Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Gedok


__ADS_3

Siang itu.. Dara tengah duduk di teras depan rumah nya.


Saat itu ia melihat bibi nya yg baru pulang dari kampung nya.


Memang sudah 2 minggu ini bibi nya Dara pulang kerumah orang tua nya lantaran Ibu dari bibi nya itu sakit.


Dara memang tak ingat kemana bibi nya pergi.. tapi dia masih ingat tentang bibi nya itu.. yaitu istri dari paman nya.. yg rumah nya juga berada di dekat rumah nya.


Bibi nya Dara juga tak tahu kalo Dara Amnesia.. sebab tak ada yg memberitahu nya.


Dara menatap bibi nya yg tengah berjalan menuju rumah nya itu dengan sangat heran.. karna Bibi nya itu menggedong anak kecil.


Dara tak ingat siapa anak kecil itu.. padahal anak kecil itu biasa nya selalu lengket sama Dara.


Melihat Dara yg duduk didepan rumah.. Anak kecil itu langsung turun dari gendongan Ibu nya yaitu bibi nya Dara yg merupakan istri dari paman nya.


Anak kecil itu langsung berlarian menghampiri Dara..


Anak kecil itu usia nya belum genap 2 tahun..


" Ayukk.. Ayuk..". panggil Anak kecil itu ketika ia menghampiri Dara.. kata Ayuk adalah panggilan buat kakak perempuan orang sumsel.


" Iyo dek.. nak ngapo?.. ( iya dek mau apa?.)." tanya Dara.


Anak kecil itu langsung minta di gendong sama Dara.. Dara pun menggedong nya dan membawa nya masuk.


" Bu.. ini anak nya siapa?." Tanya Dara pada ibu nya.


" Loh.. ini kan Angel Ra.. Anak nya paman & bibi mu.. adek sepupu kamu.". jawab ibu nya terus terang.


" Oh.. paman & Bibi punya anak yg masih kecil ya Bu.. aku nggak ingat soal nya." kata Dara sambil mencium lembut pipi adek sepupu nya itu.


" Iya Ra.. ini nama nya Angel.. dulu kamu selalu main sama dia tiap hari."


Dara hanya mengangguk² kan kepala nya.


Karna Angel minta di turunkan dari gendongan dan dia berjalan menuju kamar.. dan itupun kamar Faozan.


" Kakak.. kakak." panggil Angel sambil menuju kamar Faozan.


Setelah tiba di kamar Faozan.. lagi² angel memanggil nya.


" Kakak."


Faozan yg tengah duduk menoleh.. dan menatap Angel.. Faozan dan Angel sudah mulai akrab memang.. karna setiap hari Angel selalu main sama Dara.. selama ini.


Angel pun menghampiri Faozan dan duduk di pangkuan Faozan.

__ADS_1


Dara menatap nya dengan mengernyitkan dahi.


" Sayang ada apa kok bengong." Faozan mulai bicara pada Dara.. karna Angel telah sibuk dengan ponsel Faozan.


Dara mendekat pada Faozan dan Angel.


" Kamu & Angel sudah saling kenal?." tanya Dara.


" Iyalah Sayang.. kan setiap hari Angel selalu datang ke kamu sebelum ia ke kampung bersama bibi.". Faozan menjelas kan.


" Oh.. begitu.. aku nggak ingat apapun tentang Angel." Kata Dara sedih.


" Bukan masalah.. yg penting Angel selalu ingat kamu." Faozan berkata sambil menyentuh lembut pipi Dara..


Dara hanya tersenyum saja.


" Ayuukk.. La." Panggil Angel pada Dara.. ayuk La.. yg artinya ayuk Dara.. karna setiap orang memanggil Dara.. dengan Ra.. maka nya Angel yg masih kecil dan belum bisa bicara dengan benar hanya mampu memanggil Ayuk La.


" Apa Adek sayang." jawab Dara.


Angel pun memberikan ponsel Faozan pada Dara.. Dara mentap Faozan bingung.. apa maksud Angel.


" Eeeng ka." itu kata Angel.


