
Sandi menatap rumah kecil yang ditempati Yasmin, ia masih berada di dalam mobil dan merenung, ia bersalah bahkan berdosa mencampakan istrinya dan tak mengakui anaknya.
Sandi menyesal, tentu saja ia sangat menyesal, Sandi mencintai Andini dulu sangat ia sangat mencintainya namun cinta yang lain menghampirinya dan menggoyahkannya, ya dirinya memang brengsek.
Ia menikahi wanita lain saat dirinya masih jadi suami Andini, Sandi beralasan ragu bahwa anak yang di kandung Andini adalah anaknya padahal ia tau Andini sangat setia dan hanya melakukan hal itu dengannya.
Ponselnya berdering dengan segera Sandi mengangkatnya "Mas gimana, kamu sudah ketemu Raja?"
"Belum sayang" kilahnya, padahal ia hanya tak mau istrinya terlalu mendesaknya "Bersabarlah"
"Berusaha lah Mas, aku janji akan merawat Raja seperti anak ku sendiri,, hiks.. hiks.. aku menyesal telah merebutmu darinya, jika aku tidak melakukan itu pasti kamu masih bersama Andini dan hidup bahagia dengan anakmu,bukan dengan wanita yang tidak sempurna sepertiku.."
"Sudah lah sayang jangan di ungkit lagi.. aku akan berusaha mencarinya"
"Ya mas.." Sandi menutup telponnya dan menyandarkan dahinya di atas setir, Sandi meremas rambutnya frustasi, istrinya Sofia, harus kehilangan anak mereka saat mereka mengalami kecelakaan, dan rahimnya harus diangkat karna benturan kuat yang menyebabkan rahimnya mengalami kerusakan.
Sofia frustasi bahkan selama satu bulan ia bagaikan mayat hidup.
Bisa saja ia menggunakan jalur hukum untuk mendapatkan Raja,namun ia tak ingin menjadi semakin buruk dihadapan keluarga Andini.
Sandi turun dari mobil saat melihat Yasmin mengeluarkan motornya, "Yasmin.."
Yasmin melotot kaget saat Sandi menghampirinya, keberadaannya sudah diketahui. "Mau apa lagi kamu?"
__ADS_1
"Kamu tau jelas kemauan ku"
"Jangan bermimpi, pergi dari sini"
"Yasmin aku mohon,beri aku kesempatan, aku ingin bertemu Raja"
"Tidak akan" Ibu Yasmin mendengar suara ribut didepan rumah pun bergegas menghampiri dengan Azka di pangkuannya.
Ibu terkejut melihat Sandi yang juga menatap sendu kearahnya, dan tatapannya tertuju pada Raja, anak itu begitu menggemaskan dengan pipi gembul dan tubuh gempal,matanya mirip dengan Andini namun selebihnya ada dirinya disana, Sandi berkaca kaca dirinya ingin segera merengkuh anaknya.
Ibu akan berbalik dan masuk ke dalam rumah namun Raja meronta ingin turun sambil berteriak "Yayah.."
Yasmin dan ibu tertegun dan melepaskan pelukannya dari Raja, Raja berlari kearah Sandi, sedang Sandi tersenyum haru.
Sandi berjongkok menyambut Raja namun saat sudah dekat Raja melewatinya begitu saja dan menghampiri seorang pria di belakangnya.
Sandi tertegun saat anaknya sendiri memanggil orang lain Ayah,lelaki itu yang kemarin menolong Yasmin.
Azka membawa Raja dalam pelukannya "Hai ganteng nya Yayah, kamu sudah wangi" Azka mencium pipi gembul Raja.
"Yayah, jua danteng"
"Oh manis sekali"
__ADS_1
Azka menatap tajam Sandi,lalu melewatinya "Raja sama nenek dulu yah, yayah mau ngomong bentar sama bunda"
Azka menyerahkan Raja pada Ibu, dan ibu segera masuk kedalam rumah.
Yasmin mendesis lalu berkata "Bagaimana rasanya?"
Sandi melihat kearah Yasmin "Bagaiman ma rasanya tak di anggap sama anak kamu sendiri, sakit, itu juga yang Raja rasakan kala Ayahnya tak mengakuinya, meski ia belum mengerti namun batinnya mengetahui dan ia terluka"
Sandi tak bergeming "Aku hanya ingin ini selesai baik baik, namun jika begini terus kesabaranku habis aku akan menempuh jalur hukum" Sandi mengepalkan tangannya.
Yasmin mengeram marah,Sandi memang tak tau diri.
Azka hanya memperhatikan ia masih enggan untuk membantu ia tak punya hak dan kuasa disini,apalagi Yasmin yang mengatakan tak butuh bantuannya.
"Aku masih akan memberi kamu kesempatan jika masih kekeh dan menghalangiku bertemu Raja maka aku benar benar akan menempuh jalur hukum"
Sandi berharap Yasmin luluh dan takut lalu ia bisa bertemu dan merawat Raja,ia hanya menggertak dan tak ingin menjadi lebih buruk lagi.
"Andini maafkan aku" Gumamnya, sambil terus menjauh dari rumah Yasmin lalu masuk kedalam mobilnya.
________
Nah loh Sandi sebenarnya tak berniat buruk... dia udah tobat.
__ADS_1
Kasih ga ya Raja ke Sandi dan istrinya..?
Apakah istri Sandi benar benar tulus..?