Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Tua tua keladi


__ADS_3

Hidup Alyla seolah sudah sempurna di pernikahannya yang kini menginjak 16 tahun di karuniai tiga anak yang cantik dan tampan,Sisulung Azka Putra Sadewo yang kini berumur 20 tahun dan tengah mengenyam bangku kuliah. Kanaya Prameswari Sadewo yang kini berusia 15 tahun yang kini sedang sibuk untuk menghadapi ujian akhir di bangku SMP,dan yang terakhir sibungsu Fardan Adly Sadewo yang berusia 12 tahun.


Hari hari Alyla dihabiskan untuk mengurus anak anaknya,dan suami tercintanya yang sekarang masih bergelung dibalik selimut.


"Mas ayo bangun aku harus siapin sarapan buat anak anak"


"Mas jadi ngantuk abis ber cinta sama kamu sayang,sekali aja yah biar bibi yang siapin sarapan" ya Adam yang kini berusia hampir setengah abad masih saja tak bisa berhenti jika sudah berhadapan dengan sang istri yang masih saja cantik di usia 42 tahun, mereka baru selesai bergelut sehabis sholat subuh.


"Mas kan tau anak anak cuma mau makan masakan aku" Alyla mencoba untuk menyingkirkan tangan Adam yang masih memeluk pinggangnya di dalam selimut yang menutupi tubuh polos mereka.


"Ck.. iya iya" Adam pun bangun dari baringannya. "Tapi mandi bareng ya!"


"Tapi mas.." belum selesai Alyla berbicara Adam sudah membawa Alyla kedalam gendongannya,Adam masih saja kuat membopong istrinya meski sudah tak muda lagi dan perawakan Alyla yang kini lebih berisi,Adam memang lebih menjaga kesehatan dengan berolah raga maka di usia mereka yang tak lagi muda Adam masih bugar dan sehat juga tampan.


Alyla mengeram kesal karna sang suami mengajaknya mandi bersama,benar saja acara mandi jadi lebih lama,karna Adam kembali menggempurnya.


Setelah setengah jam terlambat Alyla turun dan sudah mendapati anak anak nya yang menampilkan wajah cemberut. "Mommy kan tau aku lagi ujian lama banget" Kanaya sudah berbicara sebelum Alyla mencapai meja makan.


"Aku juga" kata fardan.


Alyla meringis semua karna Daddy mereka yang tak mau berhenti "Maafin mommy ya sayang,mom bangun kesiangan" sesal Alyla.


"Kesiangan atau kesiangan" Azka duduk di meja makan,tentu saja dirinya sudah dewasa pasti tau yang dilakukan Mommy dan Daddynya di dalam kamar. "Mommy ngurusin bayi tua mommy terus" Azka menggerlingkan matanya.


"Jangan ngomong sembarangan depan adik kamu Ka!"

__ADS_1


"Emang mommy punya bayi lagi,aku gak mau punya adik lagi" tentu saja Alyla melotot kearah Azka sekarang, ucapan Kanaya benar benar serius, Kanaya tak ingin berbagi kasih sayang mommy dan daddynya dengan kehadiran adik lagi,karna sejak Fardan lahir yang hanya berjarak 3 tahun dengannya Kanaya merasa tersaingi, dan itu yang menyebabkan Kanaya sering menjahili adiknya.


"Aku juga gak mau Mom" timpal Fardan,sibungsu ini memang agak irit bicara.


Sedang Azka langsung tertawa, "Ya udah Mom aku berangkat ya" Azka meraih tas gendongnya dan menyampirkan nya di bahu.


"Sayang kamu belum sarapan"


"Keburu kesiangan Mom, aku ada kuliah pagi, mommy urusin aja bayi tua mommy" Azka pergi setelah mencium punggung tangan Alyla, "Salamin buat Daddy mom"


"Loh kalian juga mau kemana" Alyla melihat Kanaya dan Fardan bangun dari duduknya.


"Kesiangan mom" kata Fardan,


"Ingat ya mom aku gak mau adik lagi" kata Kanaya. mereka pergi untuk sekolah di antar pak supir yang juga sudah terbiasa mengantar mereka.


"Ya kemana lagi udah berangkat lah,semua gara gara kamu ya mas,mereka pergi tanpa sarapan"


"Ya gak papa kali sayang disekolah ada kantin jadi mereka bisa makan disekolah,kalo gitu kita bebas dong" Adam sudah memeluk Alyla.


"Ya ampun mas ini udah siang,sana berangkat kerja" Alyla mendorong dada Adam.


"Sekali lagi ya"


"Gak ada, udah tua mas gak inget umur apa, sana cepet pergi"

__ADS_1


"Mas diusir nih" Alyla mendorong Adam dan membawa tas kerja Adam.


"Bodo,sana cepet" supir sudah menunggu Adam dan membuka pintu.


"Mas harus suruh Azka cepet selesain kuliahnya biar bisa gantiin mas,biar kita bisa honeymoon keliling dunia,hebatkan ide mas?"


"Ya nanti kalo Azka udah lulus kuliah baru ngomong" Alyla mencium punggung tangan Adam dan mendorongnya hingga memasuki mobil,jika terus dibiarkan dirumah bisa remuk badannya di gempur Adam.


"Sayang mas belum cium kamu" panggil Adam.


Sang supir senyum sendiri melihat interaksi kedua majikannya yang selalu romantis dan hangat dengan istrinya sedangkan jika di kantor Adam akan kembali ke mode dingin.


"Udah pak jalan"Titah Alyla.


"Sayang nanti mas kerjanya gak semangat kalo gak dicium dulu" rengek Adam,yang kini sudah berada di dalam mobil dan mengeluarkan kepalanya di jendela.


Alyla mendekat untuk mencium pipi Adam "Pak Didi tutup mata!" perintah Adam, sang supir pun menutup matanya rapat tak berani membantah ucapan majikannya.


Alyla bermaksud mencium pipi Adam namun Adam membalik wajahnya yang otomatis bibir Alyla mendarat di bibir Adam,Adam dengan sigap menarik tengkuk Alyla hingga tanpa bisa melawan bibir Alyla sudah di lu mat habis suaminya "Terimakasih sayang" Adam mengerlingkan matanya.


Sedang Alyla benar benar sudah kesal sekarang "Jalan pak" kata Adam tanpa rasa malu.


Alyla mengeram "Dasar tua tua keladi!"


Dan Adam pun tergelak.

__ADS_1


__________


Hai.. hai... hai.. siapa yang kangen Adam dan Alyla,dan siapa yang mau tau kisah cinta Azka tunjuk tangan☝️kalo komennya banyak aku buatin kisah Azka di bawah👇 SEASON 2.


__ADS_2