Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Hancur.


__ADS_3

Iya yg sebenar nya terjadi adalah Dara tak akan menikah itu hanyalah alasan agar Faozan menjauhi nya dan membenci nya.. tapi yg ada Faozan malah makin nekat dan nggak ada kata nyerah.. Dara sendiri bingung harus berbuat apa lagi untuk menghindari Faozan.. namun sama seperti Faozan ia juga tak mampu menentang kata hati nya.


FLASHBACK ON.


Malam setelah pernikahan kakak sepupu nya Dara tiba² merasakan sakit kepala yg sangat luar biasa.. ia fikir hanya karna tekanan darah nya yg naik.. dan karna kelelahan.. lantaran sibuk saat pernikahan kakak nya.


Karna selama ini Dara memang sering di dera sakit kepala dan berakhir di Rumah Sakit.. dan menurut orang tua nya Dara hanya menderita darah tinggi.. tapi mungkin kah diusia nya yg masih muda ia sudah menderita darah tinggi?.. namun Dara percaya apa yg ia katakan oleh kedua orang tua nya bahkan kakak nya.


Namun hari itu untuk pertama kali Dara mengeluarkan darah dari hidung nya.. itu membuat nya kaget bukan kepalang apa lagi kepala nya makin pusing hingga semua gelap di penglihatan Dara.. yg artinya Dara telah Pingsan.


Untung Ibu nya ada dirumah dan cepat mengetahui itu.. hingga lekas² ia memberitahu Daniel kakak nya Dara yg kebetulan tak bekerja hari itu.. dengan sigap Daniel dan Ibu nya membawa Dara kerumah sakit.. dan menunggu penanganan Dokter Alex.. Baik Ibu nya Dara.. Ayah nya bahkan Kakak nya Dara sudah tau tentang penyakit Dara.. hanya saja mereka memilih merahasia kan dari Dara takut Dara frustasi dan syok.


Dara membuka mata dan melihat Ibu dan kakak nya yg berada disisi nya... dengan selang infus di pergelangan tangan kiri nya.


Ibu Dan kakak nya lega melihat Dara telah siuman.

__ADS_1


" Ibu.. kak Daniel aku kenapa?." tanya nya?.


Daniel dan Ibu nya saling bertukar pandang.


Daniel.


" Kamu hanya kelelahan dek." Jawab nya mengelus lembut rambut adik nya.


Ibu nya hanya tersenyum getir.


Dara hanya mengangguk.. dan saat itu Dokter Alex datang dan memanggil Daniel untuk membicarakan sesuatu.


Hari berikut nya saat ibu nya lagi mengurus untuk kepulangan Dara kerumah.. sementara Daniel masih kerja.. Dara yg merasa sudah baikan diam² menemui Dokter dan bertanya sedetail² nya tentang penyakit nya.. Dokter itu tanpa ragu memberitahu tentang penyakit nya.. bahkan hasil rongen pun ia jelaskan dengan sedetail² nya..


Betapa terkejut nya dia.. namun ia tak bisa berbuat apapun kecauli hanya bisa pasrah.. ia sangat kecewa dengan keluarga nya yg telah berbohong pada nya.. namun ia memilih diam.. hanya air mata yg mewakili perasaan nya saat ini.

__ADS_1


Setelah tiba di rumah barulah ia marah dan protes terhadap orang tua nya yg telah menyembunyikan hal sebesar itu dari nya.


Dara.


" Bu sebenar nya aku sakit apa sich?."


" Hanya darah tinggi nak." Jawab ibu nya gugup.


" Jangan bohong Bu.. aku tau aku nggak mungkin darah tinggi dan tadi aku sudah bicara sama Dokter Alex.. dan ibu tau Dokter Alex itu Dokter specialis kanker.. kalian sudah tau kan kalau aku kena kanker?.". air mata mulai membasahi pipinya.. ia merasa sangat kecewa bahkan juga hancur.. semua impian yg pernah ia rencanakan dengan Faozan luruh dengan seketika.. karna penyakit yg dia derita.. yg kemungkinan besar akan merenggut nyawa nya.


Ia tahu benar menyembuhkan kanker Otak itu bukan lah hal yg mudah dan sederhana.. butuh uang yg banyak dan juga kesabaran karna itu memakan waktu..


Apa lagi dengan keluarga nya yg tak setuju Dara dioperasi lantaran kemungkinan berhasil hanya fivety².. 50% bisa berhasil dan 50% bisa meninggal dunia.


Itulah sebab nya keluarga hanya memutuskan untuk kemoteraphy.. sudah banyak yg berhasil dengan kemoteraphy tapi itu butuh waktu dan uang yg tak cukup sedikit.

__ADS_1


Dan itulah yg membuat Dara memilih berbohong pada Faozan.. agar Faozan menjauhi dan membenci nya.. namun itu tak berhasil.


FLASHBACK OFF.


__ADS_2