Gadis Gengsi Dan Pria Cuek

Gadis Gengsi Dan Pria Cuek
Gibran Vanjaya


__ADS_3

"Foto dulu yuk" ajak, Viona


"Ayo"


Viona yang sudah menyiapkan kamera segera menyimpan kamera tersebut ke meja untuk mampu menjangkau mereka semua dalam bingkai gambar


"Syifa sama Luthfi ditengah dong gendong bayinya" seru, Risa


"Ia. Biar disampingnya, Risa sama Viona. Terus, Risa di dampingi, Fahri. Karna Vigo pasti dampingi, Viona" ledek, Rasya


"Abang" kesal, Risa dengan manja


"Ngapain malu Nak. Di pelaminan juga nanti di dampingi, Fahri" goda Papanya


"Wah. Papa setuju. Maju, Ri" seru, Syifa dengan heboh


Ledekan terus terdengar hingga membuat, Risa menggerutu dengan kesal bercampur malu


"Udah-udah. Ayo" sergah Mommy Syifa


"Ayo, Ri di samping, Risa" cetus, Luthfi


"Buruan, Ri. Mau ngambil gambar nih" timpal, Vigo


"Sini deh, Ri cepetan. Biar mereka puas", Risa menarik, Fahri dengan kesal


"Santai, Sa" tegur, Fahri


"Ayo kak. Lama banget sih" gerutu, Syafa


"Ayo-ayo"


"Siap yah" seru, Viona lalu berlari menghampiri mereka yang sudah mangambil pose terlebih dahulu


Cekrek


"Lagi-lagi" pinta, Fia


"Jangan kampungan dek" tegur, Bian


"Kakak", Fia mengaduh kepada kakak tertuanya, Luthfi


"Bian" tegur, Luthfi


"Bercanda kak" cetus, Bian


"Lagi, Vi" seru, Fahri


"Ayo bersiap lagi" ujar, Viona yang kembali mengatur timer


Tidak terhitung sudah berapa puluh kali kamera tersebut membidik mereka dalam balutan bingkainya yang jernih. Berbagai pose terus mereka tampilkan


"Ini fotonya boleh di share kan? Gue mau upload ke sosmed gue nih" ujar, Fahri


"Ia. Gue juga" sahut, Risa


"Nama anak loh siapa, Fa? Kayaknya dari tadi belum nyebut-nyebut nama nih" cetus, Viona


"Oh ia. Gue baru nyadar" tukas, Vigo


"Ia yah", Luthfi pun baru tersadar


"Astaga" decak, Syifa


"Terlalu senang sampai lupa ngasih nama ke cucu" cetus, Ayah Luthfi


"Ayo Nak. Nama anak kalian siapa?" tanya Bunda Luthfi


"Kamu yang mau ngasih nama?" tawar, Syifa


"Marganya, Vanjaya yah?" sahut, Luthfi


"Kok, Vanjaya?" ketus, Syifa yang mengerutkan keningnya


"Loh kan nikah sama keluarga Vanjaya. Gimana sih. Ngikut suami dong" sewot, Risa


"Santai aja bisa ngga sih. Nyolot mulu" tegur, Fahri


"Kan kesal" cebik, Risa


"Dia kan nanya" cetus, Fahri


"Ia, Fahri. Ia. Ngga usah marah-marah juga kali" ketus, Risa


Rasya tersenyum dan menaikkan alisnya mengode kedua orangtuanya


"Ayo Kak. Nama ponakan, Syafa siapa" ujar, Syafa


"Anak Ayah ini ngga sabaran" sahut, Ayah Syifa


"Aku mau ngasih namanya", Syifa sejenak berpikir, "Gibran. Ia. Aku mau anak ku namanya, Gibran"


