Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Ungkapan Hati Ifan


__ADS_3

Sesuai perjanjian.. Ifan tiba di rumah Dara jam 13:15 menit.. untuk mengajak Dara pergi bersama nya..


setibanya disana Ifan langsung di sambut oleh ibu nya Dara.. karna memang Ifan sudah tak asing lagi bagi keluarga Dara..


" Asalamualaikum Bu.." sapa Ifan begitu ibu nya Dara membukakan pintu..


" Waalaikum sallam Ifan.." sahut ibu nya Dara di sertai senyum.. " ayo masuk & duduk lah.. Dara masih siap² tuh kayak nya.."


" Oh begitu ya Bu.. Dara udah bilang tah kalo kami mau pergi..". tanya Ifan


" Iya tadi Dara sudah cerita.. oh iya Fan mau ibu bikinin kopi nggak..". tanya Nur ibu nya Dara.


" Nggak Bu.. barusan aja aku habis ngopi.. lagian Ifan buru² Bu ada urusan.." jawab Ifan apa adanya.. " maaf ya Bu.. bukan nya Ifan nggak menghargai." sambung nya..


" Iya Ifan tidak apa² ibu ngerti kok."


pembicaraan ibu nya Dara & Ifan terhenti karna Dara sudah keluar dari kamar nya..& menghampiri ibu nya & Ifan di ruang tamu..


" Udah lama kamu nyampe Rese???." tanya Dara datar.


" Lumayan.. tapi aku udah biasa.. yg nama nya nungguin kamu itu sama aja kayak nunggu pengantin yg lagi dandan.. kalo nggak 3 jam.. nggak bakal kelar..". goda Ifan sambil tersenyum.


" Sembarangan." ketus Dara.


" Ehehe... ya udah kalo udah selesai apa bisa kita pergi tuan putri??.." tanya Ifan.


Dara hanya menganggukan kepala nya..


Setelah pamit kepada ibu nya Dara n Ifan segera bergegas meninggalkan rumah orang tua Dara.


Mulai dari rumah tadi sampai saat ini sepatah kata pun Dara belum bicara.. entah apa yg ia pikirkan.. dia hanya sibuk main ponsel nya.. sementara Ifan hanya fokus pada jalanan.


jadi hanya keheningan yg terjadi..


Namun tampak nya Ifan nggak tahan sama keheningan itu.. hingga dia yg memulai pembicaraan..


" Well.. kamu lagi sariawan tah..??." tanya Ifan sambil menatap Dara sekilas..


" Nggak.. tapi kenapa kok kamu nanya gitu.." jawab Dara seadanya.. dia nggak ngeh dengan ucapan Ifan.


" Habis dari tadi kamu diem aja.." kata Ifan lagi..


" Ehehe... aku bingung aja mau bicara apa??." jawab Dara lagi.


" Nanya kek.. gimana kabar aku.. sehat apa nggak.. kan udah lama kita nggak ketemu.."


" Baiklah.." ucap Dara sembari memasukan ponsel nya ke dalan tas.. " gimana keadaan kamu..?? apa kamu sehat..??.."


" Iiih kamu benar² yach.. di suruh nanya itu.. yg itu juga kamu tanyain... nggak kreatif amat sich.." sahut Ifan jengkel.


" Kok aku jadi serba salah dech.." ujar Dara yg tak kalah kesal..

__ADS_1


Ifan menoleh sejenak kearah Dara.. & ia melihat kalo Dara mulai kesal.. karna nya dia langsung minta maaf..


" Sorry..." kata Ifan lembut.. yg membuat Dara mulai tersenyum.


" Iya dech nggak apa² .. aku juga minta maaf karna udah bicara gitu tadi.." kata Dara kemudian..


" Yupz.. nggak seharus nya kita saling berdebat padahal kita udah lama nggak ketmu.."


" iya iya.." Dara menanggapi dengan tersenyum lagi.


" Well... saat aku nggak ada disini.. kamu kangen nggak sich sama aku..??" tanya Ifan kemudian.


" Ntar aja yach aku jawab.. sekarang jawab dulu pertanyaan ku.. kita mau kemana..?? bukan kah tadi kamu bilang mau grab.. tapi kok nggak ada penumpang atau pun barang pesanan orang.."


" Sebenar nya hari ini aku emang bukan mau nge grab.. aku hanya ingin jalan bareng kamu.."


Dara langsung melotot mendengar perkataan Ifan..


" What.? jadi kamu boong.." kata Dara sambil menatap tajam Ifan.


" Maaf dech.. habis nya kamu nggak akan mau kalo aku ajak keluar tanpa alasan..". jawab Ifan tanpa dosa.


