
Dara.
" Ayolah kapan lagi kamu mau kenalan ama mereka.". bujuk Dara.
Faozan.
" Iya baiklah."
Mendengar persetujuan Faozan, Dara kembali keruang tengah tempat dimana teman² nya masih berkumpul.
Baru saja Dara duduk kembali bersama teman² nya, hp Dara kembali berdering, kali itu tanpa melihat ia sudah tau kalau itu pasti Faozan yg memanggil nya lewat panggilan Video.
Benar dugaan Dara, maka dengan segera ia langsung menjawab nya, kemudian meletakan ponsel tersebut ke atas meja dengan posisi berdiri, agar semua teman² nya bisa melihat.
Faozan.
" Hallo Asalamualaikum." Faozan langsung bicara dengan tenang nya.
Mendengar suara tersebut, sontak teman² Dara yg tadi masih mengobrol langsung diam dan menatap ponsel teman nya itu, melihat Dara sedang melakukan panggilan Video mereka langsung menyapa.
Dessy.
" Waalaikum sallam."
Dara.
" Eem, kenalin mereka semua teman² aku.". Dara mengambil alih pembicaraan. " yg jawab salam kamu tadi nama Dessy." Dessy tersenyum menatap ponsel tersebut Faozan juga membalas senyum nya.
Faozan.
" Salken kak." mendengar perkataan Faozan kali itu Dessy langsung melotot ke arah Dara, Dara hanya tertawa, kemudian ia melanjutkan bicara nya.
Dara.
" Ini Rama, ini Candra, dan.." perkataan Dara terhenti saat ia melihat Dimaz nggak ada disana.
Karna Dara tiba² membisu sambil melihat sekeliling dari sebrang sana Faozan hanya menatap Dara sambil mengernyitkan dahi nya karna bingung.
Faozan.
" Dan apa sayang?." akhir nya begitu Faozan bertanya.
Dessy, Candra dan Rama.
" Ehemmzz." Dara menatap mereka dengan tersenyum, ia mengerti kenapa teman² nya berdehem, itu karna Faozan barusan memanggil nya sayang, sementara sama Dessy tadi bilangnya kakak.
Dara.
" Tadi disini ada satu orang lagi, tapi entah kemana dia, nama nya Dimaz."
Faozan.
" Oh begitu." apa lagi yg bisa Faozan katakan selain itu.
Dara.
" Eh, Dimaz kemana?.". ia bertanya pada teman² nya.
Rama.
" Keluar tadi ada yg menelpon nya."
Dara.
" Oh iya iya." Sahut Dara.. " Sayang maaf ya karna tadi aku bicara ama teman ku dulu."
__ADS_1
Faozan.
" Iya aku dengar kok, dan aku juga lihat meski hanya lewat hp." Jawab Faozan seada nya.. " Oh iya kak Dessy, kak Candra, dan kak Rama, tadi aku dengar dari..." Entah kenapa Faozan menghentikan perkataan nya disana.
Tapi mau gimana lagi, lidah nya terasa begitu kelu saat ingin menyebut nama Dara, sebab sepanjang mereka kenal, tak sekalipun ia memanggil Dara dengan nama nya, tapi kalau mau manggil kakak rasa nya ia juga nggak mau, mengingat Dara adalah pacar nya.
Rama.
" Dari Dara maksud mu." kalimat yg tak diselesaikan Faozan di selesaikan oleh Rama.
Faozan.
" Iya benar kak, kata nya kalian punya rencana buat liburan ya kak."
Dessy.
" Iya itu memang benar, emang nya kenapa..." Dessy berfikir sejenak mengingat² siapa nama pacar Dara itu.
Faozan.
" Faozan kak, tapi biar singkat panggil saja Zan, kayak teman² ku disini."
Dessy.
" Oh oke oke Zan, kenapa kamu nanya soal liburan itu, apa kamu mau ikut?."
Faozan.
" Aku akan sangat senang kak, kalau bisa ikut kalian Liburan, apa lagi bersama kesayangan, pasti akan menyenangkan, tapi kalau ke Bali aku nggak berani kak buat kesana."