Dara hanya menggaruk² kepala nya yg tak gatal karna tak mengerti apa yg di katakan Angel.


" Eeeng ka.. itu artinya Angel mau lihat Video orang terluka." Faozan menjelaskan maksud dari Angel.. dulu nya Faozan yg sering tak mengerti maksud Angel dan Dara lah yg selalu menjelas kan.. tapi sekarang malah sebalik nya.


" Emang ada Video orang yg luka di hp kamu." tanya Dara bingung.


" Nggak ada kalo di hp ku.. tapi di ponsel kamu ada.. yaitu Video lagu yg berjudul Lombok menangis."


Dara pun mencari Video tersebut dan memutar nya hingga Angel Fokus menonton nya.


Emang itulah kebiasan Angel.. setiap ia menghampiri Dara dia selalu minta buat nonton Video.. itu pun hanya ada dua Video yg dia mau.. yaitu Video lagu Lombok menangis.. Dan Video lagu Jirayut jambret Cinta.


Dara juga ikut menonton Video itu.. ia baru tau kalo dia menyimpan Video itu.


" Ini Video apaan ya?." Dara bertanya bingung.


" Sayang ini Video di buat saat terjadi nya gempa di Lombok kira² Satu setengah tahun yg lalu."


" Oh." Sahut Dara singkat.. setelah itu Dara kembali Fokus menonton Video nya.


Faozan memilih diam menatap Dara dan Angel bergantian.


Entah apa yg ia fikirkan.

__ADS_1


Karna Video nya telah selesai.. Angel mulai berdiri dan ia mengambil sebuah hadsed yg terletak di samping bantal Faozan.. tampak nya itu hadsed Faozan.


Faozan dan Dara pun membiarkan saja apa yg Angel lakukan.. mereka hanya mengawasi.


Angel memasang hadsed itu ketelinga nya.. namun hanya sebelah yg ia masuk kan ketelinga nya.. itupun masih ia pegang.


Setelah itu Angel mulai bicara.


" Lo Ndok." Dara hanya melongo karna tak mengerti apa yg di katakan Angel.


Faozan tertawa mendengar nya.


" Ada apa kenapa kamu tertawa apa kamu ngerti Angel bicara apa?.". Dara bertanya pada Faozan.


" Iya.. Lo Ndok.. itu artinya Hallo Gedok." jelas Faozan.


" Gedok.. siapa?." tanya Dara bingung.


" Dulu kan kamu selalu manggil aku Gedok.."


" Gedok.. Gedok.. Seperti nya aku sering mendengar itu.". Dara berkata sambil mengingat² sesuatu.


" Gedok itu panggilan kamu buat aku.. Gedok adalah bahasa daerah aku.. yg artinya budek."


Dara merasa pusing mendengar penjelasan Faozan... samar² ia seperti melihat dan terus mendengar hal² yg aneh.


Dara menutup telinga nya dengan kedua tangan nya.


Kemudian ia memegangi kepala nya yg semakin pusing.


Gedok.. kesayangan.. kata itu seolah sering ia dengar.. dan suara yg mengatakan itu juga tak asing bagi Dara.. dan itu membuat kepala nya makin pusing.


Faozan melihat Dara yg mulai memegangi kepala nya menghampiri Dara..


" Kamu kenapa sayang." sambil bertanya Faozan mencoba melepas tangan Dara yg masih memegangi kepala nya itu.


Dara makin tak karuan saat mendapat sentuhan dari Faozan.


Begitu banyak bayangan² yg tak jelas muncul di kepala nya.. dan tentu membuat kepala nya makin terasa mau meledak karna sakit.


" Jangan sentuh aku.". Dara mulai berteriak pada Faozan karna Faozan menyentuh tangan nya.


Faozan langsung mundur mendengar perkataan Dara.


Faozan menggendong Angel dan memberikan nya pada Ibu nya Dara.


Setelah itu ia kembali ke kamar nya.

__ADS_1


Dan Faozan sangat terkejut mendapati di kamar nya Dara telah terbaring pingsan.


__ADS_2