Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Back To Prabumulih.


__ADS_3

Dua hari kemudian Kedua ortu Dara benar benar tiba disana.. tentu saja di sambut ramah oleh sang kakek dan kerabat yg lain nya.


Suasana di rumah itu juga sudah mulai ramai.


Berbagai persiapan sudah di lakukan.


Namun sebuah kejutan yg sangat besar.. saat sehari sebelum syukuran di lakukan.. Tiba tiba Ibu nya Faozan pulang.


Hal itu membuat kebahagiaan Faozan & Dara makin lengkap.


Hanya saja Ayah nya Faozan tak ada disana... memang tak ada yg memberitahu nya.


Baik Faozan sendiri atau pun Dara.. bahkan keluarga Faozan yg lain tak ada yg ingat untuk mandi memberitahukan Ayah nya Faozan.


Entah mengapa semua orang melupakan hal itu.


*****************************


Tiga hari setelah acara nya selesai Faozan & Dara pamit untuk kembali ke Prabumulih.


Karna sejak awal Faozan telah memberitahu sanga kakek.. sang kakek pun mengerti.. meskipun sebenar nya ia mengingan mereka tetap disana.. tapi apa lah daya itu semua demi kebaikan Cucu cucu nya.


" Kek.. Kami pulang ya.. doa kan semoga kami selamat sampai tujuan." Pamit Faozan.


Kakek mengangguk.


" Kek.. Dara minta izin kakek untuk mengajak Faozan tinggal bersama keluarga Dara dalam waktu beberapa tahun kedepan.. namun Dara janji setelah kuliah Dara nanti selesai maka kami akan kembali untuk menetap & tinggal disini selama nya." Itu lah yg di katakan Dara.

__ADS_1


" Iya Ra.. semoga kamu & Faozan selalu bahagia.. dan semoga apa yg kamu ingin kan akan tercapai." Sahut sang kakek.


Yg membuat Dara menitikan air mata haru.


" Aamiin kek.. makasih.. jaga diri kakek baik baik.. kalo ada apa apa jangan sungkan untuk menghubungi kami." pesan Dara.


Yg hanya di jawab anggukan kepala oleh sang Kakek.


Setelah berpamitan Faozan & Dara pergi menuju Bandara International Lombok.


Setelah menempuh 4 jam penerbangan.. akhir nya Faozan & Dara tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarudin 2.


Dan kedua nya langsung menaiki bus kota dengan tujuan Palembang.. Prabumulih.


3 jam setengah mereka sampai di Prabumulih.. Dari terminal kota Prabumulih menuju rumah Dara butuh waktu kurang lebih 20 menit dengan kendaraan umum.


Namun saat di terminal Dara memutuskan untuk menghubungi Dimaz.. yg sudah pulang setelah acara syukuran selesai bersama kedua orang tua Dara.


" Buat apa?." Faozan bertanya bingung.


" Minta jemput lah.. kan lumayan buat ngirit ongkos." sahut Dara.. kemudian ia langsung menelpon Dimaz.. dan meminta Dimaz menjemput nya.


Dimaz pun tak menolak.. sebab Dara adalah sahabat nya.


20 menit menunggu.. sebuah mobil Honda jazz berwarna merah berhenti tepat di hadapan Dara & Faozan.


Dara hafal betul mobil siapa itu.. yg tak lain dari mobil sahabat nya yaitu Dimaz.

__ADS_1


Hingga Dara langsung tersenyum menghampiri Dimaz yg baru saja keluar dari dalam mobil nya.


" Mana barang barang kalian?." tanya Dimaz.


Dara pun memberikan beberapa barang bawaan nya pada Dimaz..


Dimaz pun mulai memasukan nya di bagasi mobil nya.. dibantu oleh Faozan.


Setelah selesai memasukan barang barang.. Mereka masuk ke dalam mobil.


Kemudian dengan pelan tapi pasti Dimaz mulai menjalankan mobil nya menuju rumah Dara.


19 menit kemudian Dimaz menghentikan mobil nya tepat di halaman rumah Dara.


Mereka pun membuka pintu mobil dan turun.


" Makasih ya Dim." Tutur Dara tersenyum menatap Dimaz.


" Biasa aja kali Ra.. kan kita ini temanan sudah sejak kecil.. jadi jangan sungkan sungkan jika butuh bantuan.". sahut Dimaz.


" Kamu juga Zan.. jika kamu butuh aku telpon aja." lanjut Dimaz.. takut Faozan salah paham.


Sebab biar bagaimana pun Faozan tahu kalo Dimaz menyintai Dara.. Entah itu dulu atau masih sampai sekarang.


Yg pasti nya bagi Dimaz adalah kebahagiaan Dara.. selama Dara bahagia maka dia pun turut bahagia.


" Iya Dim.. sekali lagi thanks ya." Sahut Faozan juga dengan tersenyum.

__ADS_1


Kedua orang tua Dara berhamburan keluar untuk menyambut putri & menantu nya itu.


Lalu mereka semua masuk ke dalam rumah.. untuk berbincang sambil ngopi.. termasuk Dimaz.


__ADS_2