Duchess Utara

Duchess Utara
Bsb 140


__ADS_3

Kaisar Damian yang mendengar itu kemudian mengangguk tanda mengerti dan tersenyum tenang.


Entahlah kenapa tapi sepertinya dia tau hal apa yang akan di berikan oleh ibu ke 2 nya itu kepada Melody.


Sedangkan Melody dia segera saja pergi ke Istana Janda Permaisuri 2 untuk memenuhi panggilannya.


Namun siapa yang akan menyangka bahwa sebelum dirinya masuk ke dalam Istana tersebut dirinya sudah di sambut di depan Istana oleh Janda Permaisuri 2 serta Putri Isabella.


Mereka bahkan menyambutnya dengan senyum di wajah mereka berdua.


"Ibu, kakak kenapa kalian ada di sini?"tanya Melody merasa tak enak saat melihat mereka sudah menyambut nya pasalnya dia takut jika sudah membuat mereka berdua menunggunya.


Janda Permaisuri 2 dan Isabella yang tau apa yang di pikirkan oleh Melody kini keduanya hanya tersenyum apa lagi saat Melody memiliki wajah panik.


"Tak usah panik begitu nak lagi pula kamu memang sering datang ke sini dan lagi pula ibu tau kalau kamu baru saja bangun dan pasti akan langsung ke sini, lagi pula ini dan kakak mu Isabella baru tiba di sini"ujar Janda Permaisuri 2 yang di angguki oleh Putri Isabella.


"Benar Melody kami baru saja di sini"ujar Putri Isabella sambil tersenyum.


Melody yang bisa melihat Isabella bisa tersenyum kini nampak lega sepertinya Putri Isabella sudah menjadi jaub lebih baik dari pada saat kemarin.


Yah walaupun jejak air mata masih ada jelas di wajahnya tapi sepertinya itu sudah tak separah waktu itu.


"Ya sudah anak-anak ayo segera saja masuk ke dalam kebetulan ibu baru mendapat kiriman dari pedagang langganan ibu teh yang datang dari timur rasa sangat enak, jadi ayo kita minum teh bersama-sama"ujar Janda Permaisuri 2 sambil menyuruh mereka berdua untuk masuk.


Melody dan Isabella tentu saja sudah tau sungkan memang sejak kepergian Putri Lili atau Linda untuk menikah dengan Kekaisaran Silver Janda Permaisuri 2 sangat kesepian dan hanya kedatangan Melody dan Isabella serta anak-anak yang lain nya lah yang dia tunggu-tunggu karena setiap mereka datang setidaknya Janda Permaisuri 2 bisa melupakan beban di pundaknya walaupun sementara saja.

__ADS_1


Tak jarang sekali Janda Permaisuri 2 bahkan memberi mereka hadiah, jadi mereka juga menyukai Janda Permaisuri 2.


"Baiklah Ibu"ujar Isabella dan Melody bersama.


Mereka akhirny duduk dan berbincang-bincang sebentar sambil minum teh sebelum Janda Permaisuri 2 mengelurkan sesuatu dari sebuah kotak.


Hal tersebut tentu saja membuat Melody serta Isabella bingung sekaligus penasaran dengan apa yang di keluarkan itu.


Kota di buka dan memperlihatkan sebuah kalung emas  dengan bandul tetesan air berwarna biru laut yang indah.


Isabella yang melihat itu terkagum-kagum.


"Woah!, ini sangat cantik dan indah bu dari kana anda mendapatkan kalung itu?"tanya Isabella penasaran.


Janda Permaisuri 2 hanya tersenyum sebelum meraih tangan Melody dan menempatakan kalung tersebut di tangan Melody.


Isabella dan Melody yang menyimak hal itu terkejut dan segara saja melihat kalung tersebut dencan sangat teliti jika di lihat-lihat kalung inj sangat bagus dan mahal apa lagi jenis permata yang di gunakan untuk liontin nya bukan lah permata sembarangan.


