Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Pencarian


__ADS_3

Alyla mengerjapkan matanya "Sayang kamu sudah bangun" Adam menemani Alyla sejak tadi dan tak melepas tautan tangannya.


Alyla mengedarkan pandangannya ini di kamarnya, ternyata mereka membawa Alyla pulang, Alyla teringat kejadian yang menimpa Azka dan Karina terburu buru Alyla terbangun dan mendudukan dirinya "Mas gimana Azka dan Mama?" Alyla mengguncang tangan Adam.


Adam hanya menggeleng, Alyla menangis histeris bahkan sampai berontak dipelukan Adam "GAK MAS, NGGAK TOLONG CARI AZKA MAS..hiks hiks"


"Tenang sayang kita sedang berusaha" Adam mencoba menenangkan Alyla.


"APA.. APANYA YANG TENANG MAS.. BALIKIN AZKA MAS BALIKIN ANAKKU...aku mohon mas cari..." suara Alyla makin melemas seiring kesadarannya yang kembali hilang.


Adam bukan menutup mata dirinya juga sungguh khawatir, mereka masih melakukan pencarian bahkan Arya mengerahkan semua kekuatannya untuk mencari Karina dan Azka.


Alyla pingsan setelah melihat bodyguard yang diutus untuk menjaga mereka tewas mengenaskan di taman bermain tadi. bagaimana tidak berpikiran buruk bodyguardnya saja dibunuh dengan mengenaskan bagaimana bila itu terjadi pada Azka dan Karina.


Adam masih menatap ke arah Alyla ketika pintu kamar terbuka menampakan Leo "Pak kita harus bicara" Adam pun beranjak dari duduknya dan pergi kearah ruang kerja disana sudah ada Arya yang menunggu.


"Gimana Pa?"

__ADS_1


"Kita masih melacak keberadaan mama" disana ada Ali dan satu orang yang sedang melacak keberadaan karina, berbekal cincin pernikahan dari Arya yang ternyata tersemat alat pelacak.


Arya tak pernah menyangka alat itu akan berguna sekarang karna awalnya Arya hanya mengikuti saran dari koleganya untuk menanamkan alat pelacak ke cincin pernikahannya.


Selama ini mereka tak memiliki musuh yang berbuat hal semacam ini beruntung Arya mengingat alat pelacak tersebut hingga mereka bisa mengetahui keberadaan Karina dan Azka. "Ketemu Pak" kata seseoarang yang sejak tadi mengitak ngatik laptop milik Adam.


"Dimana?"


"Ini Pak" orang tersebut menunjuk titik merah yang tak bergerak.


"Kita kesana sekarang" mereka bergegas untuk menyasar lokasi tersebut.


Adam dan Arya berjalan mengendap kearah sebuah gedung tua diikuti polisi dan juga para bodyguard Adam membuka pintu yang sudah terlihat tua dan rapuh tersebut.


"Mama" seru Adam ketika menemukan Karina terikat di sebuah kursi dengan mulut tersumpal dan tak sadarkan diri.


Arya segera berlari menuju istrinya dan melepaskan ikatan ditubuh Karina "Sayang bangunlah" Arya menghela nafas lega ternyata Karina hanya pingsan.

__ADS_1


"Papa.." kata Karina lirih "Dimana Azka?"


Adam menyisir seluruh ruangan mereka berpencar untuk mencari Azka ini aneh karna tempat itu sama sekali tak dijaga oleh siapa pun dan mereka sama sekali tak menemukan Azka disana.


"Mama baik baik saja?" tanya Adam.


"Mama cuma pusing Dam,tadi Mama sama Azka mau ketoilet tapi ada seseorang yang pukul Mama di belakang terus mama sempet denger Azka teriak ketakutan, gimana ini Pa, cari cucu mama" Karina yang lemas pun tetap mengkhawatirkan cucunya, bagaimana tidak dirinya mendengar sendiri teriakan Azka yang ketakutan.


Seorang polisi menghampiri mereka "Sepertinya disini hanya ada nyonya Karina mungkin mereka sengaja memisahkan nyonya Karina, mungkin juga yang menjadi target utamanya adalah Azka buktinya tak ada seorangpun yang berjaga disini."


Adam semakin sesak nafas apa yang harus dia lakukan sekarang jika benar Azka adalah target utama berarti orang yang menculik Azka adalah orang yang mempunyai dendam terhadap Adam.


"Kita pulang dulu biar mama mu istirahat setelah itu kita cari lagi Azka" kata Arya.


_____________


Siapa yang tebak itu bodyguardnya.. 100 buat kalian👍👍

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.


__ADS_2