
Azka berusaha pulang lebih cepat agar bisa menemani Yasmin, karna Yasmin yang selalu berusaha keras untuk berlatih maka itu membuatnya khawatir Yasmin akan kelelahan.
Pukul dua siang Azka merapikan berkasnya, Azka bisa tenang karna Raja hari ini di jemput Sandi ke sekolah untuk menghabiskan waktu di akhir pekan seperti biasanya maka ia akan langsung pulang sekarang.
Azka memarkirkan mobilnya di garasi dan masuk kedalam rumah,begitu masuk Azka dikejutkan dengan pekikan Aira "Berisik tau " Azka menyentil kening Aira.
"Sakit tau.. aku adu in baru tau loh" Aira mendengus.
"Sono sono aduin aja, emangnya takut" Azka melihat Alyla yang duduk sambil geleng geleng kepala melihat tingkah Aira dan Azka, "Assalamualaikum mom"
"Waalaikum salam"
Aira mengeret Azka duduk di sofa ruang tamu "Sini aku punya permintaan" Aira duduk di sisi Azka sambil memeluk lengan Azka.
"Apa sih ngomong aja cepetan aku mau ketemu Yasmin"
"Oh iya aku juga belum sempet jenguk, nanti deh abis ini..tapi dia sehatkan?"
Azka mengangguk dan mengiyakan "Jadi ada apa?"
Azka melihat kearah Alyla "Itu Aira lagi ngidam sesuatu.." kata Alyla.
__ADS_1
"Oh ya kamu lagi hamil? berapa bulan"
"Baru lima minggu" Azka mengusap rambut Aira.
"Selamat ya.. ngidamnya apa?, terus kemana suami idaman mu itu,masa biarin istrinya kesini sendirian?" Aira sudah menikah setahun yang lalu dengan anak pemilik perusahaan tempat Ayah Aira bekerja, katanya mereka bertemu saat Aira menemui Ayahnya di kantor tersebut yang bekerja sebagai manager, Ferdi pria itu terus mengejar Aira hingga Aira luluh,dan akhirnya satu tahun lalu mereka menikah,sikap Aira tak berubah masih tetap manja namun itu katanya yang membuat Ferdi jatuh cinta padanya.
Alyla tertawa "Itu yang lucu, masa Aira cuma izinin Ferdi anter doang gak boleh turun dari mobil, Aira sampai nangis tadi katanya itu mau Baby nya yang gak mau ditemenin sama Ayahnya,yah kepaksa Fardi pergi lagi"
Azka tertawa, sambil mengacak rambut Aira lagi "Ada ada aja"
"Jadi gini Ka, tadi pas waktu bangun tidur aku langsung keinget kamu, tiba tiba pengen perutku di elus kamu, mau ya"
"Terus sambil bisikin 'Om bakalan beliin mama kamu mie ayam depan komplek' begitu.."
"Wah... ini mah modus bilang aja mau mie ayam, malah suruh bisik bisik dulu" dengus Azka.
"Udah lah Ka, lagian kasian Aira jauh jauh datang tapi kemauannya gak diturutin"
"Iya nanti anakku ileran loh Ka, masa tega"
"Oke ... oke..jadi abis ngelus perut kamu aku juga mesti beli mie ayam dong" Aira pun mengangguk.
__ADS_1
Azka pun menuruti keinginan Aira mengelus perut Aira yang masih rata itu sambil berbisik, yang Azka tak tau Yasmin melihat itu semua.
Setelahnya Azka pergi kedepan komplek untuk membeli mie ayam untuk Aira begitu datang mie ayam di sambut Aira dengan girang, lalu Aira pergi begitu saja menuju arah dapur untuk memakan mie ayamnya.
Azka menggeleng lalu bergegas menemui Yasmin, tadi sebelum membeli mie ayam Azka sempat bertemu suster, dan suster mengatakan bahwa Yasmin sudah istirahat di dalam kamar.
Azka membuka pintu kamar dan mendapati Yasmin yang sedang tertidur, Azka mendekat kearah Yasmin membenarkan letak selimut Yasmin lalu mengecup dahinya,senyum tersungging dari bibir Azka, Azka mengingat permintaan aneh Aira saat mengidam, lalu ia mulai membayangkan bagaimana nanti jika Yasmin hamil apa ia juga akan kerepotan memenuhi keinginan yang aneh aneh seperti keinginan Aira tadi, ah ia tak akan mengeluh dan akan terus memberikan apapun keinginan Yasmin nanti.
Selesai dengan lamunannya Azka berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan diri.
_____________
Udah tiga bab ya,jangan lupa๐
Like...
komen...
vote....
๐น๐น๐น๐นโโโ
__ADS_1