Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Kejutan di hari pertama kuliah.


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Dara akan memulai kuliah nya.


Tiba di Universitas Rangga Husada.


Dara bingung di mana Fakultas kedokteran.. bisa bisa dia salah masuk kelas.


Dara celingak celinguk mencar orang yg bisa dia tanyai..


Namun sayang nya ia tak melihat siapapun di depan nya... Hingga sebuah suara mengagetkan kan nya.


" Kamu anak baru?." Tanya suara itu dari belakang Dara.


Dara pun membalikan badan nya untuk melihat sumber suara itu.


Seorang gadis berdiri tepat di depan mata nya saat ini.


" Kok tau kalo aku anak baru?." Dara menjawab pertanyaan gadis itu dengan bertanya balik.


" Ahaha." Gadis itu tertawa.


" Karna kamu terlihat sangat kebingungan." Lanjut gadis itu.


Dara hanya tersenyum.


" Oh iya nama ku Rasti.. kamu siapa?." gadis itu mengulurkan tangan nya.


" Dara." sahut Dara menyambut uluran tangan nya.


" Kamu ambil jurusan apa?." Tanya Rasti teman baru Dara itu.


" Kedokteran.. tapi aku bingung di mana letak kelas nya." sahut Dara jujur.


" Kalo gitu kebetulan.. aku juga Fakultas Kedokteran.. jadi ayo ikut aku." ajak Rasti.


Dara pun tanpa ragu mengikuti Rasti.. dan mereka berada di kelas Fakultas Kedokteran.


Begitu Dara masuk ke kelas bersama Rasti.. banyak para mahasiswa yg sempat menatap nya dengan pandangan yg membuat Dara merasa risih.


" Ras.. kok mereka liatin aku kayak gitu sich.. apa ada yg salah dengan penampilan ku?." Dara berkata setengah berbisik.. sambil duduk di sebelah meja Rasti.


" Nggak ada yg salah kok dengan penampilan kamu tapi mungkin karna kamu Cantik.. maka nya mereka memandang mu begitu." Sahut Rasti tersenyum.


" Iiih kamu.. orang aku nanya serius.. kamu kok jawab nya gitu." tutur Dara jengah.


" Dara.. aku serius.. kamu memang Cantik."


" Lah kamu juga cantik.. tapi mereka biasa aja." ketus Dara.


" Kan kamu anak baru."

__ADS_1


Dara hanya mengangguk..


Saat itu Dosen pun sudah mulai masuk.. dan menyapa semua mahasiswa/i nya.


Selama dua jam.. Semua orang hanya fokus mendengarkan penjelasan Dosen.. banyak dari mereka yg sudah tertidur karna merasa bosan.


Tapi tidak dengan Dara.. dari dulu ia selalu suka belajar.. hingga hal sekecil apapun akan menjadi menarik bagi nya saat ia tengah menuntut ilmu.


Akhir nya 2 jam telah selesai.. namun masih ada satu mata kuliah yg tersisa.


Hingga Dara belum bisa pulang begitu juga dengan Rasti.


" Dara kita kantin yukk.. aku laper." ajak Rasti.


" Oke." sahut Dara kemudian dia berdiri dan bangkit dari duduk nya untuk menuju kantin kampus.


Tiba di kantin.. Dara bersama Rasti langsung mencari meja yg kosong.. untung masih ada yg kosong.. hingga mereka tak perlu menunggu.


Setelah duduk kedua nya langsung memesan makanan dan juga minuman.


Saat itu Dara memesan bakso dengan jus jeruk.. sementara Rasti mie ayam dengan es teh manis.


Sambil menunggu pesanan Dara & Rasti mengobrol.


" Dara rumah kamu dimana?.". tanya Rasti.


Dara pun memberikan alamat lengkap rumah nya.


Mereka berdua sudah mulai akrab meski baru pertama kali bertemu dan berkenalan.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yg sejak tadi selalu menatap kearah mereka.


