lebih tepatnya mengawasi dari jauh, apa lagi Aya anak perempuan daddy memberi pengawalan extra"


"Wow.. keren ya, daddy tuh bukan cuma tampan tapi juga bertanggung jawab plus sayang keluarga"


"Jangan muji cowok lain depan aku"


Yasmin mengeryit "Kamu cemburu..?"


"Tentu saja, kamu cuma boleh muji aku"

__ADS_1


"Ya ampun mas itu daddy loh masa mas cemburu sama daddy.."


Azka mendesis "Tetep aja dia tuh cowok"


Yasmin terkekeh "Ya deh, suami aku yang paling ganteng paling keren, paling baik" Azka serasa melambung tinggi mendengar pujian Yasmin apalagi mata Yasmin yang hanya tertuju padanya "Dan kamu adalah suami yang terbaik dari suami suami terbaik yang ada di dunia ini, gak ada yang bisa mengalahkan kamu bagaimana sabarnya kamu saat dulu merawatku dan gak pernah ninggalin aku meski dalam keadaan apapun terimakasih..aku harap kamu akan terus setia bersamaku selamanya" Yasmin memberi kecupan di pipi Azka.


Azka terharu mendengar ungkapan panjang lebar dari Yasmin "Tentu saja kamu akan jadi satu satunya untukku,aku akan setia sampai maut memisahkan" Yasmin mengeratkan pelukannya.


Azka bangkit dan membawa Yasmin dalam gendongannya "Ya ampun mas, ngapain? turunin nanti dilihat orang malu mas"


"Ngapain malu sayang, lagian semua orang udah pada masuk kamar.." Apalagi taman itu mengarah ke lorong kamar yang mereka tempati, jadi jarang di lewati orang.


"Tapi mas tongkatku.." Azka tak menghiraukan ucapan Yasmin ia terus membawa Yasmin hingga memasuki kamar mereka dan menendang pintu dengan kaki.


"Masih sakit gak," bisik Azka.


Yasmin mengeryit "Apanya"


"Ini masih sakit gak..?" Azka menyentuh milik Yasmin yang masih tertutup gamis.


Pipi Yasmin memerah, belum lagi tubuhnya menegang saat Azka menyentuh miliknya. "Eng.. gak, cuma sedikit.." katanya gugup.


"Aku mau lagi boleh kan? satu ronde aja,aku jamin kali ini gak akan sakit kayak tadi pertama kali.." Yasmin menganga kehilangan kata kata.


"Mas.." Azka tak mau menunggu lama lagi ia langsung menerjang Yasmin memberikan luma tan-luma tan kecil di bibir bawah dan atas sesekali Azka menyesap kuat hingga bibir Yasmin terasa kebas.


Azka mulai melucuti semua kain yang menempel menutupi tubuh indah Yasmin,lalu kembali memberikan sentuhan sentuhan yang membuat Yasmin melayang, bibir mereka masih bergelut,dengan lidah yang saling membelit, meski Azka lebih dominan,namun Yasmin juga tak kalah ingin menyenangkan suaminya, dengan bergerak sesuai instingnya.


Azka mulai mengelus,meraba dan meremas bagian bagian yang menonjol di tubuh Yasmin, dan membuat Yasmin semakin melenguh diantara tautan bibir mereka.


Kini bibir Azka mulai menjelajahi sungai dan mendaki kedua gunung itu bergantian,melu mat, menjilat dan menyesapnya kuat, sesekali mengigit kecil , membuat Yasmin makin menggelinjang dengan kepala yang mendongak ke atas "Ah... mas.."


"Emmmhh.." geraman Azka saat merasakan dirinya tak mampu lagi menahan rasa untuk segera memulai permainan inti mereka.


Entah kapan Yasmin tak sadar kini tubuh mereka sudah tak terhalang apa pun lagi untuk menyatu, "Aku masuk sekarang" gumam Azka.

__ADS_1


Yasmin hanya mengangguk lalu sesaat kemudian ia dapat merasakan sesuatu yang besar dan panjang menembus miliknya perlahan, masih terasa perih namun tak sesakit pertama kalinya.


"Apa sakit..?"


"Sedikit.."


"Maaf, tapi aku gak bisa berhenti sekarang.."


"Its okay.. aku gak pa-pa" Azka mulai memacu perlahan bergerak maju mundur dan menghentak hingga Yasmin bisa merasakan getaran dalam dirinya semakin hebat, Azka masih bergerak lembut karna tak ingin menyakiti Yasmin,"Engggh.." Yasmin mendesah tertahan"Mas aku.."


Azka terus memacu meresapi gesekan dengan menarik ulur dan menciptakan kenik-matan bagi keduanya"Oh... Yasmin.. sayang" Azka sudah tak bisa bertahan lagi hingga dalam permainan yang kurang lebih ia lakoni selama 20 menit akan segera mencapai puncak.


"I love you, ilove you, oh..aku cinta kamu Yasmin" teriak Azka sambil menyemburkan benihnya.


"Arrrgghhhhh"


"Enggghhhh"


Azka menciumi semua bagian wajah Yasmin "Terimakasih sayang.."


"Terimakasih juga suamiku.."


Azka selalu merasa bahagia saat Yasmin mengatakan kata 'Suamiku' itu seperti kata kata yang tak terucap oleh Yasmin yang mengatakan Azka adalah milik Yasmin dan tentu Yasmin adalah milik Azka.


Azka merapatkan tubuh mereka dan menarik selimut, Yasmin bahkan sudah tertidur lelap "Selamat tidur sayang.." Azka mengecup dahi Yasmin lalu ia ikut memejam.


.


.


End


__________


Siang siang bikin yang panas, biar tambah panas..🤭 dah ya!!!

__ADS_1


Azka dan Yasmin udahan,mungkin nanti akan nyelip dikit dikit di antara kisah Kanaya..


Untuk Kanaya buat baru..? atau lanjut disini nih..?


__ADS_2