
Hari yang ditunggu tunggu itu telah tiba, geduang Mahaslowe tampak ramai didatangi para Manusia Manusia kelas atas yang menggandeng wanitanya masing masing, deretan Mobil mewah berkilau indah di Sorenya mentari yang ingin meneggelamkan dirinya di ufuk barat sana.
Dekorasi yang Wah dengan menonjolkan keglamoran dengan gaya yang Moderen, entahlah, Keluarga Sinmart memang keluarga yang sangat terpandang, apalagi dengan kedua Putri yang begitu cantik menjadi incaran pengusaha tampan mana saja.
"Wah! ini luar biasa!"
"Iya! Lihatlah kemewahan yang sangat Elegan ini, aku mau menjodohkan putraku dengan putri mereka!"
"Tapi aku tak ingin Putraku menikah dengan wanita penggoda yang di rumorkan itu! lebih baik aku memilih Nona Muda Gea kan?"
"Benar Juga!"
"Tapi tenang saja, dia sudah menghilang tanpa kabar, bukan?"
"Mungkin dia malu!"
begitulah Desas desus para tamu yang berbincang bincang akan kemeggahan pesta ini, mereka juga tampak antusias saat melihat Putri Keluarga Sinmart yang sudah hadir di ujung karpet merah sana.
"Selamat Datang Tuan dan Nyonya sekalian! Baiklah, Mari kita sambut, Putri Gea Ambers Sinmart!" suara MC yang berkumandang riuh
Prok..Prok...
Suara riuh tepuk tangan menyertai langkah kaki jenjang yang tampak berkilau diantara mereka, kecantikan gadis itu membuat para pria disana berdiri menatap tak teralihkan.
Gea begitu ramah menyapa setiap sapa'an yang datang padanya, berjalan dengan anggunnya ke atas Panggung acara dengan gaun Long-Dress Gold yang panjang dengan belahan yang memperlihatkan bentuk tubuhnya.
"Selamat Datang Nona Muda!" ucap mereka menunduk hormat menyambut sang ratu Menginjak malam ini.
"Terimakasih!" sapaan ramah itu membuat mereka semangkin kagum akan Putri yang sopan dan terpuji milik Tuan Sinmart ini.
"Kau jadi Ratu hari ini Sayang!" bisik Nyonya Ambers menyambut tangan putrinya untuk naik ke Panggung kemeggahan mereka.
"Kau cantik Nak!" puji Tuan Sinmart mengelus kepala putrinya dengan sayang, Gea dan ibunya saling tatap licik lalu merubah wajahnya kembali seperti biasa, Kalem, Sopan dan tentunya sangat berkelas.
"Terimakasih ayah! kau juga sangat tampan"
"Kau memang putri ayah!" ucap Tuan Sinmart memeluk Gea yang dengan berat hati membalas pelukan Pria paruh bayah ini.
__ADS_1
"Setelah Tujuan kami berhasil! Kami tak lagi ingin mengurus dan menampungmu di Kerajaan Kemewahan ini!" Batin Gea berucap licik menatap ibunya yang mengangguk memberi arahan pada putrinya.
Mereka saling berfoto dengan Wartawan yang sudah berkumpul mencari mangsa jipratan kamera, tampak sekali wajah mereka sangat menunggu nunggu Keluarga Pandamping yang setara dari Keluarga Sinmart ini.
"Nona Gea!" panggil seorang pemuda yang terlihat datang bersama keluarganya, ia begitu jatuh hati pada gadis cantik yang berkpribadian santun ini.
"Yah Tuan Muda Nhicol!" Gea dengan senyuman ramahnya menyambut para tamu yang menyapanya juga, ia dengan mudah menebar pesonanya membuat mereka kagum akan kesopanan dan tutur katanya.
"Kau sangat cantik !"
"Terimakasih Tuan! oh iya, Dimana Nyonya Nhicolas dan Tuan Nhicolas?"
"Mereka bergabung dengan yang lainnya!"
"Ohh Sampaikan Salam untuknya!"
"Iya Nona!"
Setelah beberapa lama mereka berbaur, dan sekarang keriuhan terjadi didepan sana, Wartawan yang tadinya mulai bosan menjiprat hal yang sudah biasapun lansung bersiap di tempatnya memidikan kamera pada sosok sosok sempurna yang sudah hadir hari ini.
"Selamat Datang Keluarga besar Mohana dan Keluarga Besar Charlos!" sapa Tuan Miandra yang menyambut mereka dengan hormat, Tuan Sinmart tersenyum melihat kedatangan Kerabat dekatnya.
begitu juga keluarga lainnya yang tak kalah membuat mereka heboh untuk menjiprat langkah Elegan dan Berkharisma keluarga gudangnya Mahluk Mahluk sempurna ini.
