Duchess Utara

Duchess Utara
Bab 135


__ADS_3

Kaisar yang mendengar hal tersebut kemudian menatap kearah di mana suara tersebut berasal ternyata semua itu berasal dari Duke Milian yang kini berjalan ke depannya.


//Memberi salam


"Maaf Yang Mulia jika saya sangat lancang"ujar Duke Milian.


"Tak apa, apa ada hal yang ingin kamu katakan Duke?"tanya Kaisar.


"Yang Mulia menurut saya pengadilan Janda Permaisuri 1 belum selesai Yang Mulia"ujar Duke Milian dengan sopan.


Tentu saja hal tersebut membuat tanda tanya bagi semua orang yang ada seakan bertanya-tanya apa lagi yang belum selesai?.


"Kenapa kamu mengatakan seperti itu?, memang apa yang belum selesai?"tanya Kaisar yang juga sama penasaran.


"Yang Mulia sepertinya anda memang harus melihat ini"ujar sang Duke sambil menyerahkan bebarapa dokuken ke arah Kaisar.


Kaisar yang menerimanya pun membaca dokukem tersebut namun yang aneh adalah setiap lembar yang di balik ekpresi Kaisar kini mulai mengerat sedikit demi sedikit bahkan aura di sekitarnya juga mulai gelap.


"Pada tanggal x bulan xx tahun xxxx Janda Permaisuri 1 mengunjungi pasar gelap dan membeli sebuah botol racun xoxodiak flasma seharga 5 juta koin emas, seperti apa yang di kita ketahui bahwa racun itu adalah hal ilegal yang bahkan di larang oleh Kekaisaran"


"Beliau berhasil membelinya sesudah bertarung harga dengan 5 orang bangsawan serta 10 orang kaya di sana"


"Lalu untuk apa Janda Permaisuri 1 membeli racun tersebut?, apa kegunaannya?, apa yang akan Janda Permaisuri 1 lakukan dengan racun tersebut?, dan juga apa tujuan Janda Permaisuri 1 membelinya?"tanya Duke Milian sambil melirik Kaisar dan menatap Janda Permaisuri 1 saat di akhir kalimat.


5W + 1H!!

__ADS_1


Melody yang tiba-tiba saja terpikir hal tersebut langsung menggelengkan kepalanya bisa-bisa di terpikir rumus bahasa Indonesia itu.


Pasalnya dia cukup terkesima dengan apa yang di katakan oleh Duke bagaimana dia bisa berbicara dengan sangat lancar seperti itu dan juga Melody berfikir jika itu merupakan soal tes itu akan menjadi pertanyaan yang banyak bukan seperti.


Apa yang terjadi?


Dimana hal tersebut terjadi?


Kapan itu terjadi?


Siapa pelakunya?


Bagaimana peristiwa tersebut terjadi?


Mengapa hal tersebut terjadi?


Sebenarnya Melody juga ingin bertepuk tangan kepada akting semua anggota Keluarga Kekaisaran terutama Duke dan Kaisar, walaupun dalam hati dia ingin berdecak lidah pasalnya mereka bergitu hebat dalam berakting, rasanya Melody ingin menjual mereka!


"Lalu Yang Mulia tau hal itu akn di gunakan sebagai apa?, pada tanggal xx bulan xx tahun xxxx, akhirnya Janda Permaisuri 1 menggunakan racun tersebut, apa Yang Mulia tau kepada siapa beliau menggunakan nya?"


Pernyataan dari Duke tersebut membuat semua orang penasaran, sedangkan Kaisar sendiri dia masih fokus dengan dokumen yang ada di tangannya.


Jujur saja walaupun dia tau ibunya yang membunuh ayahnya tapi dia hanya tau bahwa ibunya itu membunuh ayahnya, dia sama sekali belum membaca rinciannya karena dia terlalu pusing jika membacanya.


