Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Dia atau Dirimu


__ADS_3

Seperti biasa nya selepas shalat magrib dan makan malam, Dara beranjak kekamar untuk melihat benda kesayangan nya yaitu ponsel.


Begitu ia melihat ponsel nya, sudah ada pesan teks masuk, dan itu dari Faozan.


Faozan.


" Sayang, sinyal disana lagi gangguan yach, maka nya dari tadi aku hubungi kamu, nggak pernah aktif, kalo sinyal lagi gangguan kamu buka WA aja sekarang." itulah isi pesan nya.


Membaca hal itu, dengan segera Dara membuka WA nya, tak lama kemudian panggilan suara dari Faozan pun masuk, tanpa berfikir lagi Dara langsung menerima panggilan tersebut.


Faozan.


" Hallo Asalamualaikum. " terdengar suara Faozan dari sebrang sana.


Dara.


" Waalaikum sallam."


Faozan.


" Kamu lagi ngapain?. "


Dara.


" Duduk, baru beres shalat magrib." jawab Dara seadanya.


Faozan.


" Udah makan belum?." tanya nya lagi.


Dara.


" Udah, kamu sendiri gimana?." Dara balik bertanya.

__ADS_1


Faozan.


" Syukurlah kalau udah, aku juga udah kok, oh iya sayang, boleh aku nanya?." kata Faozan lembut.


Dara.


" Boleh lah."


Faozan.


" Kamu tau nggak beda nya kamu sama sprite?. "


Dara.


" Nggak." jawab Dara singkat dari pertanyaan Faozan, ia dapat menebak kalau Faozan pasti mau coba gombalin dia.


Faozan.


" Kalau sprite nyegerin, tapi kalau kamu ngangenin."


Dara.


Faozan.


" Ehehe, boleh aku nanya lagi?."


Dara.


" Silahkan." Dara berkata tenang, ia yakin paling² Faozan mau gombal lagi.


Faozan.


" Yg nama FB nya Andrian itu, siapa yach?." ternyata apa yg Dara fikirkan mengenai yg ingin ditanyakan Faozan salah besar.

__ADS_1


Dara langsung terdiam mendengar nya bagaimana tidak, ia tau betul Andrian itu siapa, Iya Andrian adalah kekasih nya Dara selain Faozan, beda nya Andrian pacar nya di dunia nyata, sementara Faozan pacar nya di dumay, alias pacar jarak jauh nya, Andrian sering bertemu Dara, sedangkan Faozan sekalipun belum pernah bertemu, maklum merekan kan hanya kenal lewat socmed.


Beberapa minggu yg lalu Andrian menyatakan persaan nya, saat itu Dara menerima nya lantaran ia dan Faozan sedang bertengkar, hari itu karna kesal Faozan tak pernah menjawab panggilan telpon Dara, di sms dan chatt pun hanya di read doank, jadi saat itu Dara fikir mungkin saja bagi Faozan, hubungan mereka sudah berakhir, jadi tanpa pertimbangan ia menerima Andrian.


Namun selang beberapa menit setelah ia menerima Andrian, Faozan juga meminta maaf atas sikap kekanak² an nya, yg selalu curiga dan tak percaya pada Dara, dan Faozan juga mengatakan sedikitpun ia tak ada fikiran buat mengakhiri hubungan mereka, meski mereka sendiri tidak tau akan seperti apa hubungan ini nanti nya, dan akan berakhir bagaimana.?


Jadi saat itu Dara nggak punya pilihan kecuali menjalani hubungan dengan Andrian dan Faozan sekaligus, nggak mungkin ia langsung putusin Andrian tanpa alasan, dan nggak mungkin juga ia mengatakan pada Faozan kalau dia sudah jadian dengan cowok lain, sebab jika demikian apa yg akan dirsakan Faozan.


Dara memang seorang gadis yg bisa di bilang nggak tega menolak orang, meski orang itu tak ia cintai, kalau orang tersebut menyatakan cinta, Dara nggak akan menolak, alasan nya karna ia tak mau menyakiti perasaan orang tersebut, ia tak menyadari justru dengan demikian ia jadi menyakiti perasaan banyak orang, khusus nya orang² yg pernah menyukai nya.


Karna sejak tadi Faozan tak mendengar sepatah katapun dari Dara, ia mulai bertanya lagi.


Faozan.


" Apa kau mendengar ku?.". begitu kata nya.


Dara.


" Eem iya iya aku denger kok." sahut Dara kemudian.


Faozan.


" Ya udah jawab siapa Andrian?." tandas nya.


Dara.


" Dia itu... dia itu....????" kira² Dara jawab apa yach..


Nantiakan di Episode berikut nya ya..!!!


Terimakasih untuk yg sudah membaca karya ku ini, maaf kalau banyak penulisan yg salah atau kurang jelas.


Silahkan kirim kan kritik dan saran juga.

__ADS_1


Bahkan aku akan sangat berterima kasih kalau kalian mau like dan komen.


__ADS_2