
Mobil mewah itu melaju di sekitaran jalan kota yang ramai, apa lagi dengan deretan para pejalan kaki yang menjalani aktifitasnya pagi ini begitu ramai. ada yang berpacaran di dekat taman sana, ada pula yang singgah di Terminal Bus untuk menunggu angkutan umum itu.
"El! dimana Es Creamnya?" tanya Kinan mengeluarkan kepalanya dari jendela Mobil membuat Exell kesal.
Srett..
Exell menarik pundak Kinan dengan satu tangan yang melindungi kepala gadis itu dari benturan Mobil.
"Jangan melakukan itu lagi! kau tahu itu sangat berbahaya!" geram Exell pada Kinan yang terbaring dipangkuannya saat ia tarik tadi.
"Itu sering dilakukan di TV kan El?" tanya Kinan polos pada Exell yang menghela nafas, Gadis ini menjadi Korban Sinetron membuat hidupnya pusing.
"Sudahlah! Jangan dilakukan lagi, kalau kau lakukan hal seperti itu lagi, maka aku tak akan lagi mau tidur bersama mu!" ancam Exell pada Kinan yang dengan cepat menganggukinya, itu ancaman yang paling Mutlak baginya.
"El!"
"Hmm!" gumam Exell seraya merapikan A-Line Dress , memiliki potongan yang sempit di atasnya dan melebar saat dipinggangnya dan hanya sebatas paha membuat penampilan Kinan lebih Ciut Sexy dan Simpel, apa lagi dengan Boots Brown yang membuat kaki jenjang itu semangkin menonjol putih.
"Mana Es Creamnya?" tanya Kinan celingukan membuat Asisten Dion gemas melihat gadis cantik ini sedari tadi manyun menanyakan itu.
"Kita Meeting di Hotel Tuan! disana ada Mall jadi Nona bisa belanja disana!" ucap Asisten Dion yang menepikan Mobil mereka saat sudah masuk kedalam halaman Hotel besar yang akan mereka jadikan tempat pertemuan itu.
"Biar Kinan yang pergi! El pergi kerja saja" ucap Kinan tak sabaran keluar dari mobil dan ingin pergi tapi Exell dengan cepat menarik tangan gadis itu.
"Jangan membuat ulah!" ucap Exell kesal membuat Kinan cemberut masam. mata gadis itu tak henti hentinya menatap Mall besar disamping Hotel ini.
"Ayo!" ajak Exell tak tega membiarkan Kinan pergi sendiri , ia menggenggam satu tangan Kinan dengan satu tangan lagi berada didalam saku celana nya.
"Shitt!" geram Exell saat Tim paparazi yang ternyata juga ada di Mall itu. ia menarik Kinan erat merapat ketubuhnya, bisa saja segerombolan Seluman itu melukai gadis ini karna berdesak desakan.
"Amankan!" titah Exell pada Dion yang lansung memanggil anggota mereka yang siap siaga mengawal Tuannya dari kejahuan.
"Tuan..Tuan Exell!"
"Ini siapa anda?"
"apa anda sedang berkencan?"
"Tuan! jawab pertanyaan kami!" ucap segerombolan orang itu membuat jalan di Mall sana menyempit dengan kilatan Kamera yang menjiprat perggerakan mereka. Kinan aggak risih saat kilatan kamera itu menjiprat wajahnya membuat ia bersembunyi dibalik rangkuhan tubuh gagah Elnya.
"Menyingkir!" ucap anggota Exell yang lansung mmebelah keramain dengan kesiaggaan yang lengkap membuat para Paparazi itu minggir dengan rasa kesal dan takut didalam diri mereka.
__ADS_1
"apa kita Selebritis hingga di Foto begitu?" tanya Kinan pada Exell yang tersenyum geli, bahkan, ia lebih dari apa yang disebutkan Kinan karna ia menjadi incaran berita dunia dengan Hal yang sama sekali tak pernah terungkap karna Exell sangat irit memberi pernyataan.
"Biarkan Saja! yang penting kau jangan bicara jika mereka bertanya,!"
Kinan mengangguk lalu ia kembali berbinar saat melihat toko EsCream yang ada di lantai atas saat Exkalator itu membawa tubuh mereka ketas.
"Yeahh! El kau yang terbaik!" pekik Kinan mengecup kilas bibir pria itu membuat Exell tersenyum simpul.
