Aku Bukan/Hanya Bayangan

Aku Bukan/Hanya Bayangan
Cemburu


__ADS_3

Alyla mengedarkan pandangannya untuk mencari Azka seharian tak bertemu membuatnya amat rindu pada Azka,namun pemandangan di depannya membuatnya sesak..


Azka tengah duduk dipangkuan Adam,Azka terlihat formal dan serasi dengan jas yang Adam kenakan,seperti memang di pesan khusus untuk mereka,di sebelahnya ada perempuan cantik berbalut gaun biru tanpa lengan yang anggun dengan model kerah V yang menampilkan belahan dadanya,mereka sedang tertawa bersama bahkan Azka pun ikut tertawa entah apa yang mereka bicarakan,sesekali perempuan tersebut menyender di bahu Adam,siapa perempuan itu? disana juga nampak Arya dan Karina yang satu meja dengan mereka sungguh terlihat seperti keluarga yang bahagia.


Alyla meremas gamis putih yang dikenakannya,matanya sudah berkaca kaca,hatinya sesak.


Beginikah rasanya jika dirinya nanti tak bisa lagi bersama Azka,Azka akan tetap bahagia bersama Adam yang tentu akan memberikan keluarga yang lengkap untuk Azka,dan Azka akan melupakannya seiring berjalannya waktu,Alyla menggeleng tidak 'Aku tidak akan membiarkannya,Aku akan mempertahankan Azka'.


Alyla tersadar dari lamunannya ketika seseorang menepuk pundaknya.


"Pak Aldi?"

__ADS_1


"Hehe maaf saya ngagetin ya ,dari tadi saya panggil Bu Risa tapi tidak menyahut,meja kita di sebelah sana Bu Risa,kepala sekolah bersama guru yang lain, juga sudah menunggu dari tadi."


Alyla melihat ke arah meja yang ditunjuk Aldi, terlihat juga semua rekan guru mereka dalam satu meja,Aldi yang juga seorang guru diminta kepala sekolah yang melihat Alyla dari jauh terlihat sedang melamun,untuk memanggilnya.


"Maaf pak Aldi saya gak denger," kata Alyla sambil tersenyum canggung.


"Makanya bu Risa jangan mikirin calon ayahnya Azka melulu nanti juga datang sendiri,kalo gak ada yang mau biar saya aja,saya bersedia lahir batin" candanya


Mereka pun tersenyum canggung sambil mengucap Maaf"Yuk mari bu nanti kepala sekolah kasih kita SP gara gara kita bikin ribut di pesta si bos," mereka sepakat memanggil pemilik yayasan dengan sebutan Boss,yang ternyata adalah sosok yang baru mereka lihat hari ini,karna di pertemuan terakhir pun Arya meminta Adam yang hadir,jadilah ini kesempatan mereka untuk bisa melihat sosok bos yang selama ini ada di balik layar.


Alyla dan Aldi pun menuju ke meja yang sudah di tunjuk tadi oleh aldi sambil mengobrol.

__ADS_1


___________


"Daddy kok Mommy lama sih,Akka kangen Mommy"Azka sudah merengek dari pagi ingin pulang,namun Adam membujuknya,bahwa Mommynya juga akan datang ke pesta malam ini,Adam benar benar mengurung Azka di vila dan tak boleh keluar,Adam tak ingin memberi celah Alyla membawa kabur Azka,saat dirinya sibuk untuk persiapan pesta,maka dari itu Azka tak diijinkan pergi meski jarak rumahnya dekat dengan vila.Sudah jam 7,25 malam,dan acara akan segera dimulai, namun Adam tak melihat Alyla sama sekali,sejak tadi mereka mencoba menghibur Azka dan sedikit berhasil akhirnya Azka tertawa, meski sekarang Azka sudah merengek lagi.


Adam memfokuskan pandangannya pada sosok yang berdiri diantara para tamu,Alyla memakai gaun putih yang kontras dengan kulitnya juga kerudung soft pink dan make up tipis terlihat cantik dan sederhana dimata Adam,Tiba tiba Adam tersenyum namun senyumnya hilang ketika seseorang mengajak Alyla bicara bahkan mereka tertawa hingga menarik perhatian tamu lain disekitar mereka.


Adam mengepalkan tangannya ketika Alyla dan pria tersebut berjalan kesebuah meja yang di tempati para guru dari tempat Alyla mengajar,Adam ingat pria itu juga salah satu guru di yayasan milik papanya,yang waktu itu juga terlihat dekat dengan Alyla.


Adam mengeraskan rahangnya entah kenapa hatinya terasa terbakar melihat Alyla mampu tertawa dan tersenyum dengan orang lain sedang dengannya Alyla selalu terlihat tak acuh.


Adam mengalihkan pandangannya pada Azka yang masih merengek,seringaian terlihat di wajah Adam "Sayang ayo kita ke Mommy"

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote 😘 terimakasih🙏


__ADS_2