Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Saling menunggu


__ADS_3

"Mommy,Daddy Akka kangen.." Azka menghambur ke pelukan Alyla,lalu ke arah Adam.


Mereka baru saja tiba dan langsung menjemput Azka di rumah Arya yang selama satu minggu ini ditinggalkan untuk Honeymoon.


"Uh.. sayang mommy juga kangen" Alyla menciumi seluruh wajah Azka.


"Sayang.. sudah Aku juga kangen, sama Azka" kata Adam yang merangsek ikut memeluk Azka.


"Assalamualaikum ma"


"Waalaikumsalam, gimana bulan madunya"


"Oke dong, Papa mana?"tanya Adam.


"Papa masih di kantor,gak ada kamu papa sibuk banget"


"Kemarin siapa yang suruh bulan madu?"


"Mommy mana oleh oleh dede bayinya?" Tanya Azka,spontan Alyla dan Adam melihat ke arah Karina yang tertawa.


"Maaf soalnya Mama bingung waktu itu Azka nanyain kapan kalian pulang ya udah mama jawab kalian pulang kalo udah punya dede bayi"


"Masa iya baru usaha langsung jadi Ma,,, Aduh.. Sakit sayang!" Adam meringis ketika mendapat cubitan dari Alyla.


"Maaf udah repotin Mama terus" Kata Alyla merasa bersalah.


"Gak apa mama seneng,oh iya kalian nginep disini kan?"


"Gak ma, nanti malem Adam mau usaha lagi.. Awww.." lagi lagi Alyla mencubitnya.

__ADS_1


"Jangan bicara sembarangan mas depan Azka." Alyla memelototkan matanya.


"Ya udah biar Azka sama Mama aja kalo kamu mau usaha lagi" Alyla meringis Mama sama anaknya sama aja.


"Usaha apa Dad?" dan akhirnya Azka ikut bicara.


"Usaha kita buat pulang sayang" kata Adam sambil nyengir ke arah ke arah Alyla.


"Udah mah kita pulang dulu Alyla juga udah cape kayaknya dari tadi melotot terus"


"Ya udah hati hati"


"Ya mah Assalamualaikum" pamit Alyla sambil mencium tangan Karina.


"Waalaikumsalam"


"Dah Azka"


Adam dan Alyla pun memasuki mobil, Karina melihat Adam dan Alyla yang menunjukan perubahan sikap mereka apalagi Adam memanggil Alyla dengan sebutan 'sayang' semakin membuat Karina tersenyum bahagia.


Begitu tiba di rumah Adam langsung masuk ke dalam ruang kerjanya karna ternyata banyak email yang selama satu minggu Adam abaikan, menjadi pekerjaan yang menumpuk.


"Sayang buatin aku kopi ya"


"Ya mas" Alyla beranjak dari duduknya. Alyla tengah bermain dengan Azka di ruang tv.


"Anak Daddy jangan malem malem tidurnya ya,setengah jam lagi Azka harus bobo"


"Oke Dad" Adam mengacak rambut Azka lalu kembali ke ruang kerjanya.

__ADS_1


Setelah membuatkan kopi untuk Adam Alyla menidurkan Azka di kamarnya, selama menidurkan Azka pikirannya berkelana tak menyangka hidupnya akan berlabuh dengan Adam,pria yang sejak dulu dicintainya meski Adam tak pernah tau perasaan yang sebenarnya, Alyla akan menunggu saat itu tiba saat Adam jatuh cinta padanya. Alyla mendesah mungkinkah Adam akan mencintainya,bahkan dirinya tau bagaimana Adam dulu mencintai Aluna hingga bertindak gila karna tak ingin ditinggalkan Aluna.


Meski saat ini perlakuan Adam begitu baik padanya namun Alyla hanya menyangka Adam melakukan itu demi Azka,tapi tak dapat dipungkiri bahwa Adam juga melakukannya demi memperbaiki hubungan mereka,maka dari itu Alyla akan melakukannya dengan sungguh sungguh berharap Adam benar benar akan mencintainya nanti.


Dahulu Alyla sempat membenci Adam kala Adam merebut kesuciannya secara paksa,namun rasa benci itu tak sekuat cintanya.


Alyla menutup pintu kamar Azka pelan, namun dari belakang tanpa aba aba Adam menggedongnya,spontan saja Alyla menjerit kaget.


"Sttt.. jangan berisik nanti Azka bangun" bisik Adam.


"Issh Mas aku kira siapa"


"Emang maunya siapa?" tatap Adam tajam.


"Ya kaget aja mas tiba tiba kamu gendong aku" Adam membawa Alyla masuk ke kamar mereka tepat di sebelah kamar Azka.


"Azka udah tidur sekarang giliran aku kamu kelonin biar cepet tidur" Adam merebahkan Alyla di atas kasur dengan cepat menerjang Alyla, mulai dari bibir yang saling memangut, turun ke leher,hingga tangan Adam yang menelusuri gunungan Alyla, sentuhan Adam begitu membuai juga menggelitik rasa nik**t pada Alyla,Adam selalu melakukannya dengan lembut agar Alyla tak ketakutan. sejak saat itu Alyla tak takut lagi ketika Adam menyentuhnya bahkan Alyla tanpa malu berusaha mengimbangi sentuhan Adam.


Adam membalik posisinya hingga Alyla berada di atasnya, "Kamu yang bergerak sayang.." kata Adam parau.


"Aku gak bi..bisa mas" kata Alyla,apa yang harus dia lakukan ini pertama kalinya Alyla melakukan ini wajahnya sudah merona karna perkataan Adam.


"Kamu bisa sayang gunakan insting kamu" Adam membimbing Alyla hingga Alyla benar benar bergerak diatasnya.Adam tak mengalihkan pandangannya dari Alyla,menikmati keindahan raut Alyla yang kini mencoba memberi kepuasan padanya. "Oh.. kamu cantik sayang" Kata Adam sambil merasai kenik**tan yang diberi Alyla, Adam mengelus lembut pipi merah merona Alyla mendekatkan tengkuknya lalu menyesap manisnya bibir Alyla.Adam akan terus menunjukan perhatian dan rasa cintanya agar Alyla segera dapat membalas rasa cintanya,berharap Alyla akan menyadarinya tanpa Adam mengungkapkan.


Akhirnya Acara ngelonin agar cepat tidur tak terlaksana karna nyatanya Adam terus menggempur Alyla hingga lebih dari dua jam.


Desa**n dan erangan memenuhi kamar mereka,menyatukan dua insan yang sama sama tidak tau perasaan masing masing,mereka saling menunggu datangnya rasa cinta di hati pasangannya, tanpa menyadari cinta itu telah hadir diantara mereka.


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏 sudah membaca.

__ADS_1


__ADS_2