
Jujur saja para Sir yang ada di belakang Melody bahkan ingin bertepuk tangan dengan kata-kata yang kaluar dari mulut Melody secara spontan.
Tanpa sadar kini Melody menjadi pusat perhatian akibat apa yang di katakannya tersebut sepertinya mereka semua begitu terkesima dengan kalimat tersebut.
Namun
"Apa lihat-lihat!?"bentak Melody sangar.
Hal tersebut segara saja membuat semua orang yang ada di aula tersebut memalingkan muka mereka dari Melody.
"Yang Mulia Duchess anda sangat galak"ujar Sir Galib menggelengkan kepalanya.
"Benar anda galak sekali Duchess"sahut Sir Devian
Namun siapa yang akan menyangka bahwa Melody segara saja meraih terlinga Devian dan menariknya membuat Devian menjerit kesakitan.
"Akh!, Duchess kenapa anda begini terhadap saya?"tanya Devian memegangi tangan Melody berusaha melepaskan nya.
Namun sayang yang menjewernya adalah Melody wanita dengan tubuh ideal tanpa otot yang menonjol namun tenaga macam kuli ban
"Dasar anak nakal beraninya kamu melawan ku"ujar Melody melotot kearah Devian.
Dia sungguh tak terima dengan hal tersebut pasaknya ini audah kedua kakinya Devian melakukan hal yang sama yaitu meniru Sir Galib dan dia cukup kesal langafan nada yang di buat Sir Devian lab yang cukup membuatnya sangat kesal.
"Duchess aku kan hanya mengatakan sebuah fakta kenPa kamu begitu marah?, dan lagi bukan hanya aku yang mengatakan hal tersebut tapi Sri Galib juga laku kenapa hanya aku yang terkena amarah mu"ujar Sir Devian dengan wajah hampir menangis pasalnya tarikan di telinganya semakin kuat saja dan membuatnya merasa tersengat.
"Ck!, bangs4t!, kalian berdua hentikan sikap kanak-kanakan kalian si4l!, apa kalian tak lihat sskarang kalian menjadi pusat perhatian banyak orang sekarang"ujar Sir Gio yang kini sangat kesal pasaknya kini semua orang menatap mereka semua sambil berbisik-bisik, karena telinganya cukup tajam dia jadi bisa tau hal apa saja yang semua orang bicarakan.
"Apa yang terjadi kenapa mereka begitu?"
__ADS_1
"Kekanak-kanakan sekali"
"Siapa yang di tarik telinganya oleh Duchess Salvier itu?"
"Kau tak tau itu Sir Devian anak dari Duke Milian"
"Kemana sebenarnya martabat mereka sebagai seorang Kesatria?"
"Hohoho!, anak-anak memang suka seperti itu tenanglah kalian semua
"Mereka sangat akrab sekali bukan sangat bagus"
"Cocok sekali"
Dan masih banyak lagi.
Devian serta Melody yang mendengar ucapan dari Sir Gio langsung saja menatap kearah banyak nya orang yang memang kini sedang menatap mereka dengan penuh minat.
"Ehem!"dehem Devian menghilangkan kecanggungan pada dirinya.
Berbeda dengan Melody dan Devian yang serasa aneh suasana di tengah aula tetapnya Pengadilan Janda Permaisuri 1 kini mulai memanas saat Duke Milian memberi tahukan bahwa racun tersebut di gunakan untuk Kaisar terdahulu.
"Yang Mulia maka dari itu saya mohon keadilan bagi Kaisar terdahulu Yang Mulia"ujar Duke Milian tulus sambil membungkuk hormat dia benar-benar memohon ke pada Kaisar.
Kaisat yang mendengar itu menghela nafas cukup berat rasanya.
"Duke kamu tau bukan pernyataan mu sama sekali belum bisa di anggap benar kamu kekurangan bukti yaitu bukti bahwa benar Kaisar meminum racun tersebut"ujar Kaisar dia juga harus bijaksana ok.