Candra
" Lalu?." tanya Candra tegas.
Faozan.
Candra.
" Iya aku sempat dengar dari beberapa teman ku, kalau tempat Wisata disana sudah tak di ragukan lagi." perkataan Faozan mendapat respon hangat dari Candra.
Rama.
" Iya benar juga sich, bahkan para youtubers banyak yg memilih nge Vlog di Lombok ya khususnya itu loh di Tiga Gilli." Rama juga mengetahui sedikit tentang itu.
Faozan.
" Benar kak, 3 Gilli adalah tempat yg paling banyak di kunjungi para Wasatawan, khusus nya Turis."
Candra.
" Aku paling suka tuh, kalau ada yg berbau turis.". Candra bicara antusias.
Rama.
" Aku juga setuju Bro."
Dara.
" Dasar Omes." Dara berkata sambil mendorong kecil kepala Candra.
Dessy.
" Iya kalau giliran cewek² dan bule² aja semngat nya minta ampun." Keluh Dessy.
Rama.
__ADS_1
" Nggak apa² lah, sekali² cuci mata."
Semua orang disana langsung tertawa, termasuk Faozan.
Dessy.
" Oh iya Zan, selain 3 Gilli terus apa lagi tempat Wisata yg asyik disana." Dessy mulai bertanya.
Faozan.
" Pantai juga ada, salah satu nya pantai Pink, pantai Mandalika, dan pantai Kuta Lombok juga ada,Mesjid termegah disini juga salah satu buruan para Wisatawan, yaitu Mesjid Islamick Centre, dan kalau mau Gunung Rinjani juga bisa di kunjungi."
Rama.
" Menurut kamu, yg paling bagus yg mana?." Rama bertanya pada Faozan.
Faozan.
" 3 Gilli kak."
Dessy.
" 3 Gilli itu apa sich?." tanya Dessy bingung.
Faozan.
" 3 Gilli itu sejenis resort kak, 3 Gilli yaitu, Gilli Trawangan, Gilli Menoq, Gilli Air, tapi terus terang kalau ke Gilli Air, aku sendiri belum pernah kesana, jadi aku nggak tau pasti, beda dengan Gilli Menoq dan Gilli Trawangan."
Candra.
" Kamu sudah pernah ke Gilli kan, gimana keadan disana?." tanya Candra.
Faozan.
" Disana semua termasuk bebas kak, bahkan tanpa merasa takut Miras di jual dengan terbuka disana, maklum penghuni nya adalah Wisatawan asing yg telah lama menetap disana, tempat itu juga bebas dari polusi, kalau mau melihat² kita harus menyewa sepeda atau Kuda karna kendaraan merbotor di larang masuk."
Dessy.
" Kayak nya enak juga tuh, gimana menurut kamu Ra?."
Rama.
" Iya nih, dari tadi si Dara cuma diam aja, jangan bilang kamu nggak ada yg tertarik ya."
Dara menatap Dessy dan Rama bergantian.
Dara.
" Bukan nya aku nggak tertarik atau apalah, cuma aku bingung aja mau bicara apa?."
Candra.
" Nanya² kek, tentang tempat Wisata yg sedang di bicarain tuh pacara mu."
Dara.
" Ehehe, aku mah udah nggak butuh nanya² lagi, udah sering Faozan cerita ini ke aku, jadi jangan kaget ya, karna aku udah nggak terkejut, aku bahkan sudah tau kenapa Faozan begitu kenal yg Nama nya 3 Gilli itu, karna dulu ia sempat kerja disana."
Dessy.
" Eehhemz.... Iya iya, kami lupa kalau saat ini orang yg lagi jelasin semua ini ke kami adalah.." Dessy tak melanjutkan bicara nya karna Dara sudah melotot ke arah nya.
Faozan.
" Jadi gimana nich kak?, kalian mau nggak, kalau kalian setuju, aku siap jadi Tour Guide kalian, gratis loh, ya itung² buat nemenin kesayangan."
__ADS_1
Sontak teman² Dara langsung saling menatap mendengar nya.