Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Rencana Liburan 2.


__ADS_3

Setelah berfikir sejenak akhir nya Dimaz mulai bicara.


Dimaz.


" Teman² gimana kalau kita ke Bali, khusus nya kita ke Pantai Kuta."


Dara langsung tersenyum mendengar nya, Dimaz menyadari itu langsung berkata pada Dara.


Dimaz.


" Kamu setuju kan Ra?."


Dara menatap ke 4 teman nya secara bergantian, kemudian dengan tersenyum lembut ia bicara.


Dara.


" Oke aku mau."


Dessy.


" Oke, kita kesana."


Candra dan Rama.


" Baiklah Aku juga setuju."


Mereka akhir nya memutuskan untuk Liburan ke Pantai Kuta Bali.


Dimaz.


" Dan iya, untuk Dara, semua nya biar aku yg traktir, mulai dari biaya penginapan, biaya makan, ongkos pulang pergi sampai kalau kamu ingin beli apapun yg kamu suka insya Allah aku masih sanggup."


Dara menatap Dimaz kaget, bukan hanya Dara yg kaget, tapi semua teman nya yg ada disana juga kaget.


Dessy.


" Enak banget sich jadi Dara, kenapa nggak sekalian kita² juga kamu traktir Dim." protes Dessy.


Rama.


" Iya nih, kita² juga mau donk."


Dimaz.


" Hey, kalian semuakan pada kerja jadi nggak mungkin nggak punya uang, sementara Dara kan nggak, maka nya aku traktir dia."


Dara.


" Makasih Dim sebelum nya, tapi maaf aku nggak bisa terima itu..." pekataan Dara terhenti karna Dimaz memotong nya.


Dimaz.


" Ayo lah Ra, aku ngerencanain Liburan ini buat kamu, karna aku liat akhir² ini kamu sering sakit, jadi kamu butuh Refresing, aku juga ikhlas kok ngelakuin semua ini..." Kali itu Dara yg ganti menyela bicara Dimaz.


Dara.


" Aku tau Dim, niat kamu baik, tapi kalau buat ongkos liburan meski nggak sekaya kamu orang tua aku masih mampu kok." kata nya agak jengkel.


Dimaz.


" Aku juga nggak bilang kalau kamu nggak mampu Ra, aku bilang kayak gitu, supaya kamu nggak punya alasan untuk menolak pergi bersama kita², karna kamu tau sendirikan Ra, tanpa kamu, Liburan kita nggak akan asyik."


Dessy, Candra dan Rama.


" Tul tuh Ra.". jawab mereka bertiga bersamaan.


Dara.


" Kalian bisa aja,". sahut Dara tersenyum.. " Aku pasti ikut kok, oh iya jangan lupa kabarin Cintya juga."

__ADS_1


Rama.


" Pasti." dalam hal ini Rama emang tertarik sama Cintya.


Mereka tertawa dan bercanda bersama.


Disaat mereka sedang asyik bercanda, dering di ponsel Dara, membuat nya harus berhenti sejenak.


Dara.


" Ntar ya, aku angkat telpon dulu." Dara pun segera melihat ponsel nya dan ternyata yg menelpon adalah Faozan, kekasih jauh nya.


Dara beranjak untuk meninggalkan teman² dan menuju kamar, sesaat sebelum ke kamar Dara sudah berkata pada Teman² nya.


Dara


" Kalian lanjut aja ya, aku ke kamar bentar." usai berkata Dara langsung pergi ke kamar.


Teman² nya hanya bisa saling bertukar pandang, dan kembali melanjutkan obrolan seru mereka.


Faozan.


" Kamu kemana aja sih lama amat angkat telpon nya." Faozan langsung bicara saat Dara sudah menrima panggilan nya, kata itu emang sering di ucapkan Faozan saat Dara telat sedikit aja angkat telpon, jadi Dara udah biasa dengan omelan seperti itu.


Dara.


" Aku nggak dari mana², hanya saja tadi aku lagi ngobrol ama teman ²." jawab Dara seadanya.


Faozan.


" Oh, teman cewek atau cowok?." Faozan memang selalu bertanya begitu kalau Dara bicara tentang teman² nya, karna kalau hanya berdua dengan teman cowok, Faozan pasti akan marah.


Dara.


" Cewek ada dan cowok juga ada."


Faozan.


Dara.


" Ya begitulah."


Faozan.


" Ngobrolin apa sih?."


Dara.


" Gini, teman² punya rencana buat Liburan, nanti setelah Lebaran."


Faozan.


" Rencana nya sich ke Bali."


Faozan.


" Asyik tuh, oh iya Bali deket loh ama lombok."


Dara.


" Oh iya, kira² perjalanan berapa jam?."


Faozan.


" Kalau lewat laut paling² 4 jam udah sampe, tapu kalau naik pesawat paling 15 menit udah sampai."


Dara.


" Lumayan dekat ya berarti, oh iya ntar kalau kami jadi kesana kamu ikut aja, kan deket."

__ADS_1


Faozan.


" Iya sich, tapi kamu tau sendiri aku nggak punya SIM, mana berani aku, maaf ya bukan nya nggak mau." kata nya merasa tak enak hati lantaran menolak permintaan Dara.


Dara.


" Iya aku ngerti kok."


Faozan.


" Gimana kalau kalian aja yg Liburan ke Lombok, tempat² Wisata di Lombok udah mulai terkenal loh sekarang, bahkan Lombok dapat sertifikat sebagai tempat Wisata terhalal di Indonesia, dan mungkin kamu juga tau, kalau Pulau Lombok baru² ini aja di kenal banyak orang, dan itu karna tempat Wiasata nya, jika tidak tak ada yg bisa membuat Lombok ini jadi di kenal, Artis yg dari Lombok nggak banyak, bahkan Club sepak bola aja nggak ada."


Dara.


" Oh begitu ya."


Faozan.


" Iya nggak kayak Sumsel, artis yg berasal dari sana banyak, Club sepak bola juga ada.."


Dara.


" Iya Sriwijaya FC." Dara langsung menyela.


Faozan.


" Iya aku tau, tapi sekarang kok Sriwijaya FC di gradasi ke liga 2."


Dara.


" Entahlah aku juga nggak tau, aku kan bukan penggila bola kayak kamu."


Faozan.


" Ehehehe, kamu tau nggak kenapa aku lebih suka nonton bola dari pada sinetron?."


Dara.


" Nggak."


Faozan.


" Karna kalau sinetron itu hanya bohong, sementara Bola asli tanpa settingan, sama kayak Cinta aku ke kamu."


Dara.


" Heedeeh,, ujung² nya pasti ke gombal lagi." Dara berkata setengah mengeluh.


Faozan.


" Terserah kalau kamu mau bilang aku gombal, yg penting aku bicara serius, aku kan nggak kayak kamu yg bilang nya sayang, tapi terima cowok lain."


Dara.


" Kok aku lagi sich yg kena." lagi² Dara mengeluh.


Faozan.


" Ahahaaha.". ia tertawa riang mendengar perkataan Dara.. " Jadi gimana mau nggak liburan ke Lombok?."


Dara.


" Nggak tau, ntar tanya teman² dulu ya, dan iya kalau kamu mau kenalan ama teman² aku boleh kok, gimana kalau kita lanjut ke VC, sekalian kamu kasih tau mereka tempat² mana saja yg menarik di Lombok. "


Faozan.


" Eem gimana ya?.". Faozan berfikir sejenak.


Kira² Faozan mau nggak ya kenal ama teman² Dara..??????

__ADS_1


__ADS_2