Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Jalan jalan


__ADS_3

Nafas Adam masih terengah tangannya menyelusuri wajah Alyla yang masih menormalkan jantungnya "kamu ketakutan?"


Alyla menggeleng dengan pipi merona, Alyla sungguh malu, mereka masih dibawah selimut dengan saling berpelukan tanpa sehelai benang pun, Alyla menggigit bibir bawahnya ketika merasakan sesuatu mengeras lagi dibawah sana,Adam mengumpat dalam hati ketika merasakan dirinya menegang lagi sungguh Adam tak akan merasa puas dengan Alyla,Adam ingin menyerangnya lagi namun tidak sekarang Alyla mungkin akan ketakutan dan kesakitan lagi jika Adam terus menerus menggempurnya.


"Terimakasih.." Adam lalu mengecup dahi Alyla


"Terimakasih juga sudah bersabar" kata Alyla.


"Tidak, jangan katakan apapun yang akan membuatmu merasa bersalah karna kita sudah sepakat tak akan mengungkit yang telah lalu, karna kamu tau siapa diantara kita yang paling bersalah" Adam mengusap bibir Alyla dengan jarinya lalu mendekatkan rautnya untuk mel**atnya lembut "Kita harus mandi, kalau tidak acara jalan jalan kita akan batal" Alyla tau apa yang Adam maksud jika mereka masih bergelung dalam selimut maka Adam akan menyerangnya lagi, dan Alyla masih kelelahan karna serangan Adam tadi.


"Baiklah aku atau mas dulu"


"Mau mandi bersama?" Alyla memelototkan matanya, namun Adam sama sekali tak menghiraukannya dan membopong Alyla ke kamar mandi lalu memasukannya ke dalam bathub meneteskan aroma terapi serta sabun hingga gelembung memenuhi isi bathub tersebut barulah Adam merangsek masuk kebelakang Alyla.


Alyla benar benar malu untuk pertama kalinya mandi bersama Adam,sesekali Adam memijit bahu Alyla hingga Alyla merasakan rileks.

__ADS_1


setelah berendam selama setengah jam Adam membersihkan tubuh mereka dan melakukannya dengan telaten dan benar benar hanya mandi, Adam benar benar menahan dirinya untuk menerjang Alyla.


"Mas udah ih malu tau"


"Malu kenapa sih, kita harus sering sering melakukan ini" Alyla memberengut dirinya sungguh malu,tapi hanya bisa pasrah.


Adam membawa Alyla berjalan di sekitaran danau Zurich, Adam tak ingin di temani tour guide yang di sediakan Arya,karna mereka hanya berjalan jalan sekitaran apartemen yang memang tak tak terlalu jauh. Adam berjalan berdua dengan Alyla menikmati pemandangan menggenggam tangan Alyla sepanjang jalan.


Mereka duduk menikmati suasana Adam merapatkan baju hangat Alyla ketika dirasa udara semakin dingin,Alyla tersenyum dan di balas dengan senyum tak kalah manis dari Adam.


"Dingin tapi suka suasananya tenang"


Adam menarik kepala Alyla agar bersandar di bahunya, "Mau balik ke Apartemen sekarang"


"Bentar lagi mas"

__ADS_1


"Oke" Adam mengelus bahu Alyla untuk menyalurkan kehangatan "Sayang mau kopi gak,Ada kedai kopi di sana"


"Boleh mas,kayaknya enak dingin dingin minum yang anget"


"Ya udah kamu tunggu disini aku beli dulu,jangan kemana mana!"


Adam menyebrang jalan untuk membeli kopi,Adam mengantri seperti para pelanggan yang lain,ketika Adam sudah mendapat kopinya Adam bergegas untuk menemui Alyla namun ketika Adam hendak berbalik Adam tak sengaja menabrak seseorang "Sorry, Are you okay?" Tanya Adam ketika melihat orang itu terjatuh,Adam tak bisa melihat wajahnya karna tertutup masker dan kupluk.


"Ya" Namun orang tersebut malah memalingkan wajah dari Adam dan segera bangun,lalu merapikan maskernya,juga kupluk yang menutupi kepalanya.


"Oh okay" Adam pun berlalu ketika melihat orang yang ia tabrak terlihat baik baik saja.


Ketika Adam pergi orang tersebut mengikuti Adam hingga melihat Adam menemui Alyla terlihat Adam memberikan satu kopi yang tadi di bawanya kepada Alyla.


Orang tersebut membuka kupluk dan maskernya sorot matanya sendu sambil berbicara lirih "Adam" katanya sambil melihat ke arah Adam yang duduk dengan seorang perempuan.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.


__ADS_2