Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Patah Hati


__ADS_3

Setelah melihat sekeliling nya yg tampak ramai oleh para mahasiswa/i... Dara berfikir sejenak.


“ Ya Allah semoga keputusan yg aku ambil ini nggak salah.” Gumam Dara dalam hati.


Dara kembali menatap Andrian yg masih berlutut di hadapan nya.


Dengan pelan ia meraih kedua lengan Andrian.. mengisyarat kan agar Andrian segera berdiri.


Andrian menuruti nya dan berdiri.


Sekarang posisi mereka saling berhadapan.


Andrian menatap bola mata Dara dengan penuh arti.


“ Gimana Ra.. apa kah kamu mau menjadi pacar aku?.” tanya Andrian lagi.. karna dari tadi dia belum mendapat jawaban dari Dara.


“ Terima.. terima.. terima.” teriak semua orang.


Dengan ragu ragu Dara pun menganggukan kepala nya.


Yg membuat Andrian tersenyum lega.. Hingga tanpa beban Andrian langsung menghampiri Dara dan ingin memeluk nya.


Namun saat itu dengan tenang Dara menolak.


“ Maaf Iyan.. kita bukan muhrim.. dan disini juga banyak orang.” tutur nya setengah berbisik.


Andrian mengangguk dan mengerti maksud Dara.. toh bukan baru sehari dua hari ia mengenal Dara.


“ Sorry.. habis nya aku terlalu senang.” jawab Andrian penuh kebahagiaan.


Melihat wajah Andrian yg sangat bahagia.. terbesit rasa bersalah di hati nya.


“ Iyan.. bisa kita bicara 4 mata saja.” pinta Dara.


Andrian mengangguk.. hingga dia meminta semua orang untuk meninggalkan mereka berdua.


Karna memang tadi Andrian yg meminta mereka berkumpul jadi saat Andrian meminta mereka bubar.. mereka pun langsung pergi.


“ Kamu mau bicara apa beb?.” tanya Andrian saat mereka tinggal berdua saja.


Terlihat jelas di wajah nya betapa dia sangat bahagia.. dan hal itulah yg membuat Dara menitikan air mata.


Melihat Dara yg mulai menitikan air mata.. Andrian menatap nya heran.

__ADS_1


“ Kok kamu nangis sich beb?.. ada apa?.” tanya Andrian bingung.


“ Maafkan aku.” sahut Dara lirih.


“ Maaf buat apa?.” Andrian makin tak mengerti.


“ Iyan bukan maksud hati ku untuk mempermainkan perasaan mu.. tapi aku hanya nggak ingin membuat mu malu di depan teman teman.. itulah sebab nya aku mengiyakan pertanyaan mu tadi.. tapi yg sebenar nya itu hanya lah kebohongan ku Iyan.. dengan kata lain.. maaf aku nggak bisa menjadi pacar mu.”


Mendengar hal itu.. tentu saja reaksi wajah Andrian langsung berubah drastis.


“ Kamu jahat Ra.. kamu fikir perasaan ku adalah permainan.. haah.. buat apa kamu terima aku di depan umum kalo akhir nya kamu hancurin perasaan ku.” tegas Andrian.


“ Maaf Iyan.. aku nggak bermaksud untuk mempermainkan mu.. aku hanya tak ingin kamu malu di hadapan teman teman...”


“Sudahlah nggak usah sok baik kamu... aku nggak butuh rasa kasihan dari mu.. aku hanya ingin tahu kenapa kamu menolak ku Ra.. apa yg kurang dari ku?.” tanya Andrian dengan nada mendesak.


“ Terserah kamu mau berfikir apa tentang ku Iyan.. aku nggak peduli itu.. dan perlu kamu tahu.. kamu itu pria yg baik.. tak ada yg kurang dari mu.. hanya saja saat ini aku sudah memiliki orang lain dalam hidup ku.. lebih jelas nya lagi aku sudah menikah.” tegas Dara


“ Jadi sekali lagi maaf.” usai berakata tanpa menunggu tanggapan Andrian.. Dara langsung meninggalkan nya.


