Cinta jarak jauh... ( LDR)

Cinta jarak jauh... ( LDR)
Terharu.


__ADS_3

Lima belas menit kemudian Faozan telah tiba dengan membawa tiga bungkus nasi.


Dua bungkus ia berikan pada kedua ortu Dara sementara satu nya untuk diri nya sendiri.


Mereka bertiga pun akhir nya makan.


Saat makan sekilas Ayah nya Dara melirik Faozan yg tengah menikmati makanan nya.


" Loh kok kamu makan nya cuma nasi ama telur doank.. sementara Ayah sama Ibu nasi Ayam?." tanya Ayah nya Dara bingung.. apakah uang Faozan tak cukup untuk membeli tiga bungkus nasi Ayam.


" Nggak apa² kok Yah.. aku emang nggak suka makan daging." jawab Faozan seadanya.


" Oh kenapa?." tanya Ibu nya Dara.


" Alerghi Bu.. aku kalau makan daging pasti langsung muntah²... eheehe.. mungkin karna itu aku suka di bilang teman² kurang gizi."


" Oh begitu."


Setelah bicara sebentar masing² hanya fokus menyantap makanan.. karna mereka benar² sudah merasa lapar.


Selesai makan.. barulah mereka mulai bicara lagi.


" Bu.. Yah.. apakah kalian tak merasa lelah?." tanya Faozan memperhatikan mimik muka kedua orang tua itu.

__ADS_1


" Sebenar nya kami lelah Nak.. bahkan sangat lelah.. tapi mau gimana lagi.. nggak mungkin kami meninggal Dara." jawab Ayah nya Dara.


" Em.. Yah.. Bu.. kalo kalian mau istirahat silahkan.. biar aku yg jaga Dara disini.. Kalian juga perlu istirahat Dara pasti nggak suka saat ia siuman nanti jika melihat kedua ortu nya yg kelelahan karna dia.. dan jangan sampai nanti setelah Dara sembuh malah kalian yg sakit." kata Faozan panjang lebar.


Kedua ortu Dara hanya mengangguk² kan kepala nya menyadari kebenaran ucapan Faozan.


" Yakin kamu mau menjaga Dara disini?." tandas Ayah nya Dara.


" Iya Ayah.. itupun kalau kalian percaya dan mengizin kan."


Ayah nya Dara tersenyum mendengar perkataan Faozan.


"Ayah tak keberatan.. yg Ayah khawatir kan adalah kamu Nak.. kamu baru menempuh perjalanan yg jauh.. dan sama sekali belum istirahat..."


" Ya sudah kalau begitu.. Ayah dan Ibu akan pulang.. besok pagi kami akan kemari lagi." kata Ayah nya Dara.


Faozan hanya mengangguk.


" Nak Faozan.. Ibu titip Dara ya.. kalau ada apa² hubungi kami." sambil berkata ibu nya Dara memberikan ponsel nya Dara pada Faozan.


" Ini ponsel Dara disana ada no Ibu.. Ayah dan juga kak Daniel jadi kalau ada apa² segera hubungi kami." sambung nya lagi.


Faozan mengambil ponsel tersebut.. dan ia mencoba menyalakan ponsel nya.. tapi sayang ia tak bisa membuka kunci layar ponsel tersebut sebab ia tak tau pola nya.

__ADS_1


" Eem.. Bu ini pola nya gimana?." Faozan bertanya bingung.


Ibu nya Dara pun memberi tau Faozan pola ponsel Dara.. dan akhirnya Faozan bisa membuka nya.


" Ya sudah Ayah sama Ibu pamit ya Nak.. jaga dirimu dan juga Dara." pesan ayah nya Dara sebelum ia pulang.


Lagi² Faozan hanya mengangguk.


" Oh iya pakaian yg tadi ada di koper mu biar Ayah dan Ibu yg bawa kerumah ya."


" Iya Ayah terimakasih." mata nya mulai berkaca² saat biacara itu.. ia sangat terharu atas perhatian kedua ortu Dara.. baru kali ini ia merasa memiliki keluarga yg utuh.. dan baru kali ini ia merasa kasih sayang orang tua.


" Kamu kenapa?."' tanya Ibu nya Dara yg melihat raut sedih Faozan.


" Nggak apa² Bu.. aku hanya merasa terharu saja.. selama ini aku nggak pernah di perhatikan seperti ini oleh kedua orang tua ku.. mereka tak pernah peduli pada ku." air mata sudah tak terbendung lagi.. hingga mengalir begitu saja.


" Mulai sekarang kamu nggak boleh bicara kalau ortu mu nggak peduli pada mu.. karna mulai sekarang kami adalah orang tua mu juga... dan kami selalu peduli pada mu." tutur Ayah nya Dara.


Tanpa ragu Faozan memeluk Ayah nya Dara.. hanya sesaat saja karna mereka harus pulang dan istirahat.


Kedua orang tua Dara melangkah untuk pulang dengan membawa sebuah koper pakaian milik Faozan.


Tak heran mengapa kedua orang tua Dara begitu peduli pada Faozan.. sebab mereka tau dari Malaysia Faozan langsung kemari tanpa pulang ke Lombok dulu.. itu semua ia lakukan demi Dara.. dan kedua orang tua Dara sangat senang mengetahui lelaki itu begitu peduli pada putri nya.

__ADS_1


__ADS_2