Aku Tak Salah

Aku Tak Salah
Cinta ?..


__ADS_3

Exell menatap Kinan yang tertidur didalam pelukannya, ia menghela nafas beberapa kali lalu membuka belitan dasi di lehernya. lalu ia mengangkat ringan tubuh Molek itu kedekapannya.


"Ehmmm!" Kinan menggeliat lalu kembali membenamkan wajahnya ke dada bidang Pria itu.


"Aku tak tahu kau siapa! tapi kalau kau musuh maka aku tak akan tinggal diam." ucap Exell lalu melangkah keluar dari ruangannya.


"Tuan! apa sudah selesai?" tanya Asisten Dion yang baru saja selesai mengurus Pihak Klayen yang ingin Exell temui.


"Tunda pertemuan itu sampai besok pagi! aku ingin pulang sekarang," Titah Exell pada Asiaten Dion yang mengangguk lalu pergi mengambil barang barang Tuannya.


Exell melangkah dengan tatapan lurus nya di koridor Kantor yang luas, sesekali ia menutupi paha Kinan yang terbuka karna Pakaian gadis ini tergolong Minim.


"Lansung pulang!" ucap Exell masuk kedalam Mobilnya dengan Asisten Dion yang melajukan Kendaraan mewah itu.


"hmmm! Ell!" gumam Kinan saat merasa kantuk nya yang perlahan menghilang karna riuhnya Mobil yang berderu di pendengarannya.


"Minggirr! Kemeja ku jadi bau liur mu!" ketus Exell mendorong kening Kinan yang masih memeggang pinggangnya erat tanpa mau dilepaskan.


"apa El ingin pulang huammm?" tanya Kinan menguap lalu menggaruk garuk kepalanya yang kembali ia sandarkan ke dada Pria itu.


"Kau ini wanita atau apa ha? kalau menguap itu ditutup, nafas mu membuat ku mual!" ketus Exell menutup mulut Kinan yang malah mengecup tangannya lembut.


Cup..


"Kauu.."


" El Sayang Kinan kan?" tanya Kinan mengadah menatap wajah Exell yang terlihat berkecamuk.


"Diamlah!" ucap Exell datar lalu menyandarkan kepalanya ke kursi mobil dengan tangan yang masih memeggang tubuh Kinan dipangkuannya.


"El! Kinan sayang El..jadi jangan biarkan Kinan pergi ya?" pinta Kinan membelai lembut rahang tegas itu membuat Exell sungguh tersentak kaget ,


ini sama? belaian lembut penuh cinta dan aroma mawar yang sangat menenagkan. Exell menela'ah setiap kejadian yang menimpanya ini.


"Kau siapa?" tanya Exell menggengam tangan Kinan yang menbelai pipi nya lembut, Senyuman di wajah gadis itu mekar saat Exell mau juga tau akan dirinya.

__ADS_1


" Kinan sudah mengikuti El sejak kecil!" jawab Kinan benar adanya membuat Exell menggeleng geleng merasa ini tak masuk akal.


"Susah bicara dengan Mahluk gaib seperti mu!" ketus Exell tanpa sadar menyebutkan sedikit identitas Kinan yang masih remang remang.


"Mahluk gaib itu juga ada kan?" ucap Kinan lalu memainkan jari jari Exell dipangkuannya dengan hati yang berusaha tetap pada Pendiriannya untuk tak pengaruh akan hasutan Azua.


"Cinta itu kuat kan El! lalu kenapa mereka tak percaya akan hal itu?" tanya Kinan pada Exell yang menghela nafas berat.


"Cinta itu hanya ada pada Jiwa yang suci dan tulus! tak ada campuran sifat buruk yang membuatnya menjadi ternodai, Cinta tulus itu tak ada, hanya bulan semata! Tanpa perjuangan dan Pengorbanan, Cinta seperti itu tak akan pernah kau temui!" ucapan Exell sukses membuat hati Kinan berdenyut.


"apa El tak percaya Cinta?" lirih Kinan menunduk, kalau Exell tak percaya Cinta nya, jadi untuk apa dia bersama Pria ini?.


"Jangan membuat Moodku hancur!" ketus Exell malas meladeni pembicaraan tak berbobot ini. tapi tidak dengan Kinan yang sungguh mengharapkan Cintah kasih yang tulus dari Exell. sebagaimana ia memberikan Jiwa nya pada Pria ini.


setelah beberapa lama, Mobil mereka memasuki Kediaman Mohana yang terlihat sudah ramai dengan deretan Kendaraan lain.