“ Kamu bohong Ra.. aku nggak percaya kalo kamu sudah punya suami.. ingat lah ini Ra.. sampai kapan pun aku nggak akan membiarkan mu bersama pria lain.. kamu hanya akan menjadi miliku.. hanya milik ku.” Andrian berteriak pada Dara yg kian menjauh meninggalkan nya.


Dara masih mendengar hal itu.. namun ia enggan untuk menanggapi nya.. dan pura pura tak mendengar.


Di kelas nya Andrian banyak mendapat kan ucapan selamat dari teman teman nya.


Andrian hanya tersenyum paksa.. agar dia tak merasa malu.. jika dia bilang kalau Dara menolak nya.. maka pasti banyak orang yg menghina nya.


Itulah sebab nya Andrian memilih diam.


Hal yg sama juga terjadi pada Dara.. dia juga mendapat ucapan selamat dari teman teman nya.


Dara hanya mengangguk saja.


Hanya Rasti yg bisa menangkap kalo ada sesuatu yg tidak beres terjadi pada teman nya itu.


“ Ra.. apa semua nya baik baik saja?.” tanya Rasti.


“ Iya Ras.. kenapa emang nya?.” Dara balik bertanya.. seolah tak terjadi apapun.


“ Yakin?.” Tanya Rasti lagi.. untuk memastikan.


“ Iya Ras.” sahut Dara tersenyum.

__ADS_1


Mau tak mau Rasti mencoba untuk percaya.


Namun dalam hati nya Rasti masih tak percaya.


Itulah sebab nya diam diam.. Rasti mengikuti Dara saat Dara mau pulang dari kuliah.


Jika benar tak ada yg terjadi antara Dara dan Andrian.. maka Rasti yakin betul Dara pulang pasti akan diantar oleh Andrian.


Namun yg ia lihat saat Dara keluar gerbang kampus.. Dara malah pulang di jemput oleh seorang laki laki.. yg sama sekali bukan Andrian.


Hal itu membuat Rasti bertanya tanya sendiri.


“ Siapa lelaki yg menjemput Dara tadi?.. kenapa kelihatan nya mereka dekat banget.. apakah pria itu pacar nya Dara?... Lalu Andrian kenapa Dara menerima nya.. apakah Andrian tahu kalo Dara sudah punya pacar lain?.” berbagai pertanyaan muncul di benak Rasti.


Hingga saat itu Rasti melihat Andrian yg berjalan menuju mobil nya.


Rasti pun menghampiri nya.


“ Andrian.” panggil Rasti.


“ Iya.” sahut Andrian seolah enggan menyahuti... dan terus membuka pintu mobil nya.


“ Aku mau bicara.. ini mengenai Dara.” tutur Rasti.


Mendengar nama Dara.. Andrian jadi tertarik..


“ Apa itu?.” tanya Andrian tak sabar.. dan ia pun menutup kembali pintu mobil nya.


“ Kenapa kamu nggak nganterin Dara pulang?.” tanya Rasti.. ia mulai kepo.. sebab pada dasar nya Rasti itu tertarik pada Andrian.


“ Dara nggak mau aku anter pulang.” sahut Andrian yg memilih tak menceritakan hal yg sebenar nya.


“ Lalu apa kamu tahu.. kalo tadi Dara di jemput oleh seorang pria?.” tanya Rasti lagi.


“ Iya.. cowok itu hanya teman nya.. lagian kamu kenapa sich.. kayak nya keppo banget.. denger ya Ras.. kalo kamu menghampiriku.. hanya untuk memanas manasin aku.. kamu nggak akan berhasil.. karna aku percaya pada Dara.. karna ia tak pernah berbohong.” tegas Andrian.


Kemudian tanpa menunggu tanggapan Rasti dia langsung masuk mobil dan menjalan kan nya menuju rumah untuk pulang.


Perasaan nya benar benar sakit saat tahu kalo Dara di jemput oleh seorang pria.


Itu artinya benar Dara sudah punya pacar.. kalo masalah menikah hati nya tetap belum bisa terima.


Maka dia akan menyelidiki.. apa benar Dara memang telah menikah.. atau itu hanya alasan Dara untuk menolak nya saja.

__ADS_1


Seperti nya.. hidup Dara akan sulit jika Andrian tak bisa terima kenyataan kalo Dara telah menjadi milik orang lain.


__ADS_2