" Okelah up to you.. sekarang katakan kita akan kemana & mau ngapain??.." hanya itu yg bisa Dara ucapkan.. sebab nggak mungkin dia minta langsung pulang hanya karna nggak jadi nge grab.


" Kita ketaman patih galung aja yach.. ngobrol².. kamu mau kan..??.."


Dara hanya mengangguk...


mereka duduk di salah satu bangku yg ada disana.


Ifan memberikan sebotol air meneral pada Dara.. Dara pun mengambil nya & meminum nya.


" Well.." panggil ifan saat Dara telah selesai minum..


" iya.. " Dara menyahuti & menoleh ke arah Ifan.


" Kamu belum jawab pertanyaan aku tadi.. "


" Pertanyaan yg mana..??" Dara bertanya dengan dahi berkerut.. karna dia emang lupa yg mana yg di maksud Ifan..


" Iih kamu.." kata Ifan tersenyum jengkel.. " pura² lupa atau emang lupa.."


" Beneran lupa Rese.. suer dech.." jawab Dara sambil mengangkat dua jari nya.. membentuk huruf V.. " jadi ayo katakan yg mana??.."


" Selama aku nggak disini kamu kangen nggak sich sama aku..". tanya Ifan tanpa basa basi..


" Apakah itu penting.." Dara malah balik bertanya..


" tentu saja.. karna aku mau tau.. kamu itu punya perasaan nggak sama aku.." kata Ifan jujur..


lama Dara tertegun mendengar perkataan Ifan.. apa sich maksud Ifan bicara begitu.. pikir nya.

__ADS_1


Karna tak mendengar sepatah kata pun dari Dara.. Ifan kembali bicara..


" Well.." panggil ifan.. Namun Dara terlalu larut


dalam pikiran nya.. hingga ia tak mendengar kalo Ifan memanggil nya..


"Well..." panggil Ifan lagi kali ini lebih keras.. yg membuat Dara terjingkat kaget.


"Apa sich Rese... teriak².. aku belum budek x... biasa aja bicara nya.." Dara berkata jutex..


" Bukan nya jawab malah bengong.." Ifan menatap Dara lekat.. yg membuat jantung Dara menjadi berdetak cepat..


Dara mengambil nafas dalam & menghembuskan perlahan..


" Jujur.. aku sangat kangen kamu Rese.. " akhir nya Dara bicara terus terang.. yg membuat Ifan tersenyum manis..


Dara yg melihat Ifan senyum² mulai bingung..


" Eeh.. Rese kamu kenapa kok senyum² gitu.. ada yg lucu.."


" Nggak ada sich.." jawab Ifan santai.. " cuma aku seneng aja.."


" Senang karna ada yg kangen.." tanya Dara.


Ifan hanya mengangguk.. Dara menatap nya tak mengerti.. melihat Dara hanya diam.. Ifan mencoba meraih tangan Dara.. yg membuat Dara kaget setengah mati.


" Well.. aku sayang kamu.." kata Ifan kemudian.. itu yg membuat Dara lebih terkejut lagi..


Dara membuang pandangan nya.. karna ia tak ingin Ifan melihat kalo ia tersenyum bahagia..


" Well.." Ifan memanggil Dara lagi.. karna dari tadi Dara tak memberi tanggapan.


Mendengar itu Dara mencoba menenagkan jantung nya yg mulai melompat² sejak tadi... setelah tenang barulah dia menjawab Ifan.


" Iya.." katanya seada nya..


" Kamu dengar aku nggak sich.." ifan mulai sedikit kesal.


" Dengar lah.."


" Lalu kenapa diam.. tadikan aku bilang aku sayang kamu.." ifan mengulangi nya lagi.


" terus.." hanya kata itu yg Dara ucapkan.. membuat Ifan benar² jengkel.. hingga Ifan membuang pandang nya kearah lain.. dengan wajah kesal.. Dara tersenyum melihat tingkah Ifan.


" Sayang sebagai apa??.." begitu Dara menanggapi kemudian sambil menghela wajah Ifan agar menghadap kearah nya..


"Sebagaimana rasa sayang seorang pria terhadap wanita.. bukan rasa sayang sebagai sahabat.. bukan pula rasa sayang sebagai saudara.. tapi yg lebih dari semua itu.. dengan kata lain yg lebih jelas nya.. aku sayang kamu sebagai pasangan ku.. aku sayang kamu & ingin kamu mau jadi pacar ku.."


Dara menatap Ifan dengan mata yg mulai berkaca²... ia sungguh tak menyangka kalo Ifan juga mencintai nya..


kira² apa jawaban Dara..

__ADS_1


Nantikan kelanjutan Nya..


__ADS_2