"Sepertinya Uncle dan Aunty sudah datang!" gumam Exell lalu turun dari Mobil nya diikuti Kinan yang memeggang ujung jas Pria itu persis seperti anak sekolah pada ayahnya.


"Pergilah! lanjutkan pekerjaan mu!" titah Exell pada Asisten Dion yang lansung menganggukinya.


" Hayy Aunty, Uncle!" sapa Exell dengan suara biasanya yang dimengerti mereka semua.


"Hayy Kakak! apa dia calon kakak ipar?" tanya Jordan menatap tak berkedip pada Kinan yang menyembunyikan wajahnya di belakang bahu Exell.


"Tidak!" ucap Exell datar lalu melangkah bergabung dengan yang lainnya di ruang keluarga sana.


"Hayy Kakak ipar!" sapa Serly dan Vina yang menatap penuh kagum pada Kinan yang tak terbiasa dengan para sepupu Exell ini.


para Pria disana menatap Kinan dengan sangat bingung, Dady Arkan sudah menceritakan semuanya pada mereka, tapi dari sikap Kinan yang tak ingin jauh dari Exell membuat mereka harus berfikir ekstra.


"Nak! ayo kesini!" ajak Momy Chalista pada Kinan yang menatap Exell.


"Kenapa menatapku?" kesal Exell merasa mempunyai anak jika apa apa harus pamit pada nya.


"apa Kinan boleh kesana?" tanya Kinan polos menunjuk tempat di samping Momy Chalista.

__ADS_1


mereka semua terngangak dengan cara bicara Kinan yang sungguh menggemaskan dan seperti anak kecil.


"Terserah pada mu!" ketus Exell melangkah pergi membuat Kinan ingin mengikutinya tapi di cengkal oleh Gebriel.


"Sudahlah! dia akan kembali, sekarang bergabunglah dengan mereka!" ucap Gebriel lembut yang diangguki Kinan, tapi mata gadis itu masih menatap Kepergian Exell.


"Sayang! apa yang kalian lakukan hari ini?" tanya Momy Chalista pada Kinan yang lansung tersenyum membuat mereka terkesima.


" El peluk Kinan Mom, El kasih minum Kinan dan El yang menidurkan Kinan tadi!" ucap Kinan begitu bahagia membuat mereka kasihan jika Exell tak menganggap wanita ini.


"apa lagi hmm?" tanya Momy Chalista mengelus lembut kepala gadis ini. instingnya mengatakan kalau Kinan adalah gadis yang baik, dia adalah seorang Queen dan ibu bagi putranya, tentu ia tahu apapun yang mengancam keluarganya.


Mereka saling tatap saat melihat Kinan berubah menjadi sendu lalu menatap Netra indah Momy Chalista.


"Mom! Cinta tulus itu adakan?" tanya Kinan pada Momy Chalista yang menatap yang lainnya.


"ada! Tapi Cinta tulus itu adalah Kasih sayang dimana kita tak bisa melihat orang yang kita cintai terluka, sakit melihat dia sakit dan senang melihat dia senang, ingin yang terbaik baginya dan ingin selalu berkoban demi kebahagiaan nya!" ucap Momy Chalista membuat Kinan tertegun.


Mereka menatap Kinan seperti memikirkan sesuatu yang berat, tapi Gebriel merasa gadis ini sedang berusaha memastikan sesuatu.


"Ohh iya! begini saja, bagaimana kita adakan Makan malam besar malam ini?" ucap Gebriel mengedipkan matanya pada Momy Chalista yang mengerti.


"haa iya Boy! Sayang, kita mengadakan Pesta makan malam ya?" tanya Momy Chalista pada Dady Arkan yang tersenyum mengangguk.


"apa pun untuk mu sayang !" ucap dady Arkan membuat para saudaranya kembali jengan berbeda dengan para anak mereka yang begitu kagum akan cinta dady Arkan dan Momy Chalista.


.......


Vote and Like sayang..


jangan lupa baca juga cerita author di Watped ya ayank..hihi


lagi nyobak ninggalin jejak di berbagai Platform ini 😂


Gadis Bisu Milik ku..

__ADS_1


berjendre Romansa misteri nyak ..dijamin kagak kalah seru 😂


__ADS_2