"Gibran?" tanya, Luthfi

__ADS_1


"Ia, Gibran. Artinya Anak laki-laki yang pandai" sahut, Syifa dengan semangat


"Gibran Vanjaya" cetus, Luthfi


"Gibran Vanjaya?" ulang, Syifa, "Aku suka" ucapnya dengan tersenyum


"Namanya, Gibran?" tanya Mommy, Syifa


"Ia, Mom. Nama anak, Syifa, Gibran" jawab, Syifa dengan begitu senang


"Skuy, upload" seru, Viona


"Bagi caption dong, Vio?" pinta, Vigo


"Jangan norak deh, Go" tegur, Risa


"Jangan mulai, Risa", Fahri pun malah menegur, Risa


"Ia-ia-ia-ia" sahut, Risa dengan malas


"Captionnya dari gue gimana? Kalian nanti copas aja" usul, Syifa yang menawarkan


"Ide bagus" sahut, Luthfi


"Bun. Boleh nitip, Gibran dulu yah", Syifa menitipkan putranya pada mertunya yang lebih dekat darinya


"Boleh dong. Sini cucu Bunda"


Para orangtua berbincang di sofa sambil bergantian menggedong sang bayi. Sedangkan para anak mudanya berkumpul di ruang televisi


"Bentar yah. Gue nulis caption dulu" cetus, Syifa


"*Bersyukur sama Tuhan. Akhirnya anak dari sahabat kami, pasangan suami istri, Gioluthfi Vanjaya dan Arsyifa Queenizzah Dian sudah melahirkan putranya hari ini, Gibran Vanjaya.


Eits, tapi jangan salah paham loh yah. Mereka berdua ini nikah dari tanggal XX-XX-XXXX. Dan anaknya lahir hari ini tanggal XX-XX-XXXX. Jadi otomatis udah nikah yah terus hamil.


Jangan lupa doain teman kami sehat selalu dan bahagia. Semoga anaknya tumbuh menjadi anak yang berbakti dan pandai sesuai namanya.


Selamat datang keponakan kami yang ganteng, Gibran Vanjaya*"


Syifa mengakhiri captionnya lalu membagikan ke masing-masing nomor temannya. Tidak lupa ketiga adiknya dan Rasya serta suaminya


"Udah" Seru, Syifa


"Caption loh sok romantis banget" cetus, Risa


"Mulai lagi nih" tegur, Fahri


"Bercanda, Ri. Apaan sih. Marah-marah mulu" ujar, Risa


"Emak lagi marah" ledek, Luthfi


"Luthfi" tegur, Vigo karna takut kekasinya akan ngambek


"Vigo nih setia banget" puji, Rasya


"Harus dong, Bang" jawab, Vigo dengan bangga


"Ngga usah sombong" tukas, Viona


"Siapa yang sombong sayang" ujar, Vigo


"Udah sana, Upload. Malah pada debat" seru, Syifa


"Fia udah kak" sahut, Fia


"Bian juga" timpal, Bian


"Syafa juga udah nih" cetus, Syafa


"Gercep nih adik-adik Kakak" sahut, Syifa


"Ngga apa-apa dek kalau teman-teman kampus loh pada tau?" tanya, Rasya


"Ngga apa-apa, Bang. Mungkin udah saatnya juga. Ia kan?" tanyanya pada, Luthfi


"Aku ngikut apa kata kamu" jawab, Luthfi yang membelai rambut istrinya


"Jangan iri" sergah, Fahri sebelum, Risa sempat membuka mulutnya untuk berkomentar seperti biasa


Risa hanya mencebikkan bibirnya karna, Fahri sudah menegurnya bahkan sebelum dirinya bersuara. Tentu saja itu membuat, Syifa, Luthfi, Viona dan Vigo tertawa bersamaan


"Tuh Kak Risa. Kak Fahri perhatian banget sama Kak Risa. Kurang apa lagi coba" ujar, Syafa