"Tampannya!" pekik mereka saat melihat Tubuh gagah sang Pangeran yang mereka tunggu tunggu itu sudah keluar dari Kendaraan mewah itu, seperti biasa, mereka harus dihadiahkan tatapan tajam menohok mempesona netra biru itu, dengan Penampilan yang selalu memukau membuat bagian inti wanita disana menjerit minta di hujami.
"Mari Tuan!"
Exell hanya diam dengan wajah datarnya, langkahnya yang tegas dengan aura keberadaan yang kuat membuat pesona yang tak terbantahkan bagi mereka.
Wahh, inilah Sosok Mahluk gagah perkasa yang sudah mereka tunggu dengan wajah datar tapi Sungguh Tampan itu, tiada kata untuk menjabarkan aura kekuasaan pria ini.
"Selamat Datang Tuan Muda Mohana!" sambut Gea yang tampak menunjukan sikap Elegan dan memukaunya itu dihadapan Exell yang hanya menatapnya datar, begitu juga Gebriel yang baru datang dengan Serly yang ada digandengannya.
"Selamat atas Pestamu!" suara tegas berkharisma itu membuat siapa saja meleleh, Gea hanya mengangguk dengan senyuman pemikatnya.
"Kak! kita memberi selamat untuk..!"
__ADS_1
"Tidak penting!" ketus Gebriel yang tak menuju kepanggung, ia lansung duduk di deretan kursi terdepan yang telah disiapkan oleh penyelenggara tempat ini.
"Tuan Arkan Mohana!"sapa Tuan Sinmart memeluk tubuh gagah Temannya yang arogan ini, ia juga kagum akan Pahatan yang sempurna yang selalu memukau mata dari keluarga Mohana ini.
"Perbanyaklah makan dan istirahat! tubuhmu semangkin kurus saja!"
"Yah! mungkin aku memang sudah tua"
"Setidaknya kau belum seumuran dengan Kakek penjual bebek ditepi jalan sana!" ketus Dady Arkan yang sangat tak suka melihat Tuan Sinmart yang dulunya begitu tampan dan kekar sekarang malah tak sesuai dengan usianya itu.
"Hay Exell!"
"Hay Uncle!"
"Kau Sangat Tampan!"
"Terimakasih!" jawab Exell datar, ia tahu ujung ujungnya dari pembicaraan ini pasti akan menuju ke perjodohan, sungguh ia tak ingin masuk ketempat ini.
Setelah beberapa lama, Suara sang pembawa acara yang sudah siap dengan semua yang telah direncanakan dalam acara besar ini.
"Baiklah! Tuan dan Nyonya yang terhormat, lansung saja kata sambutan dari Tuan besar Sinmart untuk memulai acara kita hari ini, Silahkan Tuan!"
Tuan Sinmart berdiri dengan senyum ramahnya, ia mengambil alih acara yang sedang berlansung hikmat itu.
"Selamat sore semua Tamu Tamu yang terhormat, saya selaku Pemilik acara inti l, Berterimakasih sebesar besarnya karna kalian semua bisa menghadiri Acara penting ini, Saya memiliki dua putri, dan sanyangnya salah satu dari mereka sudah meninggalkan saya setahun belakangan ini tanpa kabar, jadi sekarang, hanya Gea saja yang saya harapkan bisa melanjutkan Pewaris keluarga saya karna Mendiang istri saya ..!"
Tuan Sinmart terdiam saat mengenang istri pertamanya yang begitu ia cintai telah meninggalkannya sejak lama tanpa anak yang ia nantikan.
"Dad!" Gea memeluk Tuan Sinmart yang tersenyum padanya, Nyonya Ambers tersenyum miris, Pria ini masih sangat mencintai wanita sialan itu.
"Karna Mendiang istri Saya tidak memberikan keturunan sebelum dia tiada jadi Gea lah yang..
"Berhentiii!"
Mereka terkejut mendengar suara itu, mereka mulai menoleh kebelakang sana, betapa terkejutnya mereka saat melihat Wanita penggoda yang setahun ini dikabarkan menhilangpun sedang berdiri dengan tampak memakai dibaluti Gaun Sexsi yang luar biasa Elegan.
"Aku juga putrimu dad!" ucap Wanita itu dengan angkuhnya menatap mereka di puntu masuk sana dengan karpet merah yang menjadi pijakannya.
__ADS_1
....
Vote and Like Sayang..