Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Niat nya mau ngerjain, malah di kerjain.


__ADS_3

Siang itu, saat Dara sedang duduk sambil menonton tv di ruang tengah, tiba² ponsel yg memang tak jauh dari diri nya berdering, ia langsung melihat nya, no tak terdaftar yg menelpon nya, entah no siapa itu ia nggak bisa nebak, tapi Dara tetap mengangkat nya sebab bisa saja itu no teman² nya.


Dara.


" Hallo Asalamualaikum.". ucap Dara begitu tersambung.


" Waalaikum sallam, boleh nanya ini dengan siapa dimana?." jawab suara itu.


Dara terdiam untuk beberapa saat sambil mencerna suara siapa itu, ia seperti sangat kenal dengan suara tersebut, tapi kenapa hari ini ada yg sedikit berbeda.


" Ah.. apakah dia mau ngerjain aku." Gumam Dara dalam hati.. Apa lagi ia ingat beberapa waktu yg lalu ia pernah ngerjain dia..


Iya dia adalah Faozan... memang beberapa waktu yg lalu Dara sempat mau ngerjain Faozan.. tapi sayang nya tak berhasil lantaran Faozan sedikit cuek.


🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵🏵


FLASHBACK.


Waktu itu Dara sengaja membeli simcard baru, hanya untuk mengerjai Faozan.. Setelah mengaktifkan simcard tersebut, Dara langsung kirim sms ke Faozan.


" Beib." Itu lah sms Dara..


Faozan.


" Maaf ini siapa?.". tanya Faozan.


Dara.


" Aku?.. ya aku ini cewek kamu." maksud Dara bicara seperti itu agar mengetahui apakah Faozan punya pacar selain diri nya.


Tapi Faozan tak menggubris..


3 menit kemudian barulah ada telpon dari Faozan, Dara mengangkat nya namun dia menyuruh adek sepupu nya yg berumur 2 tahun yg bicara.. Tentu saja nggak akan ada yg mengerti apa yg di bicara kan anak umur segitu.


Karna mendengar suara anak kecil maka tak lama Faozan pun memutus panggilan nya.


Ia langsung chatt Dara menanyakan apa kah Dara membeli simcard baru dan menghubungi nya tadi..


Dara menjawab tidak, untuk memancing Faozan.


Faozan.


" Udah lah jangan bohong, aku tau pasti kamu kan yg sms pake no baru tadi, soal nya dia bilang dia itu pacar aku, jadi ya tentu saja itu kamu."


Dara.


" Barangkali aja itu pacar kamu yg lain." Dara masih ngelez.


Faozan.


" Jangan bohong, aku nggak punya pacar lain selain kamu, jadi nggak mungkin kalau itu orang lain, ngaku aja sebelum aku marah loh." tegas nya.


Mendengar itu Dara langsung mengakui nya.


Faozan.


" Kenapa sich kamu pake ganti kartu segala, sms kayak gitu, buat apa coba iseng banget jadi orang."


Dara.

__ADS_1


" Maaf dech, tadi nya aku cuma pengen tau kamu itu punya pacar lain nggak selain aku, tapi jujur susah juga mau mancing kamu."


Faozan.


" Tentu saja susah kan aku bukan ikan,, jadi mulai sekarang jangan lakukan itu lagi, sumpah nggak ada yg lain selain kamu."


Dara.


" Eheehee.. iya juga sih."


FLASHBACK OFF


Dara.


" Ini dengan Dara di Prabumulih.". jawab nya jujur, mengikuti permainan Faozan.


Faozan.


" Oh boleh kenalan?."


Dara.


" Maaf kalu kamu nelpon cuma buat kenalan aku nggak punya waktu." tegas nya.


Faozan.


" Sombong amat sich jadi cewek." Faozan masuk dalam perangkap fikir nya Dara nggak tau siapa dia.


Dara.


" Lalu masalah nya buat kamu tuh apa?." tandas nya pura² kesal.


Faozan.


' Eheemz.. benar kan dugaan ku kalau ia mau ngerjain.' gumam nya dalam hati.


Dara.


" Iya kenapa emang nya?."


Faozan.


" Nanya aja, emang siapa sih nama pacar kamu." Dara tersenyum dalam hati, mendengar nya.


'Faozan ², kamu fikir aku nggak akan ngenalin suara kamu karna kamu sudah berusaha mengubah nya..'


Lagi² Dara bergumam dalam hati.


Dara.


" Nama nya nggak penting, yg penting sekarang orang nya lagi nelpon aku saat ini."


Untuk beberapa saat tak terdengar suara Faozan menjawab nya.


Karna itulah Dara kembali bicara lagi.


Dara.


" Kamu lagi ngapain sich?.. dan no siapa yg kamy pake sekarang ini Ozan."

__ADS_1


Faozan.


" Ahahaha, kok kamu tau sich ini aku." barulah ia menjawab... " ini no teman aku, nggak usah di save ya, jangan di sms dan di telpon juga."


Dara.


" Aku udah hafal suara kamu, iya iya tenang aja, aku tau kok kalau aku itu punya pacar yg posesif jangan kan mau save no teman kamu, no teman cowok aku aja sering kamu suruh hapus."


Faozan.


" Itukan karna aku nggak mau kamu chatt, sms dan telponan ama cowok lain selain aku."


Dara.


" Tapi kenapa sich kok boleh kan cuma chatt."


Faozan.


" Kita dulu juga hanya chatt biasa, tapi lama² kita nyaman dan akhir nya pacaran, dan aku nggak mau kamu kayak gitu sama orang lain, karna asal kamu tau saja, rasa nyaman itu jauh lebih parah dari pada rasa sayang."


Dara.


" Iya iya, oh iya kebetulan aku mau izin ama kamu, Aku...." belum juga selesai Dara bicara udah di potong aja sama Faozan.


Faozan.


" Mau kemana?, sama siapa?." tanya Faozan.


Dara.


" Kerumah teman..." lagi² Faozan sudah menyela tak sabar.


Faozan.


" Cewek atau cowok?." tandas nya.


Dara.


" Cowok.". sebenar nya itu hanya bohong, Dara tak berniat pergi kemana pun dia hanya mengerjain Faozan.


Faozan.


" Nggak usah kalau kamu masih anggep aku pacar kamu."


Dara.


" Emang nya kenapa sich kok nggak boleh, kan cuma teman sayang, nggak lebih."


Faozan.


" Itu bagi mu, lalu dia, apa kamu tau isi hati nya, nggak kan, gimana kalau ia punya perasaan yg lebih, nggak boleh pokok nya."


Dara.


" Kan cuma bentar doank sayang." Dara masih pura² merayu, untuk mengetahui reaksi Faozan.


Faozan.


" Ya udah terserah kamu, mau bentar kek, mau lama kek, mau nggak pulang lagi kek, terserah, silahkan kamu bersama nya selama yg kamu mau, jangan pedulikan aku." Faozan mulai kesal, Dara tersenyum mendengar nya.

__ADS_1


Baru saja Dara ingin menjawab nya tapi panggilan udah terputus aja.


Dara tersenyum sambil menggeleng² kan kepala nya, dari semenjak pacaran sampe sekarang masih saja sikap nya kekanakan.


__ADS_2