"Biarkan aku perjelas dahulu racun apa itu, xoxodiak flasma adalah racun yang di racik oleh Penyihir hitam sejak 100 tahun yang lalu namun karena bahaya racun tersebut semua Kekaisaran di dunia ini melarang penggunaan nya"

__ADS_1


"Di mana racun tersebut akan membunuh mangsanya dalam waktu singkat yaitu 1 menit setelah mengkonsumsinya, sang peminum sama sekali tak akan tau kalau dia di racuni karena racun itu tak memiliki rasa, bau, warna dan bahkan tanda-tanda keberadaannya, bahkan racun itu tak bisa di deteksi oleh apapun!"


"Singkatnya racun itu akan mengakibatkan mati mendadak dengan cara menghentikan jantung secara tiba-tiba untuk berhenti berdetak dan bahkan mematikan sistem saraf otak sehingga membuat seseorang yang terkena racun ini akan langsung mati"jelas Duke.


Jelas sekali semua orang yang ada di aula tersebut terkejut dengan apa yang di katakan oleh Duke mereka sama sekali tak menyangka bahwa ada hal seperti itu, apa lagi hal seperti itu terjadi di dalam Istana Kekaisaran, Kekaisaran ini sungguh kacau bukan?.


Apa lagi mereka ingat tahun tanggal dan bulan apa itu itu tepatnya adalah hari di mana Kaisar tetdahulu mati.


"Dan lebih kejinya lagi beliau menggunakan racun tersebut untuk Yang Mulia Kaisar terdahulu!, alasannya adalah hanya karena Kaisar pada saat itu lebih memilih Ratu dari pada dirinya, bukankah itu terlalu keji?"ujar Duke geram sambil menunjuk Janda Permaisuri 1 secara langsung dirinya benar-benar sudah tak menaruh rasa hormat kepada wanita tersebut.


Kaisar yang mendengar itu mengambil nafas dalam-dalam, sedangkan anggota keluarga Kekaisaran yang lain nya sama sekali tak bisa berkomentar, dan Melody.


Dirinya hanya bisa menatap Janda Permaisuri 1 kasian, menurutnya cemburu memang hal yang wajar dan masalah dia membunuh suaminya juga bukan hal salah karena orang yang selingkuh memang pantas mati!.


Yah menurut nya juga seharusnya Kaisar bisa setia terhadap Istrinya karena bagiamana juga dia sudah menikah, tapi melihat kondisi bahwa beliau merupakan seorang Panguasa yang di mana pernikahan hanyalah sebuah jalan untuk meraih jabatan, popularitas, serta kekuatan poligami adalah hal yang wajar apa lagi di jaman seperti ini.


Pernikahan ini tak salah yang salah adalah cinta Janda Permaisuri 1 kepada Kaisar dan Kaisar yang sama sekali tak bisa bersikap adil ke pada semua Istrinya, padahal seharusnya dia tetap menjaga hati Istrinya tersebut walaupun Pernikahannya hanyalah sebuah formalitas dalam dunia politik.


Yab takdir dan waktu memang kejam bukan?, mempertemukan sebuah ikatan pernikahan di jaman seperti ini?.


"Huftt~, takdir, waktu dan cinta yang tak tepat dan kejam"ujar Melody menghela nafas dia cukup prihatin dengan wanita malang itu.


Walaupun Melody berucap pelan namun semua orang yang ada di aula tersebut jelas bisa mendengar ucapan dari Melody dengan jelas.


Apa lagi para Sir yang kini sudah ada di belakang Melody hanya bisa membenarkan apa yang di katakannya.

__ADS_1


"Sayang sekali nasi sudah jadi bubur dan tak bisa jadi nasi kembali, waktu yang berlalu sudah berlalu tak bisa di putar kembali, segala sesuatu yang terjadi sudah terjadi tak ada yang bisa mengubah takdir yang sudah terlewati, dunia ini selalu memiliki hukum, segala perbuatan pasti ada pembalasan di mana ada akibat pasti ada sebab, dan penyesalan pasti akan datang di akhir"ujar Melody tanpa sadar dengan sangat bijak.


Dia bahkan tak akan menyangka bahwa ucapanhya itu kini akan tertulis dalam sejarah Kekaisaran di masa yang akan datang dan akan menjadi populer serta menjadi hal yang sama sekali tak bisa di lupakan.


__ADS_2