Mereka yang merupakan ahli dalam bidang emas dan permata pasti juga akan langsung tau jika permata itu air mata Putri Duyung yang konon katanya harganya bisa mencapai 3-20 Miliar koin emas!.


Tentu saja membayangkan harga satu kalung tersebut membuat Melody serta Isabella menarik nafas dalam-dalam mereka sungguh tak menyangka bahwa ada orang sebucin ayah mereka itu.


Janda Permaisuri 2 yang melihat wajah syok dari mereka berdua hanya terkekeh kecil, ekpresi itu sama seperti saat dirinya mengetahui bahwa Kaisar memberikan kalung tersebut.


"Aku juga tak menyangka jika Kaisar sangat mencintai ibu mu nak, rasanya saat itu dunia seperti milik mereka berdua saja dan kami manusia lain nya hanya numpang"canda Janda Permaisuri 2 dengan sedikit tawa di akhir kalimat.

__ADS_1


Mendapatkan hadiah ini Melody tentu saja senang namun akhirnya dia sadar akan sesuatu kesalahan Kaisar terdahulu.


Yaitu dia tak bisa adil apa lagi setaunya ibunya istri terakhir sehatusnya Janda Permaisuri 1 dan ke 2 mendapatkan yang lebih baik dari ini bukan.


"Tapi apakah ibu tak cemburu?"tanya Melody tiba-tiba.


"Tentu saja cemburu siapa juga yang tak akan cemburu saat melihat wanita lain mendapatkan perhiasan yang begitu bagus tapi akhirnya ibu tak jadi cemburu karena Kaisar memberikan satu juga untuk ibu itu sama persis hanya saja punya ibu warna hijau dan itu sudah menjadi milik Lili"ujar Janda Permaisuri 2.


"Lalau Janda Permaisuri 1?"tanya Mepody yang juga penasaran.


"Dia juga punya hanya saja itu warna merah kalau tak salah sama seperti warna matanya dan itu sangat bagus tapi mungkin karena dia lebih suka warna biru dan merasa kalah karena mendapatkan giliran ke 2 dia cukup jengkel dan cemburu"ujar Janda Permaisuri 2 mengingat masa-masa tersebut.


Oh ternyata Melody salah paham?, jadi Kaisar sudah adil hanya saja sepertinya urutannya salah, memikirkan tentang urutan yang salah Melodt sedikit meringis.


'Wanita memang menakutkan!'batinya sambio meminuk teh nya.


Dirinya bahkan lupa jika dirinya juga seorang wanita rupanya.


"Dan aku juga menemukan permata itu"ujar Janda Permaisuri 2 sambil mengeluarkan permata yang sama seperti Melody hanya saja kali ini berwarna merah dan menyerahkan nya ke pada Isabella.


"Aku tak tau dia berencana memberikannya pada siapa tapi sepertinya dia akan senang jika salah satu anaknya memakai kalung ini, ini merupakan salah satu kalung kesukaan nya"ujar Janda Permaisuri 2 sambil memakaikan kalung tersebut di leher Isabella.


"Nah nak Melody apa kamu juga ingin memakainya?"tanya Janda Permaisuri 2 yang du jabat dengan anggukan.


Akhirnya Janda Permaisuri 2 juga memakaikan kalung kepada leher Melody.

__ADS_1


"Itu sangat cocok dengan kalian berdua, sanhat cocok warna mata Melody emas, perak dan biru, sedangkan warna mata Isabella emas, perak, dan merah seperti yang di harapkan"ujar Janda Permaisuri 2 sambil meminum teh dengan elegan.


"Tapi sayang sekali kalian memiliki warna mata seperti Kaisar yaitu emas, dan perak hanya saja sepertinya kalian mewarisi sedikit warna mata ibu kalian buktinya itu bercampur!"ujar Janda Permaisuri 2 tertawa seakan meledek sesorang.


__ADS_2