Duke yang mendengar itu menatap Kaisar dengan tatapan yang berkata aku tau.
__ADS_1
"Saya tau Yang Mulia pasti akan mengatakan hal tersebut makanya saya sejak lama sudah bekerja untuk mencati tanda-tanda seseorang keracunan racun tersebut, karena pada hakikatnya apa pun di Dunia ini tak ada yang sempurna pasti akan ada jejaknya walaupun hal tersebut sangat kecil kemungkinananya"ucap Duke sambil tersenyum.
Dirinya kemudia mengeluarkan sebuah bola dari saku bajunya, semua orang yang melihat Duke mengeluarkan benda tersebut kini memiliki tanda tanya di dalam kepala mereka semua, mereka berfikir apa yang akan di lakukan oleh Duke?
"Yang Mulia anda tau ini apa?"tanya Duke dengan senyumnya.
"Tentu saja aku tau itu adalah alat perekam sihir"ujar Kaisar.
"Itu dia biarkan saja alat ini yang menjadi batang bukti selanjutnya"ujar Duke.
Sekilas info di Kekaisaran ini memiliki sebuah tradisi di mana Kaisar yang mati akan di periksa dengan sangat teliti tujuan cukup mudah hanya untuk memastikan kalau Kaisar itu mati secara alami tampa andanya campur tangan orang lain dalam kata lain di bunuh.
Dan selama prosesor tersebut semuanya akan di rekam kedalam alat sihir kenapa harus seperti itu?, karena hal rersebut bisa menjadi kenang-kenangan dan juga untuk jaga-jaga jika hal mendesak seperti sekatang ini terjadi.
Duke kemudian mulai menekan sebuah tombol dari bola tersebut dan seketikan hal seperti layar hologram kini muncul di atas.
Di dalam sana di perlihatkan proses di mana Kaisar terdahulu saat itu sedang di periksa, mulai dari pemeriksaan fisik luar dan bahkan organ dalamnya.
"Apa anda lihat itu Yang Mulia, sekilas vidio ini memang biasa-biasa saja tapi jika anda memperbesar bagian organ dalam tepatnya di jantung di sini anda akan menemukan sebuah kejanggalan"ujar Duke Milian menunjuk tempat yang dia maksud.
Di mana tempat itu jelas memiliki hal yang salah jantung itu robek, seperti di akibatkan oleh pisau.
"Awaknya para dokter mengira bahwa hal tersebut lah penyebab Kaisar mati yaitu jantung pecah tapi kenapa jantung yang pecah sama sekali tak mengeluarkan darah?"
"Hal tersebut pastinya karena Xoxodiak flasma di mana racun tersebut akan menghentikan cantung dengan cara membuat darah yang ada di dalam jantung tersebut berhenti berdetak, dalam kata lain mereka membekukan jantung tersebut secara permanen!"ujar Duke.
Hal tersebut membuat heboh semua orang yang ada di dalam aula tersebut.
"Dan lagi sekarang bagian otak"ujar Duke memperbesar bagian otak tepatnya ke saraf yang menggerakan tubuh.
__ADS_1
"Apa anda mekihatnya Kaisar bagimana mungkin saraf nya bisa rusak dengan sangat parah seperti ini padahal saraf itu tak gampang hancur!, hal tersebut pasti di sebabkan oleh racun xoxodiak flasma di mana cairan racun tersebut bisa menghancurkan saraf-saraf yang di serangnya"ujar Duke.
"Dan kenapa dokter pada saat itu tak mengatakan apa-apa itu karena mereka berfikir kalau ada semacam kerusakan organ tubuh, namun bebarapa waktu lalu saya membawa vidio ini ke dalam Menara Pengobatan dan vidio ini di periksa langsung oleh Profesor di sana dan akhirnya kita bisa menemukan lejanggalan tersebut"ujar Duke Milian sambil mematikan rekaman tersebut tak pantas rasanya memperlihatkan vidio orang yang sudah mati apa lagi itu melanggar perivasi orang tersebut.