Dan selalu memperhatikan gerak gerik mereka.


Setelah pesanan sudah berada di depan mata mereka..Dara & Rasti langsung melahap nya habis.


Kemudian mereka menuju kasir untuk membayar apa saja yg mereka makan tadi.


Rasti udah hafal harga makanan dan minuman disana hingga ia tak perlu bertanya lagi.. dan langsung membayar.


Tapi Dara ia sama sekali belum tahu apapun tentang kantin itu.. hingga sebelum membayar dia bertanya terlebih dahulu.


" Berapa punya ku kak?." Tanya Dara.


" Tadi kamu pesan apa saja."


" Semangkok bakso dan jus jeruk." sahut Dara apa ada nya.


" 20 ribu."

__ADS_1


Dara pun membuka tas nya untuk mengelurkan uang..


Namun tiba tiba seorang pria yg berdiri disampin Dara langsung bicara.


" Biar aku yg bayar." sambil berkata pria itu langsung memberikan uang kepada penjaga kasir itu.


Dara yg belum sempat melihat siapa orang yg dengan lancang telah berbuat demikian kepada nya langsung menoleh dengan perasaan kesal.


Dara tak suka jika ada orang asing yg sok akrab dengan nya.. apa lagi sampai memberikan sesuatu pada nya.. walaupun itu cuma makanan yg tak seberapa.


Dara yg tadi nya ingin marah & protes pada orang itu.. hanya bisa diam dengan mulut terkatub dan mata yg terus menatap nya.


Lelaki itu tersenyum pada Dara.


Dara yg sangat kaget hanya diam bagai patung.


Hingga Rasti menyenggol bahu nya dan itu menyadarkan Dara dari keterkejutan nya.


" Hy Ra." Sapa lelaki itu.


" Hy." sahut Dara singkat.


" Masih ingat aku?." Tanya lelaki itu lagi.


Dara hanya mengangguk.


" Gimana kabar kamu?." tanya lelaki itu yg ingin bisa mengobrol dengan Dara


" Seperti yg kamu lihat." sahut Dara datar.


" Oh iya... Kami permisi dulu ya Ian.. bentar lagi kelas di mulai.". lekas lekas Dara memutus kan pembicaraan karna ia benar benar merasa tak nyaman.


Bukan karna Andrian itu mantan pacar nya.. tapi karna ia sadar saat ini dia adalah seorang istri hingga ia harus menjaga jarak dan juga pandangan dengan lelaki lain.


Iya lelaki itu adalah Andrian.. mantan pacar nya Dara... yg Dara putusin karna saat itu Faozan memberinya ultimatum.. pilih dia atau pilih Andrian.


Dan saat itu Dara lebih memilih Faozan.


Namun sayang nya sampai sekarang Andrian tak tahu kenapa mendadak Dara minta putus dari nya.


Andrian masih menyimpan perasaan sampai sekarang terhadap Dara.. hingga saat ini dia masih sendiri bahkan juga tak memiliki kekasih.


Setelah putus dengan Dara.. Andrian tak punya niat untuk pacaran lagi.. dia hanya selalu berdo'a semoga suatu hari nanti dia di pertemukan dengan Gadis impian nya itu.. yg tak lain dari Dara.


Seperti nya Tuhan mendengar Do'a nya hingga Dara & Andrian bertemu kembali.


Andrian merasa sangat bahagia..


Tapi tidak dengan Dara.. dia biasa saja.. karna memang Andrian tak pernah penting dalam hidup nya.. dulu pun ia menerima Andrian hanya untuk pelarian saat ia sedang ada masalah dengan Faozan.

__ADS_1


Lantas bagaimana kelanjutan nya..


Akan kah Andrian mendapatkan kekecewaan lagi.. atau justru Dara yg dulu tak punya perasaan pada nya malah jatuh hati dan mengkhianati sang suami???


__ADS_2