
Yasmin dan Dina sedang merapikan meja hari ini mereka akan merayakan ulang tahun Raja,hanya mereka ibu,Yasmin dan Raja juga Dina yang sudah semakin akrab dengan bocah gembul itu, Raja sudah berjingkrak gembira memakai topi kerucut juga memegang balon.
"Sayang jangan dulu di colek kuenya..!!" Yasmin mengalihkan perhatian Raja dari kue yang terlihat lucu bercorak robot kesukaannya.
"Sebentar tunggu nenek dulu ya"
Raja mengangguk lalu berteriak "Nene cepthan.."
"Iya nenek datang" ibu datang membawa nampan berisi empat gelas jus jeruk.
"Oke sekarang sudah kumpul Raja berdoa dulu" Dina memegang ponsel Yasmin mengabadikan kelucuan Raja.
"Ya Allah Rada mo yayah.." semua orang terdiam termasuk Dina yang sudah tau semua cerita Yasmin.
Yasmin meringis dalam hati, 'Haruskan Raja dipertemukan dengan Ayahnya' terlepas Sandi jahat atau tidak tapi Raja berhak tau siap ayahnya.
Dina kembali berkata sambil mencairkan suasana "Oke sekarang doanya sudah, semoga doa Raja terkabul..Aamiin.. tapi sekarang kita potong kuenya"
Sambil bernyanyi potong kue...Yasmin membimbing Raja dan mengarahkan pisau kue dan memotongnya "Ye..yyy" mereka bertepuk tangan. "Jadi kue pertama buat..?"
"Akuh.." jawab Raja dan semua tertawa karna kue pertama Raja memakannya sendiri, Raja malu malu melihat kearah Yasmin " Bundta mahhu..?" Yasmin tersenyum lalu mengangguk.
Raja menyuapkan kue yang tadi sudah digigitnya kearah Yasmin, Yasmin memakannya lalu mencium pipi Raja "Terimakasih sayang".
"Buat nenek mana dong?" Raja menyuapkan kembali kepada Neneknya berlanjut juga ke Dina.
"Bat onti Ina.."
"Oh.. terimakasih sayang" Dina juga memberi ciuman di pipi Raja "Oh iya ini kado dari onti buat Raja"
"Uaaaahh telimaacih onti, bundta ana..?" Raja menengadahkan tangannya kearah Yasmin.
"Yah gimana dong Bunda lupa gak beli kado" Raja merengut,lalu menunduk..namun tiba tiba ia tersenyum saat melihat sebuah kado berada dihadapannya "Mana mungkin Bunda lupa sama kado buat Raja"
__ADS_1
"Yeyyyy" Raja meloncat gembira.
"Nah ini dari nenek.." ibu juga memberi sebuah bungkusan kepada Raja "Semoga Raja cepet tumbuh besar, jadi anak soleh,baik hati,kuat dan pintar"
"Hollleee telimaacih nene, bundta"
"Sama sama sayang" sahut ibu dan Yasmin berbarengan.
Tok..
tok..
Terdengar suara ketukan pintu membuat Yasmin mengalihkan pandangannya "Biar ibu aja" kata ibu lalu berjalan kearah pintu untuk membukanya.
Tak lama ibu sudah kembali dengan seseorang dibelakangnya "Hai.." sapanya.
Raja melihat kearah suara dan bersorak senang "Yayah..." Raja berlari kearah Azka,ya,orang yang baru saja mengetuk pintu adalah Azka.
"Hellleee maacih Yah.."
"Sama sama"
Semua orang saling pandang tak terkecuali Dina yang menatap Yasmin "Kamu ngundang dia.."
Yasmin menggeleng. "Raja gimana kalo sekarang buka kado dulu sama onti" Raja mengangguk antusias lalu turun dari pangkuan Azka dan pergi ke ruang tengan bersama Dina.
"Nak Azka silahkan diminum" ibu menyuguhkan minuman.
"Terimakasih bu" Azka duduk di kursi, lalu diikuti Yasmin.
"Dari mana kamu tau ini ulang tahun Raja?" tanya Yasmin.
"Kan kemarin kamu beli hadiah buat Raja"
__ADS_1
"Ya kan gak selalu beli hadiah tuh buat yang ulang tahun"
"Itu artinya insting aku kuat"
Yasmin mencebik "Oh iya aku juga mau ngasih ini" Azka memberikan sebuah kartu.
"Undangan.. kamu nikah?"
"Ck.. gimana mau nikah orang pengantin cewek nya menghindar terus" Yasmin mengalihkan pandangannya dari Azka entah kenapa sejak kemarin dadanya selalu bergemuruh saat melihat Azka"Itu anniversary mom sama dad,kamu harus datang" Yasmin membaca tinta emas yang tergores di sampulnya.
"Kenapa?" Yasmin mengeryit "Aku gak terlalu kenal sama orang tua kamu,sama tante..emm..tante Alyla juga baru ketemu satu kali..
"Ya makannya aku mau kenalin" potong Azka.
Yasmin melongo "Ngapain?"
"Ya supaya lebih akrab jadi mom sama dad bisa kenal kamu lebih jauh "
"Aku gak bisa Ka, maaf" sejak kemarin Yasmin tak memanggil Azka mas lagi.
"Aku serius Yas, mau nikahin kamu"
"Sekalipun aku hanya memanfaatkan kamu demi Raja..?"
"Aku gak keberatan.." Azka yakin lambat laun ia akan bisa mengambil hati Yasmin lagi pula Yasmin melakukannya untuk kebaikan Raja.
"Azka..?"
"Gak bisa ya kita coba dulu?" tanya Azka penuh harap.
Yasmin menunduk lalu memejam "Oke aku datang, tapi cuma buat ngehadirin acara aja"
"Makasih,meski begitu aku bakal kenalin kamu sama mommy dan daddy" Azka membenarkan posisi duduknya "Em.. boleh aku main sama Raja dulu?" Yasmin mendongak melihat manik Azka melihat ketulusan dimata Azka membuatnya semakin berdebar, Yasmin menahan nafasnya lalu mengangguk.
__ADS_1