"Good job dek", Luthfi mengacungkan jempolnya pada, Syafa


"Bocah, diam loh" kesal, Risa


"Enak aja nyuruh-nyuruh, Syafa diam" cetus, Fahri


"Jangan mulai yah, Ri" ancam, Risa


"Ia-ia, ampun", Fahri mengatupkan kedua tangannya

__ADS_1


"Kak Fahri takut" ledek, Fia


"Takut ditolak lagi dek" goda, Syifa


"Kan bisa nyari yang lain" sahut, Bian


"Wah. Jangan ngajarin aneh-aneh dek" tegur, Risa


"Kenapa loh, Sa? Takut? Takut, Fahri beneran nyari yang lain?" timpal, Luthfi yang menggoda


"Ialah, Fi. Masa ditinggal pass sayang-sayangnya lagi" ledek, Vigo


"Vigo" bentak, Risa


"Santuy dong" tegur, Viona


"Emang loh ngeliatnya gue kenapa? Manjat pohon sambil joget-joget?" seru, Risa dengan kesal


"Dek. Waras dikit disini bisa ngga?" tegur, Rasya


"Jadi maksud Abang, Risa selama ini ngga waras?" seru, Risa yang menatap tajam Abangnya


"Ia" jawab, Rasya tanpa keraguan


"Abang", Risa berteriak hingga membuat para orangtua menoleh ke arah mereka


"Risa. Kenapa teriak-teriak?" tegur, Mamanya


"Abang Mah. Ngeselin" rajuk, Risa dengan manja


"Abang juga. Ganggu adek terus" cetus, Papa Risa


"Ia-ia Pa" pasrah, Rasya


Risa tersenyum senang mendapat belaan dari Papanya. Ia menjulurkan lidahnya pada Abangnya yang sedang kesal


"Eh. Gue punya ramalan" seru, Vigo tiba-tiba


"Ramalan apa? Jangan aneh-aneh yah. Awas" ancam, Viona


"Belum juga gue ngomong" tukas, Vigo


"Loh kan suka gitu. Suka banget ngomongin hal terbego" sinis, Viona


"Ngga sayang. Beneran ini. Ini asli" sahut, Vigo


"Ramalan apa? Kita ketemu di kantin? Basi" sewot, Risa


"Sekarang ramalannya ketemu di pelaminan. Sebagai tamu undangan tapi" cetus, Fahri


Semuanya hanya tertawa mendengarnya. Begitu banyak di sosial media yang bertahun-tahun pacaran tapi ditinggal nikah dan berakhir jadi tamu undangan


"Apa? Jangan lama deh" desak, Syifa


"Sabar" tegur, Luthfi


"Dalam waktu beberapa detik atau menit ke depan. Ponsel kita bakal ngeleg" ramal, Vigo


"Ngeleg? Kenapa?" tanya, Luthfi


"Ngeleg itu apa kak?" tanya, Fia dengan polos


"Macet dek" jawab, Bian


"Gue sih udah prediksi" cetus, Viona


"Tolong yah. Kalau ngomong tuh yang jelas. Otak gue lagi malas mikir" ketus, Risa


"Sosmed kita bakal rame ntar" jawab, Fahri


"Cocok nih emang berdua. Saling melengkapi" ucap, Rasya menunjuk, Risa dan Fahri


"Abang ngasih restu?" tanya, Fahri


"Abang ngasih restu dari dulu. Udah sana. Lamar adek gue" ujar, Rasya


"Abang" tegur, Risa yang malu


"Cieee, Risa" ledek, Syifa


"Kak Risa. Ehem-ehem", Syafa pun ikut meledek


Wajah, Risa memerah karna malu diledekin teman-temannya. Beneran, Abang ngasih restu? Biasanya galak sama laki-laki yang dekat dengannya pikir, Risa


*


*


*


*


*

__ADS_1


Maaf, masih ngelag nulis 🤭✌🏻Jangan lupa like dan vote yah 😊 Terima kasih untuk sudah mendukung 🤗 Terima kasih komentar positifnya tmn2 ❤


__ADS_2