"Tuan Muda!" sambut pelayan toko itu menunduk dengan kedatangan Pria penting ini, namun, Mereka terpana saat melihat Kinan yang menatap deretan Cup Es Cream didalam lemari pendingin sana dengan sangat menggiurkan.
paras Kinan yang sempurna begitu cocok dipadu padankan dengan Exell yang mempesona. pasangan ini bisa menjadi Trending Topic di berita nanti.
"Layani Dia!" titah Exell dingin pada Mereka yang mengangguk lalu mengiring Kinan yang menatap Exell yang mengangguk sebagai bukti persetujuan.
"Yang Coklat ya?" pinta Kinan begitu berbinar membuat mereka gemas berulang kali melihat wajah bening mulus ini seperti anak anak.
"mau berapa Nona?"
"Hmm!" Kinan berfikir dengan mata yang celingukan mencari sesuatu, namun ia ingat dengan anak kecil yang ada di pintu masuk tadi.
"4 ya?"
Mereka membungkus Es Cream Coklat 2 buah dengan Strobery dan juga Jeruk itu dan memberikannya pada Kinan yang dengan sopan menerimanya.
"Terimakasih!" ucap Kinan ramah pada mereka yang juga terkagun akan kesopanan gadis ini.
"Sama sama Nona!"
"apa sudah selesai hmm?" tanya Exell setelah Menelfon di sana tadi, ia menatap Kinan yang menunjukan bungkusannya kepada Exell yang mengangguk. Asisten Dion mengurus pembayaran benda itu karna Exell memberinya kartu yang Khusus membeli kebutuhan apa pun yang di beli.
"Kau makan banyak sekali hmm?" gemas Exell mencubit hidung Kinan yang tersenyum lembut.
mereka melangkah hingga sampai ke Lift dan turun ke lantai bawah dimana Kinan yang celingukan membuat Exell bingung.
"ada lagi yang kau inginkan?"
"hmm! Tidak, tapi El, dimana anak yang disini tadi?" tanya Kinan menunjuk pintu masuk tadin
"Tidak tahu!" jawab Exell acuh, ia juga tak memperdulikan apa pun yang ia lihat dinetra birunya.
"aa itu dia!" pekik Kinan lalu berlari mendekati bocah kecil yang sedang menatap keramaian itu dengan sendirinya.
__ADS_1
"Hay!" sapa Kinan pada anak laki laki yang terkejut itu.
"Ma..Maaf!" bocah itu gemetar takut saat melihat Exell yang melangkah kearah mereka.
"Mau ini?" tawar Kinan memberi dua Es cream Strobery dan juga Jeruk ke tangan Bocah itu yang berbinar cerah, tapi kembali menunduk saat melihat wajah datar Exell.
"A....Aku..
"ambillah!" titah Exell mutlak membuat anak kecil berusia 12 tahun itu berbinar lalu mengambil dua makanan itu.
"Terimakasih!" ucap Bocah itu yang diangguki Kinan serya mengusap kepala bocah itu.
"Lain kali jangan jalan jalan sendiri ya?" ucap Kinan yang diangguki bocah itu.
"Ayo!" Exell kembali menarik tangan Kinan untuk pergi.
"Sampai jumpa!" teriak Kinan melambaykan tanganya pada bocah kecil yang jiga membalas tak kalah ramah.
"Kau membuat Meeting ku lambat!" ketus Exell melihat jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 10 pagi, padahal mereka Meeting jam 9 tadi.
"Terlambat ya? Maaf!" pinta Kinan penuh rasa bersalah pada Exell yang menganggukinya .
....
sedangkan di tempat sana, seorang wanita yang berpakaian serba minim itu sedang berbicara santai dengan seorang Pria dewasa yang berpakaian hitam membelah kegelapan ruangan itu.
satu botol minuman yang ada di tangannya dengan Pakaian yang menunjukan lekuk tubuhnya.
"Kau mengerti apa yang ku ucapkan tadi hmm?" ucap wanita itu seraya menegguk alkohol ditangannya.
"Mengerti Nona!" ucap Pria itu lalu menghilang dalam kegelapan yang membuat seringaian iblis diwajah Misterius itu mekar.
"Cih! Milikku akan tetap menjadi Miliku! kau tak pantas bersanding dengan apa yang telah ku incar sejak lama!" gumam wanita itu lalu melangkah ke ranjang disampingnya.
"Sayang!" ucap seorang Pria gagah yang terlihat dikuasai hasrat setelah candunya ke tubuh wanita ini.
"Puaskan aku!" ucap wanita itu lalu memulai permainan yang menggelora itu.
....
Vote and Like Sayang..
__ADS_1