Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
S2- Rencana Yasmin (2)


__ADS_3

Mereka tiba setelah menempuh perjalanan satu jam dari bandara, Yasmin da Raja disambut oleh senyum Sofia yang menunggu mereka di depan pintu.


Yasmin mendengus senyum palsu "Hai Raja sayang" Sofia berbicara dengan nada gemas. "Apa kabar Yasmin..?"


Yasmin hanya mengangguk tanpa senyuman, Yasmin mengambil Raja yang sejak tadi di pangkuan Sandi "Kamu bisa istirahat dulu"


"Gak perlu aku mau lihat dimana om dan tante?" Kata Yasmin.


Sandi menunduk "Mama udah meninggal setahun yang lalu, dan papa di kamarnya dia sedang sakit" Yasmin terkejut.


"Maaf aku gak tau, Boleh aku bertemu Om Anggoro sekarang?"


"Tentu.." Sandi beralih ke Sofia "Sayang kamu sudah siapkan kamar Yasmin?"


"Ya, aku sudah siapkan dia bisa istirahat disana"


"Baiklah tolong bawa barang barangnya" perintahnya pada salah satu pelayan.


"Ayo" Sandi mengajak Yasmin dan Raja kelantai dua dimana kamar papa Sandi berada.


Yasmin melihat keadaan kakek dari Raja yang terlihat terbaring lemah di atas kasurnya ia juga melihat seorang perawat yang terlihat berjaga di sisinya.


"Assalamualaikum.. om Anggoro?"


"Waalaikum salam..Kamu..Yasmin?"


"Ya..Saya Yasmin adiknya kak Andini" Om Anggoro mengangguk.


"Apa dia cucuku?" Anggoro tau selama ini cucunya di asuh Yasmin.

__ADS_1


"Ya, Raja salim dulu sama kakek"


"Ake.."


"Iya ini kakek Raja"tunjuk Yasmin.


"Ya tuhan,, aku sudah terlalu lama mengabaikannya maafkan aku cucuku" Anggoro memeluk Raja dengan tangan lemahnya.


"Boleh aku bicara berdua dengan Om Anggoro?"


Sandi mengangguk dan meminta suster untuk keluar dari kamarnya lalu dirinya membujuk Raja untuk ikut dengannya meski sedikit takut namun Yasmin meyakinkan Raja "Gak papa sayang bunda ada disini gak kemana mana kok, lagian Papa Raja punya banyak mainan buat Raja, emang Raja gak mau liat?"


"Mahu.."


"Oke.. ayo ikut papa" Ajak Sandi,dan berhasil setelah Sandi keluar dan menutup pintu kamar.


Yasmin hendak bicara namun pintu kembali terbuka dan menampakan Sofia "Waktunya papa makan" Sofia membawa nampan berisi makanan "Maaf ya Yasmin tapi papa gak boleh telat makan"


"Gak apa, emmm biar aku yang kasih boleh?"


"Boleh kalau tidak merepotkan"


Yasmin menggeleng sambil tersenyum,setelah memberikan nampan pada Yasmin Sofia kembali keluar.


"Apa selalu mbak Sofia yang memberikan makanan?"


"Ya dia yang mengurusku setelah mama Sandi meninggal"


"Siapa dokter yang menangani om?"

__ADS_1


"Dia dokter pribadi keluarga kami, memang kenapa?"


"Gak papa"


"Gak, tapi ada sesuatu yang harus Yas katakan"


"Om gak keberatan kalau ini aku buang?" Yasmin menunjuk makanan yang di bawa Sofia.


"Kenapa?" Yasmin tak menghiraukan dan membawa makanan tersebut ketoilet dan membuangnya lewat closet.


Yasmin membuka ponselnya dan memperlihatkan vidio yang di rekam ibu "Itu direkam Ibu sebelum meninggal"


Om Anggoro tampak terkejut dengan isi dari percakapan didalam vidio tersebut. "Kurang ajar!!" geramnya.


"Maaf om aku cuma takut mbak Sofia menaruh nya di makanan om"


"Memang selalu dia yang membawa dan menyuapiku makan"


"Saran aku om harus lebih berhati hati"


"Aku cuma bisa kasih tau om ini, selanjutnya om harus bisa menjaga diri om sendiri"


"Terimakasih Yasmin"


"Aku melakukan ini untuk Raja, aku gak mau dia dirawat oleh orang yang punya maksud terselubung seperti dia, dan yang bisa melakukan ini hanya om, untuk itu om harus sembuh agar aku tenang memberikan Raja pada papanya" Sofia bersedia merawat Raja hanya untuk menguasai seluruh harta Anggoro, mungkin awalnya ia tak risau karna tengah mengandung namun di tengah tengah dia kecelakaan parah hingga rahimnya terpaksa di angkat dan tak bisa mengandung yang otomatis ia tak bisa memberi keturunan pada keluarga Sandi. "Dan semoga papanya bisa merawatnya dengan tulus"


"Tentu aku akan sembuh,bila perlu aku sendiri yang akan merawat Raja, akan ku pastikan dia mendapat balasannya" Anggoro terlalu percaya pada Sofia hingga Asistennya pun ia berhentikan karna ia sudah dirawat Sofia namun bukannya sembuh, keadaanya semakin memburuk sekarang, dan kini dia tau kenapa dia tak sembuh sembuh, itu karna Sofia selalu memberikan Racun selama ini,dan membuatnya mati perlahan lahan.


___________

__ADS